Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mobil Sudah Dilapis Nano Coating, Masih Perlu Ditutup Cover Saat Parkir?
ilustrasi cover mobil (image by Gemini)

Pengaplikasian nano coating memang memberikan perlindungan ekstra serta efek kilau yang memukau pada bodi kendaraan. Namun, timbul pertanyaan di kalangan pemilik kendaraan mengenai perlunya penggunaan penutup atau cover saat kendaraan diparkir dalam jangka waktu lama.

Sebagian orang menganