- Kepanikan, pengendara yang panik tak akan bisa berpikir jernih dan akhirnya gagal melakukan pengereman
- Kondisi jalan, jalanan yang basah, berlubang, atau tidak rata bisa membuat pengereman semakin sulit
- Kecepatan kendaraan, semakin cepat melaju maka pengereman jadi makin sulit
- Kondisi ban, ban yang gundul biasanya licin dan bisa membuat kendaraan tergelincir
- Bobot kendaraan, semakin berat maka kendaraan butuh jarak yang lebih jauh untuk melakukan pengereman
- Sistem pengereman, tiap kendaraan punya sistem yang berbeda. Alhasil, kamu harus mengaplikasikan teknik pengereman tergantung sistem yang ada di kendaraan.
Teknik Pengereman Darurat Mobil dan Motor, Begini Caranya

Teknik pengereman darurat motor dilakukan dengan kombinasi rem depan dan belakang, menjaga ban tetap lurus, serta menutup gas cepat.
Pengereman darurat mobil dibedakan antara sistem ABS dan non-ABS; pengemudi perlu menyesuaikan tekanan pedal rem menggunakan metode Pulse atau Treshold and Avoid.
Keberhasilan pengereman dipengaruhi oleh faktor seperti kepanikan, kondisi jalan, kecepatan, ban, bobot kendaraan, dan sistem rem.
Jalanan bisa menjadi tempat yang sangat berbahaya. Kamu bisa bertemu dengan lubang, gundukan tanah, bahkan terkadang ada mobil yang berhenti secara tiba-tiba.
Untuk itu, kamu harus menguasai berbagai teknik pengereman agar bisa selamat dari kejadian tak terduga di jalanan. Salah satu yang harus dikuasai adalah teknik pengereman darurat mobil dan motor yang dilakukan dengan cara memainkan rem belakang, gas, serta rem depan.
Mau tahu bagaimana cara melakukannya dan metode seperti apa yang digunakan? Cari tahu di bawah ini, yuk!
Table of Content
1. Teknik pengereman darurat motor
Saat berada dalam kecepatan tinggi, motor sering tidak stabil sehingga pengereman sulit dilakukan. Jika salah melakukan pengereman, kamu bisa tergelincir dan akhirnya jatuh dari motor.
Dilansir laman resmi Suzuki, Johanes Lucky selaku Chief Instructor Safety Riding menjelaskan bahwa teknik pengereman darurat motor dilakukan dengan perpaduan menekan rem depan dan belakang. Pertama, kamu harus memastikan ban dalam kondisi lurus dan tidak sedang berbelok. Kemudian, tutup gas dengan cepat agar motor mulai berhenti secara perlahan. Setelah gas ditutup segera tarik rem depan hingga penuh.
Dalam waktu sepersekian detik, segera tekan rem belakang hingga motor berhenti. Jika menggunakan motor bebek, kamu juga bisa menurunkan gigi rendah sebelum menekan rem. Setelah itu, tarik tuas kopling (jika pakai motor kopling).
Agar pengereman makin optimal, jari tangan harus berada di tuas rem setiap waktu. Sebab, keterlembatan menekan rem belakang sebentar saja bisa membuat ban depan tergenlincir, motor ngesot, dan akhirnya kamu akan jatuh. Kecepatan dan respon yang baik juga sangat penting ketika melakukan pengereman darurat.
2. Teknik pengereman darurat mobil

Teknik pengereman darurat mobil sering disebut sebagai panic braking dan metodenya agak berbeda dengan motor. Pasalnya, tekniknya dibagi menjadi dua, yaitu untuk mobil dengan teknologi ABS (Anti-lock Braking System) dan mobil tanpa ABS.
Pada mobil ABS pengendara hanya perlu menginjak pedal rem sekuat mungkin hingga mobil berhenti. Untuk mobil tanpa ABS terdapat dua teknik yang dianjurkan, yaitu Pulse dan Treshold and Avoid.
Teknik Pulse dilakukan dengan cara menginjak rem dan melepasnya secara terus menerus hingga mobil berhenti. Teknik tersebut dilakukan agar mobil tetap stabil. Treshold and Avoid dilakukan dengan cara meremas pedal hingga mobil kembali stabil dan terkendali. Setelah itu, lakukan gerakan menghindar agar mobil tidak menabrak apapun yang ada di depannya.
3. Faktor yang memengaruhi keberhasilan pengereman darurat
Dalam keadaan darurat, biasanya orang-orang akan sulit berpikir jernih. Karena itu, proses pengereman menjadi lebih sulit untuk dilakukan.
Ada banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan pengereman darurat. Di bawah ini beberapa di antaranya:
Penggunaan teknik pengereman darurat mobil dan motor yang baik bisa menyelamatkanmu dari kecelakaan. Sebagai pengendara kamu juga harus siap dengan segala kemungkinan di jalanan. Jangan kebut-kebutan, berkendara dengan santai, dan pastikan rem berfungsi dengan baik.
FAQ seputar teknik pengereman darurat mobil dan motor
| Bagaimana teknik pengereman darurat mobil dan motor? | Teknik pengeraman darurat motor dilakukan dengan kombinasi penekanan rem depan dan belakang. Sementara itu, teknik pengereman darurat mobil harus menyesuaikan sistem rem yang dipakai. |
| Apakah teknik pengereman darurat harus dikuasai oleh semua pengendara? | Iya, teknik pengereman darurat harus dikuasai oleh semua pengendara. Jika tak menguasainya, keselamatanmu menjadi taruhannya. |
| Apa yang terjadi jika sistem pengereman darurat gagal dilakukan? | Jika pengereman darurat gagal, maka bisa terjadi tabrakan, membahayakan pengguna jalan lain, pengemudi jatuh dari kendaraan, bahkan mampu merenggut nyawa. |




















