Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jaecoo J5 EV dengan teknologi V2L (Dok. Jaecoo)
  • Jaecoo memperkenalkan J5 EV di Camponaria Bogor, 31 Oktober–1 November 2026, sebagai kendaraan listrik yang mendukung aktivitas berkemah, musik, wellness, dan alam terbuka.

  • Teknologi Vehicle-to-Load berdaya maksimal 3,3 kW memungkinkan baterai J5 EV memasok listrik untuk ponsel, lampu tenda, proyektor, kompor listrik, serta area pengisian daya.

  • J5 EV memiliki ground clearance 200 mm dan bagasi 480 liter yang dapat diperluas menjadi 1.180 liter, untuk menunjang perjalanan outdoor dan kebutuhan perlengkapan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
31 Oktober–1 November 2026

Jaecoo memperkenalkan J5 EV dalam acara Camponaria di Panorama HJP Land, Sukaharja, Bogor. Teknologi V2L kendaraan digunakan untuk menyediakan area pengisian daya perangkat elektronik bagi pengunjung berkemah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Jaecoo memperkenalkan pemanfaatan teknologi Vehicle-to-Load (V2L) pada J5 EV untuk menyuplai listrik bagi perangkat elektronik selama kegiatan berkemah Camponaria.
  • Who?
    Jaecoo, J5 EV, pengunjung Camponaria, serta Brand Manager Omoda & Jaecoo Indonesia Alexander Haimir terlibat dalam kegiatan pengenalan kendaraan tersebut.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Panorama HJP Land, Sukaharja, Bogor, dengan area singgah yang menyediakan pengisian daya perangkat elektronik melalui J5 EV.
  • When?
    Camponaria digelar selama 24 jam pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
  • Why?
    Jaecoo memanfaatkan Camponaria untuk memperkenalkan J5 EV melalui pengalaman penggunaan teknologi kendaraan listrik dalam aktivitas musik, wellness, dan alam terbuka.
  • How?
    Energi baterai J5 EV disalurkan melalui adaptor V2L berdaya keluaran maksimal 3,3 kW untuk mengisi ponsel, menyalakan lampu tenda, proyektor, dan kompor listrik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mobil listrik Jaecoo J5 EV datang ke acara kemah di Bogor. Mobil ini bisa memberi listrik untuk isi daya ponsel, lampu tenda, proyektor, dan kompor listrik. Mobilnya juga lebih tinggi untuk jalan yang tidak rata. Bagasinya besar untuk membawa tenda dan barang kemah. Jaecoo ingin mobil ini bisa dipakai di kota dan saat liburan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jaecoo J5 EV menunjukkan bagaimana kendaraan listrik dapat menyatu dengan aktivitas luar ruang secara praktis. Teknologi V2L menyediakan daya untuk kebutuhan sederhana saat berkemah, sementara ground clearance dan ruang bagasi yang fleksibel mendukung perjalanan membawa perlengkapan. Pengalaman langsung di Camponaria membuat manfaat tersebut terasa dekat dengan ritme mobilitas dan waktu luang pengunjung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Kendaraan listrik kini tidak hanya dituntut mampu menunjang mobilitas sehari-hari, tetapi juga harus bisa mengikuti beragam aktivitas penggunanya. Hal ditunjukkan Jaecoo melalui kehadiran J5 EV dalam acara Camponaria yang berlangsung di Panorama HJP Land, Sukaharja, Bogor, pada 31 Oktober–1 November 2026.

Mengusung tema Off Grid, Into Rhythm, Camponaria menghadirkan pengalaman berkemah selama 24 jam yang memadukan musik, aktivitas wellness, dan kegiatan di alam terbuka.

Dalam acara tersebut, Jaecoo J5 EV diperkenalkan sebagai kendaraan listrik yang tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga bisa mendukung kebutuhan pengunjung selama beraktivitas di luar ruangan.

