Ferrari Luce EV segera Mengaspal, Apa Saja Fitur Unggulannya?

- Ferrari resmi memperkenalkan Luce, mobil listrik murni pertamanya yang menandai langkah besar pabrikan menuju era elektrifikasi dengan desain dan teknologi kabin revolusioner.
- Interior Luce dirancang oleh LoveFrom, studio Jony Ive dan Marc Newson, menghadirkan kabin bebas plastik dengan material kaca Gorilla Glass, kulit premium, serta aluminium anodisasi.
- Luce menawarkan performa ekstrem dengan akselerasi 0–100 km/jam dalam 2,5 detik dan jarak tempuh hingga 530 km, menjadikannya simbol kemewahan eksklusif bagi kolektor kelas atas.
Era elektrifikasi global kini kedatangan sebuah simbol kemewahan baru yang radikal, Ferrari Luce. Kehadiran mobil listrik murni pertama dari pabrikan berlogo kuda jingkrak ini berhasil memicu perbincangan hangat di kalangan pencinta otomotif dunia dunia.
Alih-alih sekadar mengganti mesin bensin dengan motor listrik, Maranello memilih untuk merombak total pendekatan desain tradisional mereka. Langkah berani ini melahirkan sebuah super sedan ikonik yang siap menetapkan standar baru dalam hal estetika dan teknologi kabin.
1. Desain interior bebas plastik garapan mantan maestro Apple

Terobosan paling kontroversial dari proyek ini adalah penunjukan LoveFrom, studio desain eksternal pimpinan dua mantan desainer Apple, Sir Jony Ive dan Marc Newson. Berdasarkan ulasan dari situs otomotif Australia, drive.com, kolaborasi ini membawa perspektif baru yang belum pernah ada sebelumnya. CEO Ferrari, Benedetto Vigna, menyatakan, “Jika bekerja dengan orang yang sama, jika selalu bekerja di tempat yang sama, hanya ada satu hal yang kami katakan: sudut pandang akan menyempit.”
Hasilnya adalah kabin super mewah yang sepenuhnya bebas dari material plastik. Sebagai gantinya, interior mobil didominasi oleh material kaca Gorilla Glass tahan gores, kulit premium, dan aluminium anodisasi. Bahkan instrumen kluster dibuat berbentuk tiga dial mandiri dengan lensa kaca presisi tinggi buatan Samsung yang bergerak dinamis mengikuti kolom kemudi.
2. Performa monster dan jarak tempuh tinggi tanpa kompromi

Meski mengusung bahasa desain berteknologi tinggi khas gawai modern, identitas kecepatan tinggi khas Maranello tetap terjaga. Sistem penggerak canggih mobil ini dirancang untuk memaksimalkan efisiensi tanpa mengorbankan stabilitas berkendara. Melalui fitur Launch Mode yang ikonik, layar pusat instrumen akan menampilkan hitungan mundur otomatis selama lima detik.
Karakter agresif ini didukung oleh fakta bahwa akselerasi kendaraan dari posisi diam hingga kecepatan 100 km/jam mampu tuntas hanya dalam waktu 2,5 detik saja. Kehebatan rekayasa mekanis ini dipadukan dengan daya jelajah baterai yang luar biasa, di mana kendaraan diklaim sanggup menempuh jarak maksimal hingga 530 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh.
3. Estimasi harga super eksklusif bagi kaum miliarder

Dengan statusnya sebagai mobil listrik pertama dalam sejarah Ferrari serta keterlibatan desainer legendaris sekelas Jony Ive, kendaraan ini dipastikan membawa label harga yang sangat fantastis. Walaupun pihak pabrikan belum merilis angka ritel resmi ke publik, kombinasi eksklusivitas teknologi kabin bebas plastik, penggunaan material canggih seperti serat karbon, serta performa motor listrik kelas atas menempatkannya di kasta tertinggi pasar kendaraan listrik ultra-mewah. Para pengamat otomotif memprediksi nilai jualnya akan jauh melampaui lini produk konvensional saat ini, menjadikannya sebuah investasi prestisius yang hanya bisa dijangkau oleh segelintir kolektor elit di seluruh dunia.


















