Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Chery Uji Baterai Solid-State di Mobil Listrik Mulai 2027

Chery Uji Baterai Solid-State di Mobil Listrik Mulai 2027
Chery Fulwin X3L (chery.cn)
  • Chery akan memulai verifikasi baterai solid-state langsung pada kendaraan pada 2027, dengan keselamatan sebagai syarat utama sebelum teknologi dipakai secara luas.
  • Baterai solid-state Rhino S diklaim memiliki kepadatan energi 400–600 Wh/kg dan potensi jarak tempuh hingga 1.500 km; Exeed ES8 disiapkan untuk uji jalan.
  • Chery menyiapkan investasi 10 miliar yuan untuk pengembangan, sementara afiliasinya Anwa menargetkan produksi massal baterai 500 Wh/kg pada 2027.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Chery semakin serius mengembangkan teknologi baterai solid-state untuk kendaraan listrik. Produsen otomotif asal China tersebut berencana melakukan pengujian langsung teknologi baterai generasi baru itu pada kendaraan mulai 2027.

Rencana tersebut disampaikan Chairman Chery, Yin Tongyue, dalam World Power Battery Conference 2026 di Yibin, Sichuan, pada 3 September 2026. Chery juga menyiapkan investasi besar untuk mengembangkan teknologi tersebut hingga tahap penggunaan pada kendaraan.

  1. 1. Chery mulai uji baterai solid-state pada 2027

    Foto 4 - Di tengah genangan air, Chery J6 menampilkan ketangguhan khas SUV listrik off-road, memberikan rasa percaya diri saat menghadapi kondisi jalan yang menantang (1).jpeg
    Chery J6 (Chery Indonesia)

    Yin Tongyue mengungkapkan Chery akan memulai verifikasi baterai solid-state pada kendaraan pada 2027. Pengujian di kondisi nyata menjadi tahap penting untuk mengetahui kemampuan baterai ketika digunakan dalam berbagai kondisi berkendara, bukan hanya berdasarkan hasil pengujian di laboratorium.

    Mengutip laporan CarNewsChina.com, Chery juga menegaskan aspek keselamatan menjadi perhatian utama sebelum teknologi tersebut digunakan secara luas. Yin mengatakan Chery tidak akan memasukkan solusi teknologi apa pun ke kendaraan apabila tingkat keamanannya belum memadai. Prinsip yang sama berlaku untuk teknologi baterai generasi berikutnya, termasuk baterai solid-state.

  2. 2. Baterai baru diklaim punya kepadatan energi tinggi

    Screen Shot 2025-09-19 at 2.03.24 PM.png
    Chery Fulwin X3L (chery.cn)

    Pada Maret 2026, Chery telah mengumumkan lini baterai solid-state Rhino S. Teknologi tersebut akan tersedia dalam beberapa varian sel dengan kepadatan energi antara 400 Wh/kg hingga 600 Wh/kg. Menurut informasi dari Chery, kendaraan listrik yang menggunakan baterai tersebut nantinya berpotensi memiliki jarak tempuh hingga 1.500 kilometer dalam sekali pengisian.

    Salah satu kendaraan yang disiapkan untuk pengujian jalan dengan baterai solid-state adalah Exeed ES8. Selain teknologi solid-state sepenuhnya, Chery juga berencana mulai memasang baterai solid-liquid atau semi-solid pada kendaraan pada kuartal keempat 2026. Perusahaan menyebut telah mencapai kepadatan energi 400 Wh/kg pada sel baterai solid-state yang dikembangkannya.

  3. 3. Chery siapkan investasi Rp33 triliun untuk pengembangan

    Screen Shot 2025-09-19 at 2.01.41 PM.png
    Chery Fulwin X3L (chery.cn)

    Pengembangan baterai solid-state menjadi proyek jangka panjang bagi Chery. Perusahaan asal Wuhu tersebut menyiapkan investasi sebesar 10 miliar yuan atau sekitar 1,5 miliar dolar AS untuk penelitian dan pengembangan teknologi baterai ini.

    Chery juga memiliki perusahaan afiliasi bernama Anwa New Energy Technology yang sebelumnya telah memulai produksi percobaan sampel rekayasa sel baterai solid-state. Perusahaan tersebut mendapat dukungan dari Gotion High-Tech dan memiliki fasilitas dengan kapasitas produksi yang direncanakan mencapai 1,25 GWh per tahun. Anwa menargetkan produksi massal baterai dengan kepadatan energi 500 Wh/kg pada 2027.

    Langkah Chery tersebut menunjukkan persaingan pengembangan baterai solid-state di China semakin ketat. Sejumlah produsen dan perusahaan baterai lain juga menargetkan produksi percobaan atau pengujian teknologi serupa pada 2027. Dengan demikian, tahun tersebut berpotensi menjadi periode penting bagi perkembangan baterai solid-state sebelum teknologi ini digunakan secara lebih luas pada kendaraan listrik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More