1. Teknologi V2L Jaecoo J5 EV bisa menyuplai listrik saat berkemah

Jaecoo J5 EV diperkenalkan sebagai kendaraan listrik yang tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga bisa mendukung kebutuhan pengunjung selama beraktivitas di luar ruangan (Dok. Jaecoo)

Salah satu teknologi yang dimanfaatkan dalam acara Camponaria adalah Vehicle-to-Load (V2L) pada Jaecoo J5 EV. Teknologi ini memungkinkan energi dari baterai kendaraan disalurkan ke perangkat elektronik eksternal melalui adaptor yang sesuai.

Jaecoo J5 EV memiliki daya keluaran V2L maksimal 3,3 kW. Kapasitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan selama berkemah, mulai dari mengisi daya ponsel, menyalakan lampu tenda, hingga mengoperasikan proyektor dan kompor listrik.

Penggunaan sejumlah perangkat tetap harus memperhatikan total kebutuhan daya agar tidak melampaui kapasitas keluaran sistem.

Di area Camponaria, teknologi tersebut dimanfaatkan untuk menghadirkan area singgah yang dilengkapi fasilitas pengisian daya perangkat elektronik. Area ini sekaligus menjadi tempat pengunjung beristirahat dan berkumpul di sela-sela kegiatan.

“Kami melihat Camponaria sebagai kesempatan untuk memperkenalkan J5 EV melalui pengalaman yang dekat dengan gaya hidup pengunjung. Saat orang datang untuk menikmati musik, alam, dan kebersamaan, kami ingin J5 EV hadir dengan manfaat yang bisa mereka rasakan langsung,” ujar Brand Manager Omoda & Jaecoo Indonesia, Alexander Haimir.

2. Ground clearance 200 mm mendukung perjalanan ke alam terbuka

Jaecoo J5 modifikasi di IMX 2026 (IDN Times/Fadhliansyah)

Sebagai SUV listrik, Jaecoo J5 EV dibekali ground clearance setinggi 200 mm. Jarak antara bagian bawah kendaraan dan permukaan jalan tersebut memberikan ruang yang lebih memadai ketika kendaraan harus melewati permukaan jalan tidak rata, termasuk akses menuju lokasi berkemah.

Karakter tersebut menjadi salah satu aspek yang ditonjolkan Jaecoo untuk menggambarkan kemampuan J5 EV dalam mendukung mobilitas di luar kawasan perkotaan. Dengan begitu, kendaraan ini tidak hanya diposisikan sebagai teman perjalanan harian, tetapi juga untuk perjalanan akhir pekan.

Selain kemampuan melintasi berbagai kondisi jalan, kapasitas bagasi turut menjadi perhatian bagi pengguna yang gemar melakukan aktivitas outdoor. Jaecoo J5 EV memiliki ruang bagasi berkapasitas 480 liter.

Kapasitas tersebut dapat diperluas hingga 1.180 liter dengan melipat kursi baris kedua. Fleksibilitas ini memungkinkan pengguna membawa berbagai perlengkapan perjalanan, seperti tenda, kursi lipat, tas, hingga kebutuhan berkemah lainnya.

3. Jaecoo J5 EV diposisikan sebagai pendamping gaya hidup urban

Deretan Jaecoo J5 dengan body kit (Dok. Jaecoo)

Kehadiran Jaecoo J5 EV di Camponaria juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kendaraan listrik melalui pendekatan gaya hidup. Pengunjung tidak hanya melihat kendaraan sebagai produk otomotif, tetapi juga bisa merasakan pemanfaatan teknologinya secara langsung dalam kegiatan sehari-hari.

Alexander mengatakan kendaraan perlu mampu mengikuti kebutuhan dan aktivitas penggunanya, baik ketika digunakan untuk bekerja maupun menikmati waktu luang.

“Bagi kami, kendaraan perlu bisa mengikuti gaya hidup penggunanya. Pada hari kerja, J5 EV menemani mobilitas di kota. Saat akhir pekan, kendaraan ini siap diajak mencari suasana baru di luar kota. Inilah yang ingin kami hadirkan melalui J5 EV sebagai pendamping gaya hidup urban,” tambah Alexander.

Melalui partisipasi di Camponaria, Jaecoo ingin memperlihatkan bahwa kendaraan listrik dapat memiliki fungsi lebih luas dari sekadar sarana transportasi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article