Jalan basah selalu menghadirkan tantangan tersendiri bagi pengemudi, terutama ketika harus mengerem secara mendadak. Lapisan air di antara ban dan aspal dapat mengurangi daya cengkeram sehingga mobil lebih sulit berhenti dalam jarak yang sama seperti saat kondisi jalan kering. Dalam situasi seperti ini, sistem Anti-lock Braking System (ABS) memiliki peran penting untuk membantu menjaga kendali kendaraan ketika pengereman berlangsung.
ABS sering dianggap sebagai fitur yang otomatis membuat mobil berhenti lebih cepat dalam semua kondisi. Padahal, fungsi utama sistem ini lebih berkaitan dengan mencegah roda terkunci agar kendaraan tetap dapat dikendalikan saat pedal rem ditekan kuat. Lantas, seberapa efektif ABS ketika mobil melaju di jalan basah dan apa saja hal yang perlu dipahami pengemudi, yuk simak faktanya!
