Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Mesin Harus Dimatikan Saat Mengisi BBM di SPBU?
ilustrasi isi bensin (unsplash.com/Jesse Donoghoe)
  • Mematikan mesin saat mengisi BBM mengurangi potensi sumber penyulut di area yang terdapat uap bahan bakar mudah terbakar.
  • Saat mesin menyala, sistem pengapian, kelistrikan, kipas, alternator, pompa bahan bakar, dan perangkat elektronik dapat tetap bekerja selama pengisian.
  • Pengemudi perlu mematikan mesin, menghindari rokok dan sumber api, serta mengikuti arahan petugas dan aturan keselamatan SPBU.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Saat isi bensin di SPBU, mesin mobil atau motor harus dimatikan. Bensin punya uap yang gampang terbakar. Mesin yang hidup punya listrik dan bagian yang bekerja. Ini bisa jadi bahaya. Kita juga tidak boleh merokok atau main api. Setelah tangki tertutup, mesin boleh dinyalakan lagi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mematikan mesin ketika mengisi bahan bakar bukan sekadar aturan yang dibuat tanpa alasan. Kebiasaan tersebut berkaitan dengan upaya mengurangi berbagai sumber risiko di sekitar area pengisian BBM yang memiliki uap bahan bakar mudah terbakar.

Meski peluang terjadinya kebakaran sangat kecil dalam kondisi normal, area SPBU tetap membutuhkan pengendalian sumber panas dan sumber penyulut. Karena itu, pengemudi sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan setiap kali melakukan pengisian bahan bakar.

1. Mengurangi sumber penyulut di sekitar BBM

ilustrasi isi bensin (pexels.com/Gustavo Fring)

BBM menghasilkan uap yang dapat bercampur dengan udara di sekitar kendaraan ketika proses pengisian berlangsung. Uap tersebut memiliki sifat mudah terbakar sehingga sumber penyulut perlu dijauhkan dari area pengisian. Mesin kendaraan yang sedang menyala berarti terdapat sistem kelistrikan dan komponen yang bekerja secara aktif.

Mematikan mesin membantu mengurangi aktivitas komponen kendaraan selama pengisian. Langkah sederhana ini menjadi bagian dari prinsip keselamatan di SPBU, bersama dengan larangan merokok dan menjauhkan sumber api dari area pengisian. Tujuannya bukan karena setiap mesin yang menyala pasti menyebabkan kebakaran, tetapi untuk mengurangi kemungkinan munculnya sumber penyulut ketika uap BBM berada di sekitar kendaraan.

2. Sistem kelistrikan tetap bekerja ketika mesin menyala

ilustrasi isi bensin (unsplash.com/Ali Mkumbwa)

Ketika mesin hidup, berbagai sistem kendaraan tetap aktif. Sistem pengapian pada mobil atau motor bermesin pembakaran juga bekerja untuk menjaga mesin tetap menyala. Selain itu, kipas, alternator, pompa bahan bakar, dan perangkat elektronik tertentu dapat beroperasi sesuai kebutuhan kendaraan.

Mematikan mesin membuat sebagian besar aktivitas tersebut berhenti selama proses pengisian. Hal ini merupakan tindakan pencegahan yang sederhana dan tidak membutuhkan waktu lama. Pengemudi cukup memastikan kendaraan berhenti dengan aman, mematikan mesin, kemudian mengikuti arahan petugas SPBU sebelum proses pengisian dimulai.

3. Kebiasaan kecil untuk mencegah risiko besar

ilustrasi kunci mobil (unsplash.com/Jonathan Castañeda)

Sebagian orang mungkin merasa mematikan mesin tidak terlalu penting karena selama ini pengisian BBM berjalan aman. Namun, keselamatan justru dibangun dari kebiasaan yang dilakukan secara konsisten. Risiko kebakaran memang tidak selalu terjadi, tetapi konsekuensinya bisa sangat serius jika muncul di area yang terdapat bahan bakar dan uap BBM.

Selain mematikan mesin, pengemudi sebaiknya tidak merokok, tidak menyalakan sumber api, dan mengikuti petunjuk keselamatan di SPBU. Hindari pula menggunakan ponsel secara sembarangan ketika proses pengisian berlangsung jika aturan di lokasi melarangnya. Setelah pengisian selesai dan penutup tangki sudah terpasang dengan benar, mesin dapat kembali dinyalakan untuk melanjutkan perjalanan.

Mematikan mesin saat mengisi BBM pada dasarnya merupakan langkah pencegahan yang sangat sederhana. Tidak ada keuntungan berarti dari membiarkan mesin tetap menyala selama beberapa menit pengisian, sementara mematikannya membantu mengurangi aktivitas sumber penyulut di sekitar bahan bakar. Karena itu, kebiasaan kecil ini sebaiknya tetap dilakukan setiap kali mengisi BBM.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article