Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Chery Latih Teknisi dari 18 Negara, Perkuat Standar Layanan Global
Chery latih teknisi dari 18 negara berbeda (Chery)
  • Chery menggelar pelatihan teknis global selama tiga hari bagi teknisi dari 18 negara untuk memperkuat kemampuan layanan dan standarisasi kompetensi di jaringan internasionalnya.
  • Program ini fokus pada teknologi Chery Super Hybrid, mencakup sistem kelistrikan, diagnosis pengisian daya, serta prosedur perawatan baterai demi menjaga kualitas layanan kendaraan elektrifikasi.
  • Chery berencana membangun empat pusat pelatihan regional pada 2026 di Amerika Latin, Asia, Timur Tengah, dan Eropa guna memperkuat dukungan teknis lokal dan ekosistem layanan globalnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Chery menyelesaikan program pelatihan teknis global terpusat yang diikuti teknisi dari 18 negara. Kegiatan selama tiga hari tersebut bertujuan memperkuat kapabilitas jaringan layanan, khususnya dalam diagnosis dan penanganan kendaraan berbasis Chery Super Hybrid (CSH).

Dalam keterangan resminya, program ini menjadi bagian implementasi filosofi layanan global “Chery Family Care” guna menyelaraskan standar kompetensi teknisi di berbagai kawasan, meliputi Asia, Timur Tengah, Afrika, Amerika Latin, dan Eropa.

1. Standarisasi kompetensi teknisi internasional

Untuk memperkuat kapabilitas kendaraan berbasis CSH (Chery)

Pelatihan difokuskan pada teknologi inti sistem CSH, termasuk pemahaman three-electric system, diagnosis sistem pengisian daya, standar pembongkaran dan pemasangan baterai, serta pengujian performa kendaraan.

Langkah tersebut dilakukan seiring ekspansi kendaraan energi baru Chery di pasar internasional. Perusahaan menilai peningkatan kemampuan purnajual perlu berjalan paralel dengan pertumbuhan penjualan kendaraan elektrifikasi.

Melalui program ini, Chery menargetkan kualitas layanan yang konsisten dan profesional bagi pelanggan di berbagai negara.

2. Metode pelatihan teori dan praktik

Chery J6T di IIMS 2026 (CSI)

Chery menerapkan pendekatan kombinasi pembelajaran teori dan praktik lapangan. Metode ini ditujukan agar teknisi tidak hanya memahami prinsip teknis, tetapi juga mampu menangani kondisi kendaraan secara langsung.

Pendekatan praktik dinilai penting karena kompleksitas teknologi elektrifikasi memerlukan akurasi diagnosis serta prosedur perawatan khusus. Dengan demikian, teknisi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pekerjaan sekaligus menjaga performa kendaraan pelanggan.

3. Rencana pembangunan pusat pelatihan regional

Chery Tiggo 8 CSH sabet penghargaan (CSI)

Sebagai kelanjutan program global tersebut, Chery berencana mendirikan empat pusat pelatihan regional pada 2026 di Amerika Latin, Asia, Timur Tengah, dan Eropa. Fasilitas tersebut akan menyediakan dukungan teknis yang lebih terlokalisasi, menyesuaikan karakteristik pasar, kondisi lingkungan, serta kebutuhan pengguna di masing-masing wilayah.

Pengembangan jaringan pelatihan ini menjadi bagian komitmen perusahaan membangun ekosistem layanan global yang sejalan dengan perkembangan teknologi kendaraan mereka.

Editorial Team