- Berlaku bagi turis non-residen, termasuk jamaah haji atau umrah yang berusia 18 tahun ke atas.
- Pembelian minimal 500 Riyal (SAR) dari gerai yang berpartisipasi atau bertanda Global Blue.
- Barang harus berwujud, non-konsumsi seperti pakaian, elektronik, suvenir.
- Barang harus dibawa keluar dari Arab Saudi dalam waktu 90 hari sejak pembelian dengan kondisi belum digunakan.
Panduan Tax Refund di Arab Saudi, Jamaah Haji dan Umrah Bisa Klaim

- Wisatawan asing dan jamaah haji/umrah bisa klaim tax refund Arab Saudi
- Klaim di bandara dengan syarat minimal pembelian 500 Riyal, tunjukkan barang yang dibeli
- Loket khusus tersedia di tiga bandara internasional Arab Saudi untuk memudahkan verifikasi
Arab Saudi memiliki cara sendiri untuk menggaet lebih banyak wisatawan asing untuk berbelanja produk lokal. Sejak 2025, negara tersebut menerapkan kebijakan tax refund atau pengembalian Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 15 persen atas barang yang dibeli di Arab Saudi.
Tentunya, kebijakan tax refund di Arab Saudi ini menjadi kabar bahagia bagi wisatawan asing yang hobi berbelanja. Selain itu, jamaah haji dan umrah dapat membeli oleh-oleh untuk keluarga di Indonesia dengan harga yang lebih murah. Berikut panduan tax refund di Arab Saudi yang bisa kamu terapkan kalau sedang haji atau umrah.
1. Siapa saja yang mendapatkan tax refund Arab Saudi?

Wisatawan asing yang liburan ke Arab Saudi maupun jamaah yang menjalani ibadah umrah dan haji memiliki kesempatan untuk mendapatkan kembali Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas pembelian barang mereka, lho. Namun, tentunya terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan tax refund tersebut. Berikut detailnya:
2. Cara klaim tax refund Arab Saudi di bandara

Setelah memenuhi persyaratan di atas, bagaimana cara mengklaim tax refund di Arab Saudi? Berikut ini langkah-langkah yang harus diikuti.
- Minta Tax Refund Form dan faktur asli di toko dengan tanda Global Blue saat berbelanja.
- Klaim di loket khusus refund di bandara internasional Arab Saudi sebelum melewati imigrasi.
- Tunjukkan barang yang dibeli jika diminta, paspor, dan Tax Refund Form.
- Pengembalian bisa berupa uang tunai dengan maksimal 5.000 Riyal (SAR) per hari atau transfer.
3. Bandara mana saja yang bisa klaim tax refund Arab Saudi?

Selain itu, wisatawan asing akan lebih mudah untuk melakukan verifikasi Tax Refund Form di Arab Saudi dengan loket khusus yang tersebar di banyak titik di tiga bandara, lho. Kamu juga bisa meminta bantuan petugas untuk detail lokasinya. Berikut daftarnya.
- 10 titik di Bandara Internasional King Khalid (Riyadh)
- 4 titik di Bandara Internasional King Abdulaziz (Jeddah)
- 4 titik di Bandara Internasional King Fahd (Dammam)
4. Tips klaim tax refund Arab Saudi

Bagi yang pertama kali melakukan tax refund di Arab Saudi, ada sederet tips yang akan memudahkan proses klaim di bandara, nih. Simak, ya!
- Pastikan meminta struk saat membeli barang.
- Barang yang dibeli harus dibawa dan belum digunakan atau segel utuh untuk diperiksa.
- Dapat menggabungkan hingga tiga struk pembelian dari toko dan waktu pembelian di hari yang sama.
- Lakukan proses tax refund sebelum waktu keberangkatan untuk menghindari antrean panjang saat peak season.
- Baiknya pengembalian dilakukan melalui transfer karena kebijakan pembatasan tunai.
Bagi yang berencana menjalankan ibadah umrah atau haji, jangan lupa untuk melakukan tax refund agar belanja oleh-oleh lebih hemat untuk keluarga di Indonesia, ya. Selain itu, dengan adanya loket khusus di sejumlah titik di bandara, tax refund menjadi cepat dan mudah.

















