Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Changan Kejar TKDN 60 Persen untuk Mobil Listrik Tahun Depan
Changan Lumin juga ditampilkan (dok. Changan)
  • Changan Indonesia menargetkan TKDN kendaraan listrik naik dari 40 persen menjadi 60 persen pada tahun depan, sejalan dengan persyaratan pemerintah.
  • CEO Changan Indonesia Setiawan Surya menyebut strategi, komponen lokal yang ditingkatkan, serta investasi masih dibahas dengan pihak pabrik.
  • Produksi lokal Changan Nevo Q05 dengan skema CKD dimulai bertahap sejak Juli 2026 dan kini berlangsung setiap hari, meski masih dalam penyesuaian awal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Changan Indonesia menyiapkan langkah untuk meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) kendaraan listriknya.

Hal ini dilakukan seiring target peningkatan persentase komponen lokal yang harus dipenuhi produsen kendaraan listrik di Indonesia.

Saat ini, Changan disebut masih berada pada tingkat TKDN 40 persen. Perusahaan pun tengah mengupayakan tambahan 20 persen agar dapat mencapai target 60 persen pada tahun depan.

1. Changan masih koordinasi dengan pabrik

First drive Changan Nevo Q05 (Dok. Changan)

CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, mengatakan pembahasan mengenai target TKDN tersebut masih menjadi ranah pihak pabrik. Ia mengaku belum mendapatkan informasi terbaru secara detail mengenai langkah yang akan dilakukan untuk meningkatkan kandungan lokal.

“Itu sebenarnya domain pabrik. Saya belum sempat komunikasi dengan pihak pabrik,” ujar Setiawan saat ditemui pada Jumat (21/8/2026).

Meski demikian, Setiawan meyakini pihak produksi akan berupaya memenuhi persyaratan tersebut. Menurutnya, peningkatan TKDN menjadi hal yang perlu dilakukan jika perusahaan ingin mendapatkan manfaat dari kebijakan pemerintah.

“Menurut saya pihak pabrik, bagian produksi, akan berupaya untuk memenuhi,” katanya.

2. Saat ini TKDN masih 40 persen

Rute yang dilakukan Changan Deepal S05 terdiri dari berbagai kondisi jalan (Dok. Changan)

Setiawan menyebut tingkat TKDN Changan saat ini masih berada di angka 40 persen. Artinya, masih terdapat selisih 20 persen yang perlu dikejar untuk mencapai target 60 persen.

“Kalau sekarang ini kita masih ikut aturan 40 persen. Jadi tinggal 20 persen lagi,” ujar Setiawan.

Ia belum menjelaskan komponen apa saja yang akan ditingkatkan kandungan lokalnya. Begitu pula dengan strategi maupun investasi yang akan dilakukan untuk mengejar kenaikan tersebut masih menunggu pembahasan lebih lanjut dengan pihak pabrik.

3. Produksi Nevo Q05 sudah CKD

Booth Changan di GIIAS 2026 (Dok. Changan)

Upaya peningkatan TKDN ini berlangsung ketika Changan sudah mulai menjalankan produksi lokal Nevo Q05 dengan skema completely knock down (CKD).

Produksi Nevo Q05 telah dimulai secara bertahap sejak Juli 2026. Menurut Setiawan, proses produksi kini sudah berjalan setiap hari, meski pada tahap awal tetap membutuhkan penyesuaian.

“Mulai Juli sudah bertahap. Namanya produksi awal, perdana kan pasti membutuhkan penyesuaian. Tapi sampai saat ini setiap hari juga ada produksi,” katanya.

Dengan produksi lokal yang sudah berjalan, Changan memiliki basis untuk terus meningkatkan kandungan lokal pada kendaraan listriknya.

Namun, perusahaan masih perlu melakukan pembahasan lebih lanjut dengan pihak pabrik untuk memastikan strategi mencapai TKDN 60 persen tersebut.

“Harusnya bisa. Mudah-mudahan. Kita berusaha untuk bisa,” tutur Setiawan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article