Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Tips agar Tetap Tenang Menghadapi Turbulensi di Penerbangan Panjang
ilustrasi kabin pesawat (unsplash.com/Raden Prasetya)
  • Turbulensi adalah fenomena penerbangan yang umum dan hampir selalu tidak berbahaya; pilot terlatih serta pesawat modern dirancang untuk menghadapi guncangan dengan aman.
  • Memilih kursi dekat sayap dapat membuat guncangan terasa lebih stabil dibandingkan area ekor atau ujung depan, sehingga ketidaknyamanan selama penerbangan panjang bisa diminimalkan.
  • Saat turbulensi terjadi, penumpang dapat mengatur napas, mendengarkan musik, membaca, memakai perlengkapan nyaman, atau berbincang dengan teman perjalanan maupun awak kabin untuk mengalihkan kecemasan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bagi banyak orang, turbulensi pada saat berada di pesawat mungkin bisa menjadi momen yang menegangkan. Guncangan yang terjadi di udara dapat membuat para penumpang merasa tidak nyaman, bahkan bisa menimbulkan kecemasan berlebih sepanjang penerbangan berlangsung.

Penting untuk diingat bahwa turbulensi merupakan hal yang wajar dan hampir selalu tidak berbahaya. Berikut ini merupakan beberapa tips agar kamu tetap tenang dalam menghadapi turbulensi di penerbangan panjang.

1. Pahami bahwa turbulensi merupakan hal yang normal

ilustrasi pesawat (unsplash.com/Kevin Hackert)

Salah satu cara terbaik untuk mengurangi kecemasan adalah dengan memahami bahwa turbulensi merupakan fenomena yang biasa dalam dunia penerbangan. Pilot telah dilatih secara profesional untuk menghadapi kondisi ini dan pesawat modern telah dirancang mampu menahan guncangan dengan aman.

Melalui pengetahuan yang ada, maka kamu bisa lebih tenang ketika turbulensi terjadi karena tahu bahwa situasi seperti ini masih dapat terkendali. Kepercayaan diri pun akan meningkat pada saat kamu menyadari bahwa apa yang dirasakan bukanlah tanda bahaya.

2. Pilih kursi yang lebih stabil

ilustrasi window seat (pexels.com/George Zografidis)

Lokasi tempat duduk di dalam pesawat ternyata bisa berpengaruh terhadap seberapa kuat turbulensi tersebut dapat terasa. Kursi yang berada di dekat sayap pesawat biasanya akan terasa lebih stabil jika dibandingkan kursi di bagian ekor atau di bagian ujung depan.

Dengan memilih kursi yang strategis, maka kamu dapat meminimalisir ketidaknyamanan yang diakibatkan karena guncangan. Hal ini juga bisa menjadi solusi yang cukup praktis untuk membantu perjalanan panjang agar tetap terasa lebih tenang.

3. Gunakan teknik relaksasi saat turbulensi

ilustrasi window seat (pexels.com/Sergey Zhumaev)

Pada saat turbulensi terjadi, ternyata tubuh sering kali bereaksi dengan rasa tegang dan napas pun menjadi tidak teratur. Cobalah untuk melakukan teknik sederhana, seperti menarik nafas dalam-dalam, menghitung secara perlahan, lalu menghembuskan napas secara teratur agar bisa menenangkan diri dengan baik.

Kamu juga bisa mengalihkan perhatian dengan mendengarkan musik menenangkan atau membaca buku ringan. Dengan cara ini, maka pikiranmu pun akan lebih fokus pada hal positif jika dibandingkan dengan kecemasan yang dialami.

4. Hindari pikiran negatif dan fokus pada kenyamanan

ilustrasi pesawat (unsplash.com/Kevin Hackert)

Turbulensi sebetulnya dapat terasa lebih menakutkan apabila kamu membiarkan pikiran negatif terus menguasai dirim daripada membayangkan hal-hal buruk, mungkin kamu bisa fokus pada kenyamanan, seperti memakai bantal leher, selimut, atau menikmati hiburan yang ada di dalam pesawat.

Kamu bisa mencoba berbincang dengan teman perjalanan atau awak kabin untuk bisa membuat suasana terasa lebih tenang. Dengan menjaga pikiran agar tetap positif, maka rasa cemas pun akan berkurang secara signifikan.

Menghadapi turbulensi di penerbangan panjang memang dapat menjadi tantangan, namun tidak harus membuat perjalanan terasa menakutkan. Dengan memahami bahwa turbulensi merupakan hal yang normal, maka kamu bisa menjaga pikiran agar tetap positif dan merasa tenang sepanjang perjalanan. Persiapkan mental yang baik agar penerbangan panjangmu akan tetap terasa menyenangkan dan aman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAgsa Tian

Related Article