4 Tips Naik Taksi di Luar Negeri agar Gak Kena Tarif yang Mahal

- Soobin TXT hampir jadi korban penipuan tarif taksi di Cebu, Filipina, setelah sopir mencoba menaikkan harga di luar kesepakatan.
- Artikel menyoroti pentingnya memesan taksi lewat aplikasi resmi dan menghindari titik ramai seperti bandara atau stasiun untuk mencegah tarif mahal.
- Ditekankan agar wisatawan memastikan penggunaan argo, menolak biaya tambahan tidak wajar, serta menyiapkan uang pas atau bayar non-tunai demi keamanan.
Tidak ada salahnya berhati-hati saat pelesir di luar negeri agar terhindar dari kejadian kurang menyenangkan seperti yang dialami Soobin TXT. Saat liburan ke Cebu, Filipina, baru-baru ini, idol KPop tersebut dilaporkan hampir menjadi korban praktik penipuan tarif atau scam oleh seorang oknum sopir taksi, lho.
Soobin TXT pun merekam aksi oknum sopir taksi tersebut yang mencoba untuk menaikkan tarif di luar kesepakatan mereka. Sebenarnya, kejadian sejenis ini cukup sering dialami oleh wisatawan asing. Lantas, bagaimana supaya lolos dari scam? Berikut ini tips agar gak kena getok tarif mahal saat naik taksi di luar negeri.
Table of Content
1. Pesan melalui aplikasi resmi

Meski sedang terburu-buru, jangan pernah naik taksi konvensional yang ditemui di pinggir jalan, terutama di area bandara, stasiun, dan tempat-tempat wisata. Sebaiknya, pesan melalui aplikasi resmi, seperti Uber, Grab, Bolt, atau platform lokal yang populer di negara tujuan.
Taksi online dianggap lebih aman karena setiap perjalanan tercatat secara sistematis (GPS), sehingga posisi penumpang dapat dipantau dan dilacak. Selain itu, sopir atau pengemudi telah melalui proses verifikasi dan pemeriksaan latar belakang oleh perusahaan aplikasi.
2. Jangan naik di depan bandara atau stasiun

Meski telah memesan secara online melalui aplikasi resmi, tarif taksi-taksi yang mangkal di depan bandara atau stasiun biasanya tetap mahal. Oleh karena itu, disarankan untuk memilih titik yang agak jauh dari bandara atau stasiun agar mendapatkan harga yang lebih murah.
Tarif taksi yang tinggi di area bandara atau stasiun disebabkan oleh sopir yang harus membayar biaya parkir yang sangat tinggi saat menunggu di zona kedatangan. Kemudian, sering kali hanya taksi tertentu yang diizinkan beroperasi di depan bandara, sehingga tidak ada kompetisi harga.
3. Hindari taksi tanpa argo

Jika tidak ada pilihan lain selain taksi konvensional karena sinyal yang buruk, pastikan sopir ataupun pengemudi menggunakan argo/meter untuk menentukan tarif. Kemudian, sepakati bahwa harga tersebutlah yang harus dibayar setelah sampai di tujuan.
Apabila sopir menolak dan meminta biaya tambahan dengan dalih "tip" di luar argo, jangan ragu untuk turun dan menolak. Setelah itu, buatlah laporan kepada perusahaan taksi tersebut atas dugaan penipuan tarif atau bisa juga meniru cara Soobin TXT dengan merekamnya.
4. Siapkan uang pas untuk pembayaran

Ada berbagai jenis scam yang biasanya dilakukan oleh oknum sopir taksi di luar negeri. Salah satunya adalah tidak memiliki uang kembalian untuk mendapatkan "tambahan" dari penumpang, lho. Oleh karena itu, disarankan untuk membayar tarif yang telah disepakati dengan uang pas.
Tak hanya itu, kamu juga bisa melakukan pembayaran secara non-tunai atau cashless agar lebih praktis. Nah, cara tersebut juga dapat menjadi alternatif yang ampuh untuk menghindari trik nakal okum sopir taksi di luar negeri seperti yang dialami oleh Soobin TXT di Cebu, Filipina.
FAQ Seputar Naik Taksi di Luar Negeri
| Bagaimana cara memastikan taksi di luar negeri menggunakan tarif resmi? | Pastikan Anda selalu menggunakan taksi resmi yang memiliki argometer (metered taxi). Sebelum memulai perjalanan, pastikan sopir sudah menyalakan argo tersebut. Jika mereka menolak atau beralasan argo rusak, sebaiknya Anda mencari taksi lain untuk menghindari penembakan harga secara sepihak. |
| Apakah lebih aman memesan taksi melalui aplikasi di luar negeri? | Ya, menggunakan aplikasi transportasi online lokal atau internasional seperti Uber, Grab, atau Bolt sangat disarankan. Melalui aplikasi, tarif perjalanan sudah tertera dengan jelas di awal, rute terpantau melalui GPS, dan identitas pengemudi tercatat sehingga meminimalkan risiko penipuan. |
| Apa yang harus dilakukan jika harus menggunakan taksi tanpa argometer? | Jika berada di wilayah yang tidak menerapkan sistem argo, Anda wajib melakukan negosiasi dan menyepakati harga di awal sebelum masuk ke dalam kendaraan. Lakukan riset kecil atau tanyakan kepada staf hotel mengenai kisaran harga wajar menuju destinasi Anda agar memiliki dasar saat tawar-menawar. |
| Mengapa penting untuk memantau rute melalui GPS ponsel sendiri? | Membuka peta digital seperti Google Maps selama perjalanan berfungsi untuk memastikan sopir tidak mengambil rute yang memutar jauh demi menaikkan tarif argo. Jika melihat arah yang mencurigakan, Anda bisa langsung menegur sopir atau menunjukkan rute tercepat yang tertera di layar ponsel Anda. |














![[QUIZ] Kami Tahu Kamu Bakal Melihat Sakura di Mana!](https://image.idntimes.com/post/20260401/zion-c-lcj4l8zw9di-unsplash_6d42a535-f94c-41e7-a1b7-0de6784ca21d.jpg)



