Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cara Yamaha Gaet Remaja Kampanyekan Safety Riding

Cara Yamaha Gaet Remaja Kampanyekan Safety Riding
Yamaha Youth Community (Dok. YIMM)

Jakarta, IDN Times - Upaya membangun budaya keselamatan berkendara kini semakin menyasar generasi muda. Yamaha melalui Yamaha Youth Community (Y2C) kembali menghadirkan inisiatif terbaru yang menempatkan remaja sebagai motor penggerak kampanye safety riding.

Program ini tidak hanya mengedepankan edukasi, tetapi juga pendekatan lifestyle dan kreativitas digital agar pesan keselamatan lebih relevan dengan keseharian anak muda.

Dengan melibatkan komunitas di berbagai kota, Yamaha ingin memastikan pesan ini tersebar secara organik di kalangan remaja.

1. Remaja dijadikan duta safety riding

Sekelompok remaja mengendarai skuter Yamaha berbaris di depan Monas Jakarta sambil mengenakan helm dan jaket hitam.
Cara Yamaha gaet remaja kampanyekan safety riding (Dok. YIMM)

Yamaha memperkuat kampanye keselamatan berkendara dengan membekali anggota Y2C di lima kota yaitu Makassar, Yogyakarta, Bandung, Pekanbaru, dan Jakarta sebagai representasi young brand ambassador.

Mereka tidak hanya diberi edukasi teknis, tetapi juga peran strategis sebagai penyampai pesan kepada lingkungan sekitarnya.

“Melalui Y2C, kami ingin menghadirkan pendekatan yang lebih dekat dengan generasi muda dalam menyampaikan pesan safety riding dengan melibatkan mereka secara langsung,” kata Manager Public Relation, PRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufaturing, Rifki Maulana, Senin (4/5/2026).

Pendekatan peer-to-peer ini dinilai lebih efektif karena pesan datang dari sesama remaja, sehingga lebih mudah diterima dan diinternalisasi sebagai kebiasaan.

2. Edukasi dikemas lewat aktivitas lifestyle

Seorang remaja mengenakan celemek hijau sedang membentuk tanah liat di atas meja dalam kegiatan seni di ruang terbuka.
Remaja dijadikan duta safety riding (Dok. YIMM)

Yamaha tidak mengemas program ini secara konvensional. Berbagai aktivitas dirancang dengan konsep fun, sosial, dan experiential agar sesuai dengan karakter generasi muda saat ini.

Kegiatan yang dihadirkan mencakup pottery class, eksplorasi taman bermain, riding bareng, hingga workshop safety riding interaktif.

Seluruh aktivitas tersebut bertujuan memberikan pengalaman menyenangkan sekaligus memperkuat pemahaman tentang pentingnya keselamatan berkendara dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan pendekatan ini, safety riding tidak lagi terasa sebagai aturan kaku, melainkan bagian dari gaya hidup yang menarik dan relevan.

3. Dorong peran content creator untuk jangkauan lebih luas

IMG_4341.jpeg
Memudahkan konsumen Yamaha untuk mengetahui kondisi motor (Dok. YIMM)

Selain edukasi langsung, Yamaha juga mendorong anggota Y2C untuk aktif sebagai content creator. Mereka dilatih memproduksi konten digital yang mengangkat pesan keselamatan berkendara di media sosial.

Strategi ini memungkinkan kampanye menjangkau audiens yang lebih luas secara cepat dan efektif. Para anggota tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga agen perubahan yang menyebarkan pesan positif di lingkungan digital dan sosial mereka.

Melalui kombinasi edukasi, pengalaman, dan distribusi digital, Yamaha berharap kesadaran safety riding di kalangan remaja meningkat dan membentuk budaya berkendara yang lebih aman di masa depan.

Share
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Related Articles

See More

5 Dampak Buruk Mengemudi Agresif yang Bisa Memperpendek Umur Mesin

06 Mei 2026, 13:06 WIBAutomotive