7 Desa Wisata di Lombok Selain Desa Sade, Ada Tetebatu hingga Sembalun

- Lombok menawarkan tujuh desa wisata selain Sade untuk mengenal alam, budaya, tradisi, kerajinan, dan kehidupan masyarakat secara lebih dekat.
- Tetebatu, Sembalun, dan Sesaot menonjolkan lanskap pegunungan, persawahan, hutan, air terjun, serta aktivitas seperti trekking, bersepeda, paralayang, dan agrowisata.
- Bonjeruk, Sukarara, Ende, dan Bilebante menghadirkan wisata sejarah, tenun Sasak, rumah adat, kuliner lokal, serta ekowisata berbasis pengelolaan masyarakat.
Lombok memang punya banyak cara untuk membuat wisatawan jatuh hati. Ada pantai-pantai berpasir putih yang membentang di selatan pulau, perbukitan hijau dengan udara sejuk, hingga Gunung Rinjani yang menjadi salah satu lanskap paling ikonik di Nusa Tenggara Barat. Di balik lanskap alamnya, kehidupan masyarakat, tradisi, kerajian, dan suasana pedesaan juga menjadi bagian penting dari pengalaman menjejalah pulau ini.
Salah satu cara untuk mengenal sisi tersebut adalah dengan mengunjungi desa wisata. Selama ini, Desa Sade mungkin menjadi nama yang paling lekat dengan wisata budaya di Lombok. Padahal selain Desa Sade, Lombok juga punya beberapa desa wisata lainnya yang bisa kamu kunjungi.
Jika perjalanan ke Lombok ingin terasa sedikit berbeda, mungkin sudah waktunya menyisihkan satu atau dua hari untuk keluar dari jalur wisata yang biasa dengan berkunjung ke desa wisata. Berikut beberapa desa wisata di Lombok selain Desa Sade yang bisa masuk dalam daftar perjalananmu.
1. Desa Wisata Tetebatu

ilustrasi area persawahan dan perkebunan (unsplash.com/Su San Lee) Kalau ingin mencari suasana Lombok yang hijau dan tenang, Desa Wisata Tetebatu layak masuk daftar pertama. Berada di wilayah Sikur, Lombok Timur, desa ini terletak di kawasan selatan Gunung Rinjani dengan lanskap perbukitan, persawahan, dan perkebunan.
Desa Wisata Tetebatu juga dikenal dengan suasana pedesaannya yang masih kuat serta berbagai aktivitas berbasis masyarakat. Kamu dapat mengikuti cycling tour, trekking, menikmati air terjun, belajar memasak secara tradisional, hingga mengikuti aktivitas agrowisata. Tetebatu bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik untuk menikmati sisi Lombok selain pantai.
2. Desa Wisata Bonjeruk

menikmati Desa Wisata Bonjeruk (instagram.com/desawisatabonjeruk) Berbeda dari Tetebatu yang kuat dengan pesona alamnya, Desa Wisata Bonjeruk menawarkan perpaduan antara sejarah, budaya, kuliner, serta suasana pedesaan. Desa yang berada di Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah ini memiliki jejak sejarah yang menarik karena pernah menjadi pusat pemerintahan kedestrikan Hindia Belanda.
Konsep wisata di sini juga dikenal dengan wisata nostalgi dengan pengembangan wisata budaya dan sejarah, alam pedesaan, serta pilihan kuliner yang memanjakan lidah. Kamu bisa melihat sejumlah bangunan tua dengan arsitektur bergaya Eropa, menikmati suasana pedesaan, hingga mencicipi beragam hidangan.
3. Desa Wisata Sembalun

ilustrasi panorama Desa Sembalun (unsplash.com/Koes nadi) Nama Sembalun hampir selalu muncul ketika membicarakan wisata alam di Lombok. Berada di kawasan Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, desa ini menawarkan panorama pegunungan yang dramatis dengan latar Gunung Rinjani.
Selain itu, kamu dapat menikmati berbagai aktivitas alam, termasuk menjelajahi kawasan perbukitan, mengunjungi rumah adat, hingga menikmati pengalaman di kebun stroberi. Bahkan, ada juga aktivitas paralayang dari kawasan Bukit Pergasingan atau Bukit Telaga sebagai salah satu daya tarik Sembalun.
4. Desa Wisata Sesaot

