Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Cara Mengatur Pencahayaan Dashboard agar Mata Tak Cepat Lelah
ilustrasi sopir (unsplash.com/@whykei)
  • Atur kecerahan panel instrumen secara seimbang agar speedometer, indikator, dan lampu peringatan tetap terbaca tanpa menyilaukan; lakukan penyesuaian saat kendaraan berhenti aman.
  • Redupkan layar infotainment dan gunakan mode malam bila tersedia untuk mengurangi kontras dengan jalan gelap; hindari mengoperasikan menu ketika mobil bergerak.
  • Hindari lampu dekoratif, aksesori mengilap, serta layar tambahan yang memantul di kaca depan; jaga kaca tetap bersih dan beristirahat jika mata terganggu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Saat menyetir malam, lampu dashboard yang terlalu terang bisa bikin mata cepat lelah. Kita bisa kecilkan lampu speedometer, tapi angkanya harus tetap terlihat. Layar peta juga bisa pakai mode malam. Jangan pasang lampu hias yang silau. Atur lampu sebelum jalan atau saat mobil berhenti aman. Kalau mata lelah, berhenti dan istirahat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mengemudi pada malam hari membutuhkan konsentrasi lebih tinggi karena jarak pandang terbatas dan kondisi jalan cenderung lebih gelap. Namun, bukan hanya lampu jalan dan sorot kendaraan lain yang memengaruhi kenyamanan mata. Pencahayaan dashboard yang terlalu terang juga bisa mengganggu penglihatan pengemudi selama perjalanan.

Cahaya dari panel instrumen, layar infotainment, dan indikator kendaraan yang kontras dengan kondisi kabin gelap dapat membuat mata lebih cepat lelah. Karena itu, pengaturan pencahayaan interior perlu disesuaikan agar informasi kendaraan tetap mudah dibaca tanpa mengganggu perhatian terhadap jalan. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga kenyamanan berkendara pada malam hari.

1. Sesuaikan kecerahan panel instrumen

Ilustrasi lampu kabin mobil (IDN Times/Fadhliansyah)

Langkah pertama adalah mengatur tingkat kecerahan panel instrumen sesuai kondisi pencahayaan di luar kendaraan. Banyak mobil menyediakan tombol atau menu pengaturan untuk meredupkan lampu speedometer, indikator bahan bakar, dan informasi lainnya. Jika panel terlihat menyilaukan saat jalan gelap, turunkan tingkat kecerahannya secara bertahap sampai angka dan simbol masih terbaca dengan jelas.

Sebaliknya, jangan meredupkan panel secara berlebihan hingga informasi penting sulit dikenali. Pengemudi tetap perlu melihat kecepatan, indikator suhu, dan lampu peringatan dengan mudah. Pengaturan ideal bukan berarti membuat dashboard segelap mungkin, melainkan memperoleh keseimbangan antara keterbacaan instrumen dan kenyamanan mata. Lakukan penyesuaian ketika kendaraan berhenti di tempat aman agar perhatian tidak teralihkan dari jalan.

2. Redupkan layar infotainment dan atur mode malam

head unit mobil (pexels.com/Erik Mclean)

Layar infotainment yang terlalu terang dapat menjadi sumber cahaya dominan di dalam kabin. Ketika mata melihat jalan yang gelap lalu beralih ke layar terang, perbedaan tingkat pencahayaan tersebut bisa menimbulkan ketidaknyamanan. Situasi ini semakin terasa ketika layar menampilkan peta navigasi dengan latar belakang putih atau warna yang mencolok.

Jika tersedia, aktifkan mode malam atau night mode pada sistem infotainment dan navigasi. Fitur tersebut biasanya mengubah tampilan menjadi lebih gelap sehingga lebih nyaman dilihat saat malam hari. Kecerahan layar juga bisa diturunkan secara manual sesuai kebutuhan. Hindari mengoperasikan menu ketika mobil bergerak. Atur semuanya sebelum berangkat atau saat berhenti dengan aman agar konsentrasi tetap terjaga.

3. Hindari cahaya tambahan yang memantul di kaca

head unit mobil (pexels.com/Gustavo Fring)

Pencahayaan dashboard bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi kenyamanan mata. Lampu aksesori yang terlalu terang, layar tambahan, hingga pantulan cahaya pada kaca depan juga dapat mengganggu pandangan. Pantulan tersebut bisa muncul ketika permukaan dashboard memantulkan cahaya ke kaca, terutama jika materialnya mengilap atau terdapat aksesori berwarna terang di dekat kaca depan.

Untuk mengurangi gangguan, hindari memasang lampu dekoratif yang menyilaukan di area dashboard. Pilih aksesori dengan permukaan tidak mengilap dan pastikan layar tambahan tidak menghalangi pandangan. Jika kendaraan memiliki fitur peredupan otomatis, manfaatkan sesuai petunjuk pabrikan. Pengemudi juga sebaiknya menjaga kaca depan tetap bersih karena kotoran dapat memperjelas pantulan cahaya pada malam hari.

Mengatur pencahayaan dashboard merupakan langkah sederhana untuk meningkatkan kenyamanan berkendara malam. Pastikan panel tetap terbaca, layar tidak menyilaukan, dan kabin tidak dipenuhi cahaya yang tidak diperlukan. Jika mata mulai terasa berat atau penglihatan terganggu, menepi di tempat aman untuk beristirahat jauh lebih baik daripada memaksakan perjalanan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article