ilustrasi AC mobil (pexels.com/Sindra FS)
Getaran yang muncul saat AC dinyalakan kadang bukan karena sistem AC menjadi sumber masalah utama. AC hanya menambah beban mesin, sementara komponen lain yang sebenarnya sudah lemah akhirnya memperlihatkan gejalanya.
Salah satu bagian yang perlu diperiksa adalah engine mounting. Komponen ini berfungsi menopang mesin sekaligus meredam getaran agar tidak langsung diteruskan ke bodi dan kabin. Jika mounting mulai rusak, getaran mesin akan terasa lebih kuat.
Kondisi pembakaran mesin juga dapat menjadi penyebab. Busi yang mulai lemah, injektor kotor, atau gangguan pada sistem pengapian bisa membuat putaran mesin kurang stabil. Ketika AC menambah beban, ketidakstabilan tersebut semakin mudah terasa.
Jangan lupa memperhatikan kapan getaran muncul. Apakah hanya saat mobil berhenti, ketika AC pertama kali menyala, atau justru terus terjadi selama AC digunakan. Informasi sederhana seperti ini dapat membantu menemukan sumber masalah dengan lebih cepat.
AC memang menambah beban kerja mesin, tetapi mobil seharusnya tidak sampai bergetar berlebihan. Jika getaran makin kuat, jangan hanya mengejar kabin dingin, karena bisa jadi mesin sedang memberi tanda bahwa ada komponen yang butuh perhatian.