Menjelang musim panas, banyak orang mulai merencanakan pendakian ke berbagai gunung. Nyatanya musim panas sendiri memang jadi waktu paling tepat untuk mendaki. Langit cerah hampir sepanjang hari, dan jalur yang jelas tanpa tertutup kabut membuat perjalanan menuju puncak jadi sedikit lebih nyaman untuk dilakukan. Situasi yang sama juga berlaku untuk pendakian ke salah satu gunung favorit pendaki se-Indonesia yakni, Gunung Rinjani.
Selama musim panas, jalur pendakian ke gunung tertinggi kedua di Indonesia ini jadi lebih ramai dari biasanya. Namun meski cuaca di siang hari cerah, suhu malam di jalur pendakian Gunung Rinjani bisa jadi sangat dingin, terutama saat memasuki bulan awal musim panas seperti sekarang. Biar gak kena hipotermia, berikut beberapa tips mendaki Gunung Rinjani saat cuaca dingin yang bisa kamu terapkan selama pendakian!