ilustrasi air terjun di Lombok (unsplash.com/Benjamin Janos) Kalau ingin memasukkan unsur wisata alam yang lebih kuat dalam perjalanan, Desa Wisata Sesaot patut menjadi pilihan. Desa yang berada di Lombok Barat ini dikenal memiliki sejumlah daya tarik alam seperti hutan lindung yang asri, kolam pemandian dan aliran sungai jernih, Air Terjun Tibu Sendalem, dan Air Terjun Tembiras.
Selain itu, kamu juga dapat mencicipi sate bulayak, makanan khas Suku Sasak berupa sate bumbu rempah dengan lontong bungkus daun aren. Dengan kombinasi hutan, air, perbukitan, dan kuliner lokal, desa ini cocok bagi kamu yang ingin menghabiskan waktu di alam tanpa harus selalu menuju pantai.
5. Desa Wisata Sukarara

tenun di Desa Wisata Sukarara (instagram.com/sukarara.lombok) Jika Desa Sade dikenal sebagai salah satu tempat untuk mengenal budaya Sasak, Desa Sukarara menawarkan pengalaman budaya melalui tradisi menenun. Desa yang berada di Lombok Tengah ini dikenal sebagai salah satu sentra tenun tradisional Lombok.
Kamu tidak hanya dapat melihat proses pembuatan kain, tetapi berkesempatan mencoba menenun serta mengenal filosofi di balik motif-motif tradisional. Bagi yang tertarik membawa pulang oleh-oleh khas Lombok sekaligus mendapatkan pengalaman budaya, desa ini bisa menjadi alternatif menarik yang sayang untuk dilewatkan.
6. Desa Wisata Sasak Ende

ilustrasi kesenian Sasak (unsplash.com/Maximus Beaumont) Kalau ingin mengenal kehidupan masyarakat Sasak dari sisi yang lebih dekat dan sederhana, Desa Ende bisa menjadi salah satu pilihan. Berada di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, desa ini mempertahankan keaslian budaya, bentuk rumah adat, dan tradisi leluhur secara turun-temurun.
Kamu dapat melihat rumah tradisional Sasak yang masih dipertahankan, mengenal kehidupan sehari-hari masyarakat setempat, serta menyaksikan berbagai tradisi yang masih dijaga hingga kini. Kehadiran Desa Ende juga membuat pilihan wisata budaya di Lombok tidak hanya berpusat di Desa Sade. Jika kamu ingin memahami lebih jauh tentang budaya Sasak, desa ini bisa memberikan kesempatan pengalaman yang lebih dekat dengan masyarakat di dalamnya.
7. Desa Wisata Bilebante

area persawahan di Desa Wisata Bilebante (instagram.com/dwhbilebante) Desa Wisata Bilebante dikenal sebagai desa wisata hijau berkonsep eco tourism di Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah. Kawasan desa ini menawarkan keasrian alam, hamparan sawah, serta aktivitas luar ruangan dan budaya lokal yang dikelola langsung oleh masyarakatnya secara swadaya.
Kamu bisa bersepeda keliling sawah desa, berjalan di tengah area persawahan, hingga mencicipi kuliner lokal. Selain itu, terdapat aktivitas memancing dengan suasana desa tempo dulu serta pijat relaksasi tradisional di gazebo atau tepi sawah setelah lelah beraktivitas.
Lombok memang selalu punya cara untuk membuat perjalanan terasa istimewa. Selain Desa Sade, desa-desa di atas menawarkan cerita yang gak kalah menarik. Menjelajahi desa wisata di Lombok bukan hanya soal mencari destinasi baru, tetapi juga kesempatan untuk melihat Lombok dari sisi yang lebih dekat, sederhana, dan autentik. Jadi, dari daftar di atas, mana yang ingi kamu kunjungi terlebih dahulu?




















![[QUIZ] Destinasi Wisata Pilihanmu Bisa Ungkap Caramu Menghadapi Masalah Lho!](https://image.idntimes.com/post/20250530/felipe-souza-xhyg0crzreu-unsplash-8656588e425b787fe5f397b37ec60c04-ce75b184aded703d214c95c563f1f71b.jpg)