ilustrasi mobil listrik (pexels.com/Kindel Media)
Langkah terakhir, jangan terburu-buru membeli. Luangkan waktu untuk membandingkan harga beberapa unit dengan model dan tahun produksi yang sama. Perhatikan kondisi baterai, garansi, fitur, dan kelengkapan dokumen saat kamu menawar harga.
Jika kapasitas baterai sudah berkurang atau garansi hampir habis, kamu bisa menggunakannya sebagai bahan negosiasi. Jadi, dengan riset pasar yang matang, kamu akan lebih mudah mendapatkan mobil listrik bekas dengan harga yang realistis dan kondisi yang baik.
Itulah beberapa tips beli mobil listrik bekas yang bisa kamu terapkan. Jadi, sudah siap berburu mobil listrik impianmu?
Apa hal pertama yang perlu diperhatikan saat membeli mobil listrik bekas? | Hal pertama adalah kondisi baterai. Pastikan kapasitas dan kesehatannya masih baik karena baterai merupakan komponen paling mahal pada mobil listrik. |
Bagaimana cara memeriksa kondisi baterai mobil listrik bekas? | Kamu bisa meminta laporan State of Health (SoH) baterai dari dealer atau melakukan pengecekan di bengkel resmi. SoH di atas 80 persen biasanya masih tergolong bagus. |
Apakah penting memeriksa riwayat servis mobil listrik bekas? | Sangat penting. Riwayat servis menunjukkan apakah mobil dirawat sesuai standar pabrikan, termasuk perawatan sistem kelistrikan dan software. |
Apakah mobil listrik bekas masih bergaransi? | Beberapa unit masih memiliki garansi baterai hingga 8 tahun atau 160.000 km, tergantung merek dan kebijakan dealer. Pastikan untuk menanyakan sisa masa garansinya. |
Bagaimana memastikan mobil listrik bekas masih efisien? | Periksa jarak tempuh per pengisian (range). Jika berkurang drastis dari klaim pabrikan, itu bisa jadi tanda degradasi baterai. |