Jika kamu sedang liburan di kawasan Banten, Lampung, atau daerah lain yang cukup dekat dengan Gunung Anak Krakatau, situasi bisa berubah cepat ketika aktivitas vulkanik meningkat. Apalagi kalau sebelumnya kamu tidak mengetahui adanya erupsi dan tiba-tiba melihat langit berkabut, udara dipenuhi abu, atau suara dentuman terdengar dari kejauhan. Jangan langsung panik, karena ada beberapa langkah penting yang bisa dilakukan untuk melindungi diri saat terjebak di tengah sebaran abu vulkanik.
Selain Gunung Anak Krakatau yang meletus pada 5 September 2026, tiga gunung lainnya juga dikabarkan meletus pada 6 September 2026. Di antaranya Gunung Semeru di Jawa Timur, Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur, dan Gunung Ibu di Maluku Utara.
Erupsi gunung-gunung tersebut memang berdampak pada sebaran abu vulkanik hingga sejumlah wilayah di sekitarnya, sehingga wisatawan yang berada cukup jauh dari gunung pun tetap perlu memperhatikan informasi terbaru. BMKG dan BNPB mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker serta pelindung mata, dan mengikuti informasi resmi. Jika kamu sedang liburan dan baru mengetahui kondisi tersebut setelah abu mulai turun, tujuh tips berikut bisa membantu kamu mengambil keputusan dengan lebih tenang.
