BMW Passato Berbasis BMW 320 Siap Unjuk Gigi di Amerika

BMW Passato karya builder Indonesia tiba di Los Angeles setelah pengiriman laut dan akan menuju Las Vegas untuk tampil di SEMA Show 2026 pada 3–6 November.
Mobil berbasis BMW 320 tahun 2010 ini dirancang Andre Mulyadi dan Raindy Igas, melibatkan banyak builder lokal serta memakai lampu Pro7 dan cat Spider ABCA.
Keikutsertaan BMW Passato menjadi bagian kampanye NMAA dan IMI untuk memperkenalkan kreativitas builder serta produk aftermarket Indonesia di panggung otomotif internasional.
Jakarta, IDN Times - BMW Passato, mobil modifikasi karya builder Indonesia, telah tiba di Los Angeles, Amerika Serikat, pada akhir Oktober 2026.
Mobil tersebut akan melanjutkan perjalanan menuju Las Vegas untuk tampil di ajang otomotif aftermarket SEMA Show 2026 pada 3–6 November 2026.
Kehadiran BMW Passato di Amerika Serikat menjadi bagian dari kampanye NMAA From Indonesia to the World yang diinisiasi National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI).
Proyek ini membawa hasil karya modifikasi Indonesia ke panggung internasional sekaligus memperkenalkan kemampuan industri aftermarket lokal.
1. BMW Passato tiba di Los Angeles setelah dikirim lewat jalur laut

Kehadiran BMW Passato di Amerika Serikat menjadi bagian dari kampanye NMAA From Indonesia to the World yang diinisiasi National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) (Dok. NMAA) BMW Passato telah menempuh perjalanan lintas samudra dari Indonesia sebelum akhirnya tiba di Los Angeles.
Mobil tersebut dikirim melalui jalur laut sekitar dua bulan sebelumnya, sementara tim NMAA dan IMI yang berjumlah sedikitnya 13 orang turut hadir untuk mempersiapkan kendaraan menjelang pameran.
Saat ini, tim tengah melakukan persiapan teknis dan logistik sebelum BMW Passato dipamerkan di SEMA Show 2026.
Kehadiran mobil ini juga menjadi salah satu langkah penting bagi IMI karena kendaraan tersebut disebut sebagai karya pertamanya yang akan dipamerkan di ajang tersebut.
“Melalui kolaborasi lintas builder ini, kami menegaskan bahwa NMAA dan IMI membawa BMW Passato bukan sekadar sebagai kendaraan pameran, melainkan sebagai sebuah panggung kreatif Indonesia,” ujar Founder NMAA sekaligus Direktur Modifikasi IMI Pusat, Andre Mulyadi, Selasa (27/10/2026).
2. Menggunakan basis BMW 320 tahun 2010

Proyek ini membawa hasil karya modifikasi Indonesia ke panggung internasional sekaligus memperkenalkan kemampuan industri aftermarket lokal (Dok. NMAA) BMW Passato dibangun menggunakan basis BMW 320 tahun 2010 milik Passato Garage. Konsep kendaraan ini dirancang oleh Andre Mulyadi bersama Raindy Igas dari Rain Works dengan memadukan rekayasa teknik, pengerjaan detail, dan unsur budaya Nusantara.
Proyek ini juga melibatkan sejumlah pelaku industri modifikasi lokal. Beberapa di antaranya adalah Musartwork, Tomi Airbrush, Lamban Garage, Garasi Drift, Racing Fire Killer, 54 Metal Craft, AirBFT, WetGloss, Sekutomotif, Artmotive Performance, dan Max Performance.
Selain pengerjaan dari para builder lokal, BMW Passato menggunakan produk aftermarket buatan Indonesia. Dua di antaranya adalah lampu dari merek Pro7 dan cat dari Spider ABCA.
Kolaborasi tersebut memperlihatkan keterlibatan berbagai sektor dalam industri modifikasi, mulai dari komponen kendaraan hingga pengerjaan eksterior.
BMW Passato pun menjadi sarana untuk memperkenalkan produk aftermarket nasional kepada komunitas otomotif internasional.
3. Bawa misi memperkenalkan industri modifikasi Indonesia

BMW Passato, mobil modifikasi karya builder Indonesia, telah tiba di Los Angeles (Dok. NMAA) Partisipasi BMW Passato di SEMA Show 2026 melanjutkan kampanye From the Spirit of ’45 to the Global Stage yang sebelumnya diperkenalkan dalam seremoni pelepasan di Gedung Joang ’45, Jakarta, pada pertengahan Agustus 2026.
Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia, Moreno Soeprapto, menilai kehadiran BMW Passato di Amerika Serikat menjadi kebanggaan bagi industri modifikasi nasional.
Ia berharap partisipasi tersebut dapat membuka peluang lebih luas bagi pelaku industri lokal untuk berkembang di pasar internasional.
“Kami berharap kehadiran BMW Passato di SEMA Show minggu depan dapat membuka lebih banyak peluang bagi industri modifikasi Indonesia untuk dikenal dan berkembang secara internasional,” ucap Moreno Soeprapto.
SEMA Show merupakan salah satu ajang penting bagi industri otomotif aftermarket dunia. Melalui keikutsertaan BMW Passato pada 3–6 November 2026, NMAA dan IMI berupaya memperkenalkan kemampuan builder Indonesia sekaligus membawa produk aftermarket lokal agar semakin dikenal di tingkat global.























