Musim kemarau yang panjang, angin kencang, dan gelombang El Nino meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah pegunungan Indonesia. Ditambah lagi vegetasi yang mengering membuat kawasan dataran tinggi menjadi sangat rentan dilahap si jago merah.
Daftar Gunung yang Ditutup akibat Karhutla per September 2026

- Sepuluh kawasan pendakian ditutup sementara hingga waktu berbeda atau tanpa batas, meliputi Arjuno-Welirang, Lincing, Gede Pangrango, Semeru, Tambora, Manusela, Ciremai, Salak, Ijen, dan Bukit Baka Bukit Raya.
- Penutupan dipicu kebakaran hutan dan lahan maupun risiko tinggi selama kemarau panjang, angin kencang, El Nino, serta vegetasi kering yang mengancam keselamatan pengunjung dan ekosistem.
- Pengelola memperkuat patroli, pemadaman, pencegahan, dan edukasi; sejumlah pendaki terdampak dapat mengajukan penjadwalan ulang, penyesuaian booking, atau refund sesuai ketentuan masing-masing kawasan.
Demi mengantisipasi meluasnya titik api, menjaga keselamatan para pendaki, serta memulihkan ekosistem alam yang rentan terbakar atau bahkan sudah terbakar, pihak pengelola taman nasional dan balai konservasi alam mengambil langkah tegas dengan cara menutup jalur pendakian hingga batas waktu tertentu.
Gunung mana saja yang saat ini masih ditutup akibat karhutla sepanjang Agustus hingga September 2026? Simak daftarnya berikut ini!
Table of Content
1. Gunung Arjuno-Welirang

Pos perizinan Gunung Arjuno-Welirang (IDN Times/Khusnul Hasana) Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Pegunungan Arjuno-Welirang, Taman Hutan Raya (Tahura), Raden Soerjo, sejak Selasa (18/8/2026). Api mulai muncul pertama kali di sebelah timur area Lapangan Kotak dan bisa dipadamkan sejak Jumat malam (21/8/2026), tetapi kepulan asapnya masih telihat beberapa hari setelahnya.
Akibat kebakaran tersebut, seluruh aktivitas pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sementara sejak 19 Agustus 2026 sampai batas waktu yang belum ditentukan. Wisatawan yang sudah booking tiket dan terdampak penutupan ini dapat menyesuaikan jadwal atau reschedule saat jalur pendakian dibuka kembali.
2. Gunung Lincing
Gunung Lincing yang berada satu kawasan dengan Gunung Arjuno-Welirang juga ditutup menyusul adanya kebakaran hutan di Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo. Penutupan ini dilakukan di semua jalur pendakian sejak 26 Agustus 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Keselamatan pendaki dan pemulihan ekosistem menjadi prioritas utama saat ini. Pendaki yang sudah terlanjur booking dapat menjadwalkan ulang pendakian di hari lain dengan batas waktu maksimal satu tahun, terhitung dari hari pertama pembukaan pendakian.
3. Gunung Gede Pangrango
Alun-alun Suryakencana di kawasan Gunung Gede, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat, mengalami kebakaran sejak Kamis (6/8/2026). Api berhasil dipadamkan pada hari yang sama, tetapi sekitar satu hektare lahan ludes dilalap si jago merah.
Sehari setelahnya, titik api kembali muncul di sekitar Kawah Wadon yang lokasinya cukup jauh dari Alun-alun Suryakencana. Lahan dan hutan yang terbakar lebih luas, yakni mencapai 5,8 hektare.
Pengelola Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BB-TNGGP) melakukan penutupan sementara terhadap kegiatan pendakian di seluruh pintu masuk kawasan selama 7-11 Agustus 2026, kemudian diperpanjang hingga 18 Agustus 2026 dan diperpanjang lagi hingga 31 Agustus 2026.
Selanjutnya, pihak BB-TNGGP masih menilai adanya potensi kebakaran di beberapa titik, sekaligus sebagai langkah untuk menjamin keselamatan pendaki, pengunjung wisata, masyarakat, dan penggiat alam bebas selama musim kemarau, akhirnya memutuskan untuk memperpanjang lagi penutupannya di seluruh pintu masuk pendakian sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Calon pendaki yang telah melakukan pemesanan pendakian pada 1 September 2026 dan seterusnya, link pengajuan refund akan dikirimkan melalui WhatsApp resmi Balai Besar TNGGP ke nomor yang disampaikan saat melakukan pendaftaran.
4. Gunung Semeru
Awal Agustus lalu, publik dikejutkan dengan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo. Lebih dari 1.000 hektare lahan terbakar di wilayah Lumajang, Probolinggo, hingga Malang. Proses pemadaman terkendala kondisi medan yang curam, kondisi dedaunan yang kering, dan hembusan angin kencang. Sempat ditutup sementara dari aktivitas wisata, gunung ini akhirnya dibuka lagi pada Kamis (20/8/2026).
Enam hari setelah pembukaan Gunung Bromo, kebakaran menerjang "tetangganya" alias Gunung Semeru. Pengelola Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) menutup seluruh jalur pendakian gunung ini sejak 26 Agustus 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan.
5. Gunung Tambora
Gunung Tambora di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditutup sementara dari aktivitas wisata dan pendakian mulai 1 September sampai waktu belum ditentukan. Penutupan ini dilakukan di empat jalur pendakian, yakni Jalur Piong, Jalur Kawinda To'i, Jalur Pancasila, dan Jalur Doro Ncanga.
Tujuan utama penutupan Gunung Tambora adalah untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Per 7 Agustus 2026, tercatat sebanyak 51 titik kejadian karhutla di Taman Nasional Tambora dengan total luas areal terdampak mencapai 7.319,83 hektare. Ada lima pemicu yang menyebabkan karhutla di kawasan tersebut, yakni ilegal hunting, pengembalaan ternak, pembukaan atau pembersihan lahan, pemanenan madu hutan, dan pembukaan akses jalur di sabana.
Selain melakukan penutupan, Balai Taman Nasional Tambora jga meningkatkan beberapa hal untuk mencegah meluasnya karhutla. Di antaranya seperti menambah intensitas patroli pencegahan di titik-titik rawan berdasarkan peta pemodelan, sosialisasi persuasif kepada masyarakat penyangga kawasan, dan pelaksanaan program edukasi dini bagi para pelajar.
6. Gunung Manusela
Gunung Manusela di kawasan Taman Nasional Manusela, Pulau Seram, Maluku Tengah, menutup kawasan pendakian sementara per 1 September 2026. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kembali kebakaran seperti pada Juli lalu dan demi keselamatan para pendaki.
Kebakaran Juli lalu telah menghanguskan sekitar 19 hektare lahan dan hutan. Pihak pengelola Taman Nasional Gunung Manusela juga telah meningkatkan patroli untuk mencegah kebakaran akibat kondisi cuaca dan fenomena El Nino.
7. Gunung Ciremai
Balai Taman Nasional Gunung Ciremai mengumumkan penutupan sementara Gunung Ciremai, Jawa Barat, dari aktivitas wisata alam dan pandakian.
"Dalam rangka meminimalisir risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat dampak musim kemarau, serta demi menjaga keutuhan ekosistem dan keselamatan pengunjung, terhitung mulai tanggal 6 September 2026 seluruh pendakian Gunung Ciremai DITUTUP SEMENTARA untuk aktivitas pendakian," ujar Kapala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, Toni Anwar, dalam surat pengumuman resminya dengan nomor PG.20/T.33/TU/KSA.02.02/B/08/2026 yang diunggah melalui akun Instagram resmi @gunung_ciremai, Selasa (1/9/2026).
Penutupan ini, kata Toni, dilakukan hingga risiko kebakaran hutan dinyatakan aman. Seiring dengan penutupan jalur pendakian, layanan booking online wisata ke gunung tersebut telah dihentikan sementara sejak 1 September 2026. Pemesanan (booking online) yang telah dilakukan dan dibayar sebelum tanggal 6 September 2026 akan diatur ketentuannya lebih lanjut oleh Admin (reschedule atau penyesuaian).
Calon pendaki atau wisatawan yang hendak mendapatkan informasi terkait penyesuaian dan reschedule jadwal dapat menghubungi kontak Admin melalui nomor 0813 1350 4355. Toni pun mengimbau semua pihak untuk mematuhi larangan ini, menjaga kewaspadaan, dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memantik terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
8. Gunung Salak

