Mobil Tiongkok Diprediksi Kuasai Paruh Pasar Otomotif Australia 2035

- Kendaraan buatan Tiongkok diproyeksikan menguasai 58% pasar mobil baru Australia pada 2035, setara hampir 900.000 unit per tahun.
- Pada Juni, merek Tiongkok meraih 35,5% pangsa pasar Australia, melampaui Jepang; BYD mendekati Toyota, sementara GWM dan Chery masuk 10 besar.
- Lonjakan penjualan kendaraan listrik baterai mendorong dominasi Tiongkok; lebih dari 80% EV terjual pada Juni diproduksi pabrikan Tiongkok.
Pasar otomotif Australia sedang mengalami pergeseran peta kekuatan yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Laporan terbaru yang dikutip dari carnewschina.com mengungkapkan bahwa kendaraan buatan Tiongkok diproyeksikan akan menguasai separuh lebih pasar mobil baru di Australia pada tahun dua ribu tiga puluh lima.
Lembaga Australian Automotive Dealer Association memperkirakan pangsa pasar tersebut akan mencapai lima puluh delapan persen atau setara hampir sembilan ratus ribu unit per tahun. Angka ini melonjak tajam dibandingkan estimasi sebelumnya dan membuktikan bahwa proses transisi menuju kendaraan listrik berlangsung jauh lebih cepat dari perkiraan awal.
1. Tiongkok menggeser posisi jepang sebagai pemasok utama

Tiongkok telah resmi menggeser posisi Jepang sebagai sumber kendaraan baru terbesar bagi konsumen di Australia. Data penjualan bulan Juni menunjukkan bahwa pabrikan Tiongkok berhasil menguasai tiga puluh lima koma lima persen pasar, jauh mengungguli Jepang yang berada di posisi kedua serta Thailand dan Korea Selatan di urutan berikutnya.
Persaingan antarmerek juga menunjukkan perubahan dramatis pada papan atas penjualan bulanan. Merek BYD menempel ketat posisi Toyota di puncak penjualan dengan selisih yang sangat tipis, sementara merek lain seperti GWM dan Chery berhasil menembus jajaran sepuluh besar merek terlaris.
2. Pertumbuhan pesat adopsi kendaraan listrik berbasis baterai

Peningkatan dominasi ini didorong oleh pertumbuhan penjualan kendaraan listrik berbasis baterai yang melonjak lebih dari seratus persen secara tahunan. BYD berhasil melesat menjadi merek kendaraan listrik terlaris di Australia pada paruh pertama tahun ini, melampaui capaian penjualan Tesla dan Geely.
"Hasil penjualan kendaraan baru di bulan Juni menunjukkan bahwa transisi (kendaraan listrik) terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya, khususnya bagi produsen asal China," ujar James Voortman, CEO AADA. Lebih dari delapan puluh persen kendaraan listrik yang terjual di Australia pada bulan Juni dilaporkan merupakan hasil manufaktur dari pabrikan China.
3. Transformasi terbesar dalam sejarah industri otomotif australia

Ketiadaan fasilitas manufaktur mobil penumpang berskala besar di dalam negeri membuat Australia sangat bergantung pada pasokan impor dari negara luar. Kondisi geopolitik dan industri ini dimanfaatkan secara maksimal oleh para produsen China untuk memperluas jangkauan ekspor kendaraan energi baru mereka ke pasar global.
Lembaga AADA menggambarkan fenomena ini sebagai salah satu transformasi paling signifikan dalam sejarah pasar otomotif Australia. Masuknya berbagai merek baru serta perubahan preferensi konsumen terhadap teknologi ramah lingkungan dipastikan akan terus memperkuat posisi Tiongkok di masa depan.


















