Bahan bakar minyak atau BBM menjadi kebutuhan penting bagi jutaan kendaraan di Indonesia setiap hari. Di stasiun pengisian bahan bakar, masyarakat biasanya dihadapkan pada pilihan BBM subsidi dan non-subsidi yang memiliki karakteristik berbeda. Meski sama-sama digunakan untuk menggerakkan kendaraan, keduanya memiliki sejumlah perbedaan yang cukup signifikan.
Perbedaan tersebut gak hanya berkaitan dengan harga, tetapi juga menyangkut kualitas, target pengguna, hingga kebijakan pemerintah. Memahami perbedaan BBM subsidi dan non-subsidi dapat membantu masyarakat lebih bijak dalam memilih bahan bakar sesuai kebutuhan kendaraan masing-masing. Karena itu, menarik untuk mengenal lebih jauh berbagai hal yang membedakan keduanya, yuk simak bersama.
