Jakarta, IDN Times – Kasus Hyundai Ioniq 5 milik influencer Aa Juju yang viral di media sosial mulai mendapatkan respons lebih lanjut dari Hyundai. Tak hanya PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) yang menyampaikan permintaan maaf dan melakukan penelusuran, supervisor sales dari diler Hyundai Gowa Fatmawati yang terlibat perselisihan dengan Juju juga telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
Kasus ini bermula ketika Juju mengungkap pengalamannya menggunakan Ioniq 5 yang dibeli secara tunai. Ia menyoroti sejumlah persoalan pada mobilnya, termasuk kendala fast charging, aki yang soak setelah mobil diparkir paralel dalam waktu lama, hingga kendaraan yang sempat tidak dapat digunakan.
Persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi sorotan terhadap layanan sales dan aftersales Hyundai.
