Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dashcam Aktif Semalaman, Aki Mobil Berpotensi Tekor?
ilustrasi dashcam mobil (pexels.com/Toa55)
  • Dashcam yang aktif saat mesin mati dapat menguras aki karena arus terus digunakan tanpa pengisian dari alternator, terutama pada perangkat dengan fitur pemantau gerakan, jaringan, dan kamera malam.
  • Kondisi serta kapasitas aki memengaruhi kecepatan daya turun; aki tua lebih rentan. Tanpa pengaman arus, dashcam dapat menguras aki hingga batas kritis dalam 24-48 jam.
  • Modul pemutus arus otomatis dapat menghentikan pasokan saat tegangan aki rendah. Baterai cadangan eksternal juga memungkinkan dashcam merekam ketika parkir tanpa membebani aki utama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamera mobil yang menyala semalaman bisa membuat aki cepat habis. Kamera yang punya banyak fitur memakai listrik lebih banyak. Aki tua juga lebih cepat lemah. Dalam 24 sampai 48 jam, mobil mungkin susah dinyalakan. Orang bisa memakai alat pemutus listrik atau baterai cadangan supaya kamera tetap merekam dan aki aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penggunaan kamera dasbor atau kamera pengawas kendaraan kini semakin populer di kalangan pemilik mobil sebagai alat bukti keselamatan di jalan raya. Namun, kebiasaan membiarkan perangkat elektronik ini terus menyala saat mesin kendaraan dimatikan sering kali menimbulkan kekhawatiran tersendiri terkait dengan kondisi ketahanan daya pada aki utama.

Kamera yang tetap aktif bekerja dalam mode pantau parkir memang memberikan perlindungan ekstra dari potensi kejahatan maupun risiko benturan yang tidak terduga. Kendati demikian, pasokan arus listrik yang terus mengalir tanpa adanya pengisian ulang dari komponen sistem alternator dapat membuat daya simpan aki menyusut dalam waktu yang relatif singkat.

1. Faktor konsumsi daya listrik dan kapasitas baterai utama

ilustrasi dashcam mobil (pexels.com/nudphon pheungsuwong)

Setiap unit kamera dasbor memiliki tingkat konsumsi daya listrik yang berbeda-beda tergantung pada spesifikasi teknis dan fitur yang tertanam di dalamnya. Kamera dengan spesifikasi standar umumnya hanya membutuhkan arus listrik yang relatif kecil, sedangkan model canggih yang dilengkapi fitur pemantau gerakan, sambungan jaringan, serta pemrosesan gambar malam hari akan menyedot daya listrik jauh lebih besar.

Kecepatan penurunan daya simpan listrik ini juga sangat dipengaruhi oleh kapasitas serta kondisi kesehatan aki kendaraan yang digunakan. Aki yang sudah berusia tua atau memiliki penurunan fungsi penyimpanan akan lebih cepat mengalami penurunan tegangan secara drastis jika dibandingkan dengan aki baru berkapasitas besar yang masih berada dalam kondisi sangat prima.

2. Perkiraan durasi waktu hingga daya aki mulai melemah

ilustrasi dashcam mobil (pexels.com/Eric Mclean)

Dalam kondisi mesin mati total, kamera dasbor yang terus aktif tanpa dilengkapi sistem pengaman arus umumnya dapat menguras daya simpan aki hingga batas kritis dalam kurun waktu 24 hingga 48 jam. Durasi pengurasan daya ini bisa menjadi jauh lebih cepat apabila kendaraan tidak mengalami proses pengisian ulang dan ditinggalkan dalam keadaan terparkir lama.

Apabila tegangan listrik pada aki menyusut hingga di bawah batas minimum yang dibutuhkan untuk menyalakan sistem transmisi mesin, kendaraan akan mengalami kegagalan proses starter. Hal ini tentu memicu situasi yang sangat menyulitkan di mana kendaraan mendadak mogok dan tidak dapat dinyalakan sama sekali saat hendak digunakan untuk mobilitas harian.

3. Solusi pencegahan agar penyimpanan daya tetap aman

ilustrasi aki mobil (vecteezy.com/Worawuth Sawaengsuk)

Pemasangan modul pemutus arus otomatis atau perangkat sambungan kabel khusus menjadi langkah pencegahan yang sangat efektif untuk memproteksi kondisi aki kendaraan. Perangkat pelindung ini bekerja dengan cara memutus aliran listrik menuju kamera dasbor secara otomatis begitu mendeteksi tegangan aki sudah menyentuh batas ambang terendah yang telah ditentukan secara aman.

Pilihan solusi lain yang dapat diterapkan adalah dengan memanfaatkan unit baterai cadangan eksternal yang khusus dirancang untuk menopang kebutuhan daya kamera saat terparkir. Penggunaan sumber daya terpisah ini memastikan kamera pengawas tetap dapat merekam lingkungan sekitar secara maksimal tanpa perlu khawatir mengorbankan ketahanan daya simpan pada aki utama kendaraan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article