Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Daftar Mobil yang Wajib Minum Pertamax Turbo
Ilustrasi mengisi bensin (Pexels/Andrea Piacquadio)
  • Harga Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.400 per liter, namun tetap wajib digunakan oleh mobil tertentu demi menjaga performa dan kesehatan mesin jangka panjang.
  • Kendaraan bermesin turbocharger, sportscar, hingga supercar seperti BMW M Series dan Ferrari membutuhkan RON 98 agar pembakaran optimal serta terhindar dari kerusakan akibat knocking.
  • Mobil mewah berstandar emisi Euro 4 dan Euro 5 disarankan memakai Pertamax Turbo karena kadar sulfurnya rendah, menjaga Catalytic Converter tetap awet dan ramah lingkungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lonjakan harga bahan bakar minyak nonsubsidi per 18 April 2026 telah menempatkan Pertamax Turbo di angka Rp19.400 per liter, sebuah harga yang cukup menantang bagi stabilitas finansial pemilik kendaraan. Meskipun harganya melambung tinggi, penggunaan bahan bakar dengan angka oktan (RON) 98 ini tetap menjadi keharusan yang tidak bisa dikompromi bagi jenis kendaraan tertentu demi menjaga kesehatan jangka panjang komponen internal mesin.

Pemilik kendaraan sering kali tergoda untuk turun kasta ke bahan bakar beroktan lebih rendah demi alasan penghematan biaya operasional harian. Namun, untuk mobil-mobil dengan spesifikasi mesin berperforma tinggi, tindakan tersebut justru merupakan langkah mundur yang berisiko memicu kerusakan fatal serta pembengkakan biaya perbaikan di kemudian hari akibat gejala knocking atau mesin menggelitik yang berkepanjangan.

1. Mobil bermesin turbocharger dan kompresi tinggi

Ilustrasi BWM Seri 1 (Pexels/bmw.co.id)

Kelompok pertama yang wajib menggunakan Pertamax Turbo adalah kendaraan yang telah dilengkapi dengan teknologi turbocharger generasi terbaru atau memiliki rasio kompresi mesin di atas 11:1. Mesin-mesin modern seperti pada Honda Civic RS, VW Golf, hingga jajaran mobil Mercedes-Benz dan BMW membutuhkan bahan bakar yang tidak mudah terbakar secara prematur akibat tekanan tinggi di dalam ruang bakar. Oktan 98 pada Pertamax Turbo memberikan ketahanan terhadap tekanan tersebut, memastikan ledakan terjadi tepat saat busi memercikkan api.

Jika mesin-mesin canggih ini dipaksa menggunakan bahan bakar beroktan rendah seperti Pertamax (RON 92) atau bahkan Pertalite, sensor detonasi pada mesin akan bekerja ekstra keras untuk menyesuaikan waktu pembakaran. Hal ini mengakibatkan penurunan tenaga yang sangat signifikan dan konsumsi bahan bakar yang justru menjadi lebih boros. Dalam jangka panjang, penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai spek pada mesin kompresi tinggi akan meninggalkan kerak karbon yang tebal pada piston dan katup, yang pada akhirnya memicu kerusakan komponen mesin yang biayanya jauh melampaui selisih harga bahan bakar.

2. Deretan mobil sport dan kategori super premium

Ilustrasi mobil sport (Pexels/Quentin Martinez)

Kendaraan yang masuk dalam kategori sportscar atau supercar seperti Porsche, Ferrari, hingga varian performa tinggi seperti BMW M Series atau Mercedes-AMG adalah penghuni tetap jalur pengisian Pertamax Turbo di SPBU. Mesin-mesin ini dirancang untuk mencapai putaran mesin (RPM) yang sangat tinggi dengan tingkat kepresisian yang luar biasa. Bahan bakar RON 98 bukan sekadar saran bagi mobil jenis ini, melainkan prasyarat mutlak agar sistem komputer mesin tidak masuk ke dalam mode darurat atau limp mode.

Teknologi penyemprotan bahan bakar langsung (direct injection) pada mobil-mobil ini sangat sensitif terhadap kualitas dan kebersihan bahan bakar. Pertamax Turbo yang dilengkapi dengan formula Ignition Boost membantu menjaga sistem injeksi tetap bersih dan memastikan pembakaran terjadi sesempurna mungkin. Bagi kolektor atau pemilik mobil sport, mengeluarkan biaya Rp19.400 per liter adalah bentuk investasi untuk menjaga nilai aset dan memastikan performa mobil tetap berada di titik maksimal saat dipacu di lintasan balap maupun jalan raya.

3. Mobil mewah dengan standar emisi euro 4 dan euro 5

Toyota Land Cruiser (toyota.astra.co.id)

Seiring dengan semakin ketatnya regulasi lingkungan, banyak mobil mewah keluaran terbaru di Indonesia yang kini diwajibkan memenuhi standar emisi Euro 4 atau bahkan Euro 5. Mobil-mobil seperti Mazda CX-series terbaru atau Toyota kasta tertinggi memerlukan bahan bakar dengan kandungan sulfur yang sangat rendah agar tidak merusak komponen Catalytic Converter pada sistem pembuangan. Pertamax Turbo memenuhi kriteria ini dengan kadar sulfur yang jauh lebih rendah dibandingkan jenis bensin lainnya di pasar domestik.

Memaksakan bensin dengan kandungan sulfur tinggi pada mobil berstandar emisi tinggi akan memperpendek umur komponen penyaring gas buang tersebut. Mengingat harga Catalytic Converter untuk mobil mewah bisa mencapai puluhan juta rupiah, penggunaan Pertamax Turbo menjadi pilihan yang lebih logis secara ekonomi dalam jangka panjang. Meski harga per liternya terasa berat di dompet saat ini, kebebasan dari masalah mesin menggelitik dan jaminan emisi yang bersih membuat bahan bakar RON 98 ini tetap menjadi pilihan utama bagi kendaraan kelas atas yang mengutamakan kualitas di atas segalanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team