BYD Seagull Generasi Kedua Lolos Uji Ban Pecah 140 Km/Jam

- BYD Seagull generasi kedua tetap stabil dan mampu melambat tanpa keluar jalur setelah ban depan kanan sengaja dipecahkan pada kecepatan 140 km/jam di lintasan lurus.
- Mobil listrik terjangkau ini dapat dibekali DiPilot 300 berbasis LiDAR untuk parkir otomatis dan NOA, namun pengemudi tetap wajib mengawasi lalu lintas serta siap mengambil alih.
- Seagull generasi kedua menawarkan baterai LFP 30,1 atau 39,2 kWh, jarak tempuh CLTC 320–420 km, pengisian 10–97 persen sembilan menit, dengan harga China mulai 65.900 yuan.
BYD Seagull generasi kedua berhasil menjalani pengujian ban pecah pada kecepatan 140 km/jam di China. Mobil listrik mungil tersebut tetap stabil ketika salah satu bannya kehilangan tekanan udara secara mendadak. Pengujian ini memperlihatkan kemampuan sistem pengendalian kendaraan dalam menghadapi situasi darurat di kecepatan tinggi.
Menariknya, Seagull merupakan mobil listrik yang menyasar segmen terjangkau. Berdasarkan laporan CarNewsChina.com pada 28 Oktober 2026, harga mobil ini di China mulai 65.900 yuan atau sekitar 9.880 dolar AS. Meski demikian, BYD membekalinya dengan sejumlah teknologi keselamatan dan fitur modern yang biasanya lebih identik dengan kendaraan berharga mahal.
1. Ban depan pecah pada kecepatan 140 km/jam

BYD Seagull generasi kedua meluncur di China Manajer umum seri Ocean BYD, Zhang Zhuo, membagikan video pengujian Seagull generasi kedua tersebut. Dalam pengujian, mobil dipacu hingga 140 km/jam di lintasan lurus. Sebuah perangkat yang telah dipasang sebelumnya kemudian menusuk ban depan kanan di beberapa titik hingga tekanan udaranya turun dengan cepat.
Meskipun mengalami kehilangan tekanan ban secara mendadak, mobil tetap melaju stabil dan mampu mengurangi kecepatan tanpa menyimpang dari jalurnya. Hasil ini menunjukkan kemampuan kendaraan mempertahankan kestabilan dalam kondisi darurat. Namun, pengujian tersebut tidak berarti mobil kebal terhadap kecelakaan akibat ban pecah. Hasil di lintasan terkendali juga belum tentu sama ketika kendaraan menghadapi tikungan, jalan basah, atau permukaan yang tidak rata.
2. Teknologi keselamatan mulai hadir di mobil terjangkau

BYD Seagull generasi kedua meluncur di China (byd.com/cn) Menurut CarNewsChina.com, sistem kestabilan canggih sebelumnya lebih sering menjadi sorotan pada mobil listrik dan kendaraan plug-in hybrid China yang berharga mahal. Leapmotor D19, misalnya, pernah menarik perhatian setelah menjalani pengujian ban pecah pada dua roda sekaligus di kecepatan 120 km/jam. Kehadiran teknologi pengendalian kendaraan pada mobil kelas pemula seperti Seagull menjadi perkembangan menarik di pasar kendaraan listrik.
Seagull generasi kedua juga dapat dilengkapi sistem bantuan mengemudi DiPilot 300 berbasis LiDAR, yang dikenal sebagai God’s Eye. Teknologi tersebut mendukung parkir otomatis dan Navigate on Autopilot (NOA) di jalan perkotaan maupun jalan tol. Meski memiliki kemampuan bantuan berkendara, pengemudi tetap harus memperhatikan kondisi lalu lintas dan siap mengambil alih kendali setiap saat. Fitur bantuan mengemudi bukan berarti kendaraan dapat digunakan tanpa pengawasan manusia.
3. Jarak tempuh hingga 420 km dan pengisian kilat

BYD Seagull generasi kedua meluncur di China (byd.com/cn) BYD Seagull generasi kedua merupakan hatchback listrik berukuran kompak dengan panjang 4.205 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.570 mm, serta jarak sumbu roda 2.650 mm. Dimensinya 425 mm lebih panjang dibandingkan generasi pertama. Mobil ini menggunakan penggerak roda belakang dengan pilihan motor listrik bertenaga 85 kW atau 114 hp dan 95 kW atau 127 hp.
Tersedia baterai LFP berkapasitas 30,1 kWh dan 39,2 kWh, dengan jarak tempuh berdasarkan standar CLTC mencapai 320–420 km. Mobil ini juga mendukung pengisian kilat dari 10 persen hingga 97 persen dalam sembilan menit. Kabinnya dilengkapi layar 15,6 inci, pengisian daya ponsel nirkabel 50 W, pencahayaan ambient 127 warna, delapan speaker, bagasi depan 94 liter, dan kursi pengemudi dengan fitur pijat. Di China, harganya berkisar 65.900–99.900 yuan atau sekitar 9.880–14.850 dolar AS.






