Pemandangan Gunung Salak di Nebula Glamping, Bogor (IDN Times/Herka Yanis Pangaribowo) Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) mengumumkan penutupan sementara pendakian Gunung Salak dan Tracking Kawah Ratu di perbatasan Provinsi Jawa Barat dan Banten. Penutupan dilakukan sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan yang dapat dipicu oleh aktivitas wisata, termasuk pendakian.
Periode penutupan berlaku mulai 2 September 2026 pukul 06.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan. Untuk jalur pendakian Gunung Salak, pintu yang ditutup melalui Cidahu, Pasir Reungit, Cimalati, dan Ajisaka. Sementara itu, Jalur Tracking Kawah Ratu meliputi Pintu Masuk Cidahu dan Pasir Reungit.
9. Gunung Ijen

Potret Kawah Ijen (IDN Times/Dewi Suci Rahayu) Gunung Ijen di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur, mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Kamis (3/9/2026). Sehari setelahnya, api telah merembet dan mendekati area puncak Kawah Ijen. Kondisi ini membuat akses pendakian menuju Kawah Ijen ditutup sementara per 4 September 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Penutupan ini dilakukan sebagai langkah meminimalisir risiko dan menjaga keselamatan pengunjung, sekaligus mendukung upaya penanganan kondisi kawasan akibat kebakaran. Seluruh pihak diimbau mematuhi ketentuan ini.
10. Bukit Baka Bukit Raya
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hebat di sejumlah wilayah Kalimantan yang terjadi sejak Juli 2026 sebenarnya merupakan bencana berulang yang terjadi hampir setiap tahun saat musim kemarau. Hal ini diperparah dengan angin kencang dan fenomena El Nino yang puncaknya terjadi selama Agustus-September.
Per 19 Agustus, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 1.487 titik panas (hotspot) di seluruh Kalimantan. Terdiri dari 767 titik di Kalimantan Tengah, 441 titik di Kalimantan Barat, 315 di Kalimantan Tengah, 34 di Kalimantan Selatan, dan 17 di Kalimantan Utara. Dampaknya tidak hanya merusak hutan dan ekosistem, tetapi juga telah meluas ke sektor kesehatan, pendidikan, transportasi, dan ekonomi.
Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, pun terdampak kebakaran tersebut. Pihak pengelola akhirnya menutup sementara waktu aktivitas pendakian di kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya per 30 Agustus hingga kondisi kawasan dinyatakan aman.
Demikian informasi tentang penutupan gunung per September 2026. Semoga semua bencana dan karhutla ini lekas tertangani dengan baik, serta masyarakat semakin sadar untuk sama-sama menjaga kelestarian lingkungan.


![[QUIZ] Sebagai Orang Have, Kamu Naik Gunung dengan Cara Ini!](https://image.idntimes.com/post/20250812/gunung-arjuno-welirang-dari-kota-batu_e0ac9fd7-97aa-4af1-862b-230a4bc18173_watermarked_idntimes-2.jpg)


















