Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Indikasi Kelelahan Mengemudi yang Tidak Boleh Diabaikan

3 Indikasi Kelelahan Mengemudi yang Tidak Boleh Diabaikan
ilustrasi menyetir mobil (unsplash.com/Alex Jumper)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Kelelahan saat mengemudi bisa menurunkan fokus dan refleks, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan terutama pada perjalanan jarak jauh.
  • Tanda kelelahan seperti penglihatan kabur, tubuh tegang, dan konsentrasi menurun harus segera direspons dengan istirahat cukup.
  • Disarankan berhenti setiap 2,5–3 jam untuk peregangan, minum air, atau tidur singkat agar tetap waspada selama berkendara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Kelelahan jadi salah satu penyebab utama kecelakaan di jalan, apalagi kalau kamu lagi nyetir jarak jauh. Nyetir dalam kondisi ngantuk atau capek itu sangat bahaya karena fokus dan refleks kamu bakal turun seiring waktu. Akibatnya, risiko kecelakaan jadi makin tinggi.

Buat kamu yang sering nyetir, penting sekali untuk tahu tanda-tanda tubuh udah kelelahan biar tetap aman selama di jalan. Jangan diabaikan kalau udah mulai muncul gejala capeknya. Ini beberapa tanda kelelahan yang wajib kamu perhatikan.

1. Durasi mengemudi

ilustrasi menyetir mobil
ilustrasi menyetir mobil (unsplash.com/Amrut Roul)

Banyak pengemudi tidak sadar kalau mereka udah nyetir terlalu lama tanpa berhenti. Padahal tubuh butuh jeda biar tetap fokus dan tidak gampang lelah. Kalau dipaksa terus, konsentrasi kamu pasti turun drastis.

Sebaiknya kamu istirahat tiap 3 jam sekali biar tidak kelelahan berlebihan. Gunakan waktu itu buat jalan sebentar, minum air, atau sekadar regangin badan. Cara simpel ini bikin kamu tetap aman sampai tujuan.

2. Penglihatan kabur

ilustrasi menyetir mobil
ilustrasi menyetir mobil (unsplash.com/Erik Mclean)

Kalau penglihatan kamu mulai kabur, cahaya lampu terlihat pecah-pecah, atau pandangan jadi berkabut, itu tanda tubuh kamu udah kelelahan. Jangan paksain buat terus nyetir dalam kondisi kayak gitu. Risiko kecelakaan bisa naik karena kamu susah lihat jalan dengan jelas.

Segera menepi dan istirahat minimal 1 jam buat balikin fokus kamu. Pakai waktu itu buat merem, minum, atau tidur sebentar kalau bisa. Jangan lanjut nyetir sebelum mata kamu benar-benar sudah enak lagi.

3. Pola mengemudi

ilustrasi setir mobil
ilustrasi setir mobil (unsplash.com/Reed Geiger)

Perhatikan berapa lama kamu sudah menyetir tanpa jeda. Kelamaan di belakang setir bikin otot kaku dan fokus kamu mudah buyar. Badan yang tegang juga bikin refleks kamu melambat.

Disarankan kamu istirahat atau stretching tiap dua setengah jam sekali. Jalan sebentar keluar mobil dan lurusin badan biar otot tidak pegal. Istirahat singkat ini penting biar kamu tetap waspada di jalan.

Kelelahan saat nyetir itu bahaya sekali karena bikin fokus dan refleks kamu turun drastis. Kamu wajib istirahat tiap 2,5 - 3 jam dan segera menepi kalau mata udah kabur atau badan terasa tegang. Kenali tanda capeknya, karena keselamatan kamu di jalan lebih penting dari buru-buru sampai tujuan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
savira Ivanka
Dwi Agustiar
savira Ivanka
Editorsavira Ivanka

Related Articles

See More