Benarkah Mobil Jarang Dipakai Justru Lebih Cepat Rusak?

Jakarta, IDN Times - Banyak pemilik kendaraan menganggap mobil yang jarang digunakan akan memiliki kondisi lebih baik dibanding mobil yang dipakai setiap hari.
Logikanya sederhana, semakin sedikit digunakan maka semakin minim pula keausan komponen yang terjadi.
Namun kenyataannya tidak selalu begitu. Mengutip berbagai sumber, mobil yang terlalu lama terparkir tanpa digunakan justru berpotensi mengalami berbagai masalah teknis.
Bahkan dalam beberapa kasus, kerusakan yang muncul bisa lebih cepat dibanding kendaraan yang rutin digunakan secara normal.
1. Aki menjadi korban pertama

Aki merupakan komponen yang paling rentan mengalami penurunan performa ketika mobil terlalu lama tidak digunakan.
Meski mesin tidak dinyalakan, sejumlah sistem elektronik tetap membutuhkan daya listrik dalam jumlah kecil, seperti alarm dan ECU.
Jika mobil didiamkan selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan, daya aki akan terus berkurang. Akibatnya, mobil sulit dinyalakan saat akan digunakan kembali. Kondisi ini semakin cepat terjadi pada aki yang sudah mendekati akhir masa pakainya.
2. Cairan dan karet komponen bisa menurun kualitasnya

Banyak pemilik mobil mengira oli mesin akan tetap baik selama kendaraan tidak digunakan. Padahal oli tetap mengalami proses degradasi seiring waktu, meskipun mesin jarang beroperasi.
Selain oli, berbagai komponen berbahan karet seperti seal, bushing, dan selang juga bisa mengalami pengerasan akibat terlalu lama tidak bergerak atau tidak terkena sirkulasi pelumas.
Kondisi ini dapat memicu kebocoran ketika mobil kembali digunakan secara rutin.
Tak hanya itu, cairan pendingin dan minyak rem juga memiliki usia pakai tertentu yang tetap harus diperhatikan meski mobil lebih sering berada di garasi.
3. Ban dan sistem pengereman ikut terdampak

Mobil yang terlalu lama terparkir dalam posisi yang sama berpotensi mengalami flat spot atau perubahan bentuk pada area tertentu ban akibat menahan beban kendaraan dalam waktu lama.
Gejala ini biasanya ditandai dengan munculnya getaran ketika mobil mulai digunakan. Pada beberapa kasus, kondisi ban dapat kembali normal setelah digunakan, tetapi tidak sedikit yang membutuhkan penggantian.
Sementara itu, cakram rem juga berisiko mengalami korosi akibat kelembapan udara. Jika dibiarkan terlalu lama, karat yang terbentuk dapat memengaruhi performa pengereman dan mempercepat keausan komponen rem.

















