Keputusan untuk menurunkan kelas bahan bakar minyak (BBM) dari Pertamax menjadi Pertalite sering kali diambil oleh pemilik kendaraan demi menekan pengeluaran harian. Apalagi saat ini harga Pertamax mengalami kenaikan cukup signifikan, dari semula Rp12.300 menjadi Rp16.250. Tak mengejutkan kalau banyak orang kemudian berpikir untuk hijrah ke Pertalite.
Secara sekilas, perbedaan kedua jenis bensin ini hanya terlihat pada nominal harga dan warna cairannya saja. Namun keduanya mengandung kadar oktan yang berbeda. Pertamax memiliki angka oktan atau Research Octane Number (RON) 92, sedangkan Pertalite memiliki standar RON 90. Perbedaan nilai oktan inilah yang menjadi pemicu munculnya berbagai efek berantai pada sistem mekanis di dalam ruang bakar kendaraan.
Apa jadinya kalau nekat beralih dari Pertamax ke Pertalite?
