Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bandara Narita Luncurkan Tur Gratis ke Pusat Kota per Oktober 2026

Bandara Narita Luncurkan Tur Gratis ke Pusat Kota per Oktober 2026
Potret Narita International Airport (pexels.com/Afif Ramdhasuma)
  • Bandara Narita akan menghidupkan kembali Narita Airport Transit & Stay Program pada 1 Oktober 2026, setelah enam tahun berhenti akibat pandemi COVID-19.
  • Penumpang internasional dengan transit cukup panjang dapat mengikuti tur gratis berdurasi 3-5 jam ke enam kota sekitar Narita, didampingi pemandu sukarelawan.
  • Selain tur gratis, Bandara Narita juga menawarkan tur berbayar dengan pengalaman budaya lokal, termasuk kegiatan terkait festival dan aktivitas masyarakat Jepang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Transit di bandara selama beberapa jam sering kali terasa cukup membosankan. Waktu yang tersedia sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk keluar sejenak dari bandara dan mengenal destinasi di sekitarnya. Namun, banyak wisatawan mengurungkan niat, karena khawatir tidak memiliki cukup waktu atau harus mengeluarkan biaya tambahan.

Kabar baiknya, kini penumpang internasional yang transit di Bandara Internasional Narita, Jepang, akan memiliki pilihan untuk mengisi waktu tunggu dengan mengikuti tur gratis. Melalui program Narita Airport Transit & Stay Program, wisatawan dapat meninggalkan area bandara dan menjelajahi sejumlah destinasi di sekitar Narita sebelum melanjutkan penerbangan berikutnya.

Program tur gratis ini dijadwalkan kembali berjalan mulai 1 Oktober 2026, setelah sempat dihentikan selama enam tahun akibat pandemi COVID-19. Kehadirannya kembali menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang memiliki waktu transit cukup panjang di Narita.

  1. 1. Tur gratis berlangsung selama 3-5 jam

    Narita Airport Transit & Stay Program ditujukan bagi penumpang internasional yang memiliki waktu transit cukup panjang sebelum penerbangan selanjutnya. Wisatawan dapat mengikuti tur dengan durasi sekitar 3-5 jam, sehingga waktu transit bisa dimanfaatkan untuk mengenal kawasan di sekitar bandara.

    Tur tersebut tidak dikenakan biaya alias gratis. Wisatawan juga akan ditemani pemandu sukarelawan yang membantu memperkenalkan berbagai tempat menarik, sekaligus memberikan gambaran mengenai kehidupan lokal di sekitar Narita.

    Dengan durasi beberapa jam, tur ini dapat menjadi alternatif bagi penumpang yang ingin keluar dari bandara tanpa harus menyusun perjalanan sendiri. Wisatawan tinggal mengikuti rute yang telah disiapkan sebelum kembali ke bandara untuk melanjutkan penerbangan.

  2. 2. Tur tersedia di enam kota sekitar Bandara Narita

    Potret Terminal 2 Bandara Narita, Jepang
    Potret Terminal 2 Bandara Narita, Jepang (commons.wikimedia.org/Banbam1029)

    Program ini tidak hanya berfokus pada kawasan sekitar terminal Bandara Internasional Narita. Tur gratis tersebut mencakup enam kota di sekitar bandara, sehingga wisatawan berkesempatan melihat sisi lain Jepang yang mungkin tidak sempat dikunjungi dalam perjalanan utama.

    Setiap tur menawarkan pengalaman yang berbeda sesuai karakter wilayahnya. Wisatawan dapat merasakan suasana kota yang lebih tenang, kawasan bersejarah, hingga berbagai tempat yang memperlihatkan kehidupan masyarakat lokal.

    Pilihan tersebut menarik terutama bagi wisatawan yang baru pertama kali transit di Narita. Daripada menghabiskan waktu hanya di dalam terminal, beberapa jam yang tersedia dapat digunakan untuk merasakan suasana Jepang secara langsung. Apalagi tidak ada pungutan biaya tambahan, ya, kan?!

  3. 3. Ada pemandu sukarelawan yang menemani wisatawan

    Salah satu bagian menarik dari program ini adalah kehadiran pemandu sukarelawan. Mereka tidak hanya menjadi pendamping selama perjalanan, tetapi juga membantu wisatawan memahami tempat-tempat yang dikunjungi.

    Pendekatan ini membuat pengalaman tur terasa lebih dekat dengan kehidupan lokal. Wisatawan dapat memperoleh informasi mengenai kawasan yang didatangi sekaligus berinteraksi dengan masyarakat setempat.

    Karena ada pemandu sukarelawan, program ini akan memberikan pengalaman yang berbeda dari tur wisata komersial pada umumnya. Wisatawan bisa menjelajahi destinasi sekitar Narita dalam suasana yang lebih santai tanpa perlu membayar biaya pemandu.

  4. 4. Bisa jadi pilihan untuk mengisi waktu transit

    Potret Tokyo Narita International Airport
    Potret Tokyo Narita International Airport (commons.wikimedia.org/Nanashinodensyaku)

    Program tur gratis ini paling cocok bagi penumpang yang memiliki waktu transit beberapa jam dan memenuhi persyaratan untuk keluar dari bandara. Daripada hanya menunggu di ruang keberangkatan, wisatawan dapat menggunakan waktu tersebut untuk melihat destinasi yang berada tidak jauh dari Narita.

    Meski demikian, wisatawan tetap perlu memperhitungkan waktu perjalanan menuju ke lokasi tur dan sebaliknya. Waktu untuk pemeriksaan imigrasi dan keamanan serta jadwal penerbangan berikutnya juga perlu diperhatikan, agar tidak terburu-buru kembali ke bandara.

    Dengan perencanaan waktu yang tepat, program ini dapat menjadi cara praktis untuk mendapatkan pengalaman tambahan selama perjalanan ke Jepang, bahkan ketika Bandara Narita hanya menjadi tempat transit.

  5. 5. Ada pula tur berbayar dengan pengalaman budaya Jepang

    Selain tur gratis, Bandara Narita juga akan menawarkan special paid experience tours bagi wisatawan yang menginginkan pengalaman yang lebih spesifik. Berbeda dari tur gratis yang didampingi pemandu sukarelawan, program berbayar ini dirancang untuk memperkenalkan kegiatan lokal dan budaya Jepang secara lebih mendalam.

    Beberapa pengalaman yang ditawarkan berkaitan dengan festival, serta berbagai aktivitas budaya Jepang. Wisatawan tidak hanya diajak melihat tempat tertentu, tetapi juga berkesempatan mengikuti kegiatan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

    Bagi wisatawan internasional yang memiliki waktu transit panjang, kembalinya program ini tentu menjadi kabar menarik. Waktu menunggu penerbangan yang biasanya dihabiskan di terminal kini dapat dimanfaatkan untuk mengenal kawasan sekitar Narita sekaligus merasakan suasana Jepang di luar bandara.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More