Setiap mesin pasti mengalami dua kondisi utama saat dinyalakan: cold start dan warm start. Cold start terjadi saat mesin benar-benar dingin, biasanya setelah lama tidak digunakan. Sementara warm start terjadi ketika mesin masih dalam kondisi hangat.
Banyak yang menganggap semua start itu sama saja. Padahal, beban yang diterima mesin di dua kondisi ini berbeda. Untuk memahami mana yang lebih berisiko, kita perlu melihat cara kerja mesin di masing-masing kondisi.
