Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Tips Liburan Hemat ke Norwegia saat Nilai Tukar Naik

4 Tips Liburan Hemat ke Norwegia saat Nilai Tukar Naik
ilustrasi liburan hemat ke Norwegia (unsplash.com/Tuomas Härkönen)
Intinya Sih
  • Lonjakan wisatawan ke Norwegia meningkat berkat sorotan Piala Dunia 2026 dan popularitas Erling Haaland, meski negara ini dikenal mahal bagi pelancong asing.
  • Artikel menawarkan empat strategi hemat: berkemah gratis lewat kebijakan Allemannsretten, gunakan transportasi umum, nikmati wisata alam tanpa biaya, serta masak sendiri selama perjalanan.
  • Liburan saat low season Januari–Februari disarankan karena harga akomodasi dan penerbangan lebih murah meski cuaca dingin dan durasi siang lebih singkat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Kekompakan suporter Norwegia di Piala Dunia 2026 turut berkontribusi terhadap peningkatan jumlah wisatawan asing ke negara mereka. Belakangan ini, banyak pencinta sepak bola yang mulai menyoroti tanah kelahiran Erling Haaland tersebut, termasuk orang-orang Indonesia. Namun, Norwegia dikenal sebagai salah satu negara di Eropa yang malah, lho.

Oleh karena itu, di tengah nilai tukar yang terus naik, pelesir ke Norwegia terasa hampir tidak mungkin. Meski begitu, bukan berarti melihat keindahan fjord hanya sebatas angan-angan. Tentunya, ada sederet rahasia agar pengeluaran tidak boncos.

Kalau mau tahu, berikut beberapa tips liburan hemat ke Norwegia saat nilai tukar naik. Yuk, dicatat!

1. Coba berkemah di alam liar

ilustrasi berkemah di alam liar
ilustrasi berkemah di alam liar (unsplash.com/Eugene Ga)

Norwegia dikenal sebagai salah satu negara di dunia yang memiliki alam yang luar biasa indah. Maka dari itu, wisatawan asing dengan bujet terbatas harus memanfaatkannya dengan baik, nih. Kamu bisa menekan anggaran liburan ke Norwegia secara drastis melalui kebijakan Allemannsretten. Kira-kira apa itu?

Allemannsretten merupakan hak untuk menjelajahi alam di Norwegia. Pemerintah setempat memberikan izin tidak hanya kepada penduduk lokal, tetapi juga wisatawan asing untuk camping atau berkemah liar secara gratis di hampir seluruh kawasan alam, lho. Dengan alternatif ini, kamu tidak perlu memesan penginapan.

2. Gunakan transportasi umum

ilustrasi transportasi umum di Norwegia
ilustrasi transportasi umum di Norwegia (unsplash.com/Jack White)

Akses transportasi umum di Norwegia juga sangat mudah, sehingga untuk berpindah ke kota lain bisa menggunakan kereta lokal atau bus ekspres, alih-alih penerbangan domestik. Namun, agar lebih murah, pesan tiketnya sejak jauh-jauh hari melalui situs web operator resmi, seperti Vy.

Sementara itu, jika mengeksplor wilayah pesisir dan pulau, feri dan kapal ekspres merupakan transportasi umum yang cukup disarankan karena terjangkau. Sebelum berangkat, jangan lupa mengunduh aplikasi resmi Entur untuk merencanakan perjalanan di seluruh Norwegia, baik jalur darat maupun laut.

3. Manfaatkan wisata alam gratis

ilustrasi fjord di Norwegia
ilustrasi fjord di Norwegia (unsplash.com/Sven)

Norwegia bisa dibilang murah hati karena menyuguhkan keindahan alam yang bisa dinikmati wisatawan asing secara cuma-cuma. Bahkan, banyak fjord ataupun teluk laut yang diapit oleh tebing curam dan jalur pendakian yang tidak dipungut biaya masuk. Dengan memanfaatkan wisata gratis ini, kamu tidak perlu mengeluarkan bujet lebih.

Selain wisata alam, masuk ke Oslo Opera House untuk menikmati panorama kota dan pesisir di Oslo juga gratis. Atau, kalau kamu ingin mengeksplorasi Bryggen dengan bebas, area bersejarah yang terkenal dengan deretan bangunan kayu warna-warni yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO di Bergen. Yuk, tentukan mau ke mana!

4. Masak sendiri

ilustrasi memasak di alam bebas
ilustrasi memasak di alam bebas (unsplash.com/SAM sokkolinmony)

Saat berkemah di alam bebas, pastinya kurang lengkap jika tidak memasak-masak. Apalagi kalau camping bersama teman-teman, bisa dibayangkan keseruannya, kan? Cara ini juga dapat menghemat sedikit pengeluaran saat liburan di Norwegia, lho. Apalagi, umumnya harga makanan di restoran sangat mahal.

Sebelum pergi berkemah, jangan lupa membeli bahan makanan di jaringan supermarket termurah di sana atau cari produk-produk yang sedang diskon. Tetapi, kalau menginap di hostel, sebaiknya manfaatkan dapur umum untuk memasak sendiri supaya bujet makan tidak boncos.

Tak hanya itu, berlibur ke Norwegia saat low season juga dapat menekan anggaran, lho. Puncak paling sepinya biasanya terjadi pada Januari hingga Februari. Pada periode ini, cuaca sangat dingin, siang hari menjadi cukup singkat, namun harga akomodasi dan penerbangan jauh lebih murah. Siapa yang tertarik?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman

Related Articles

See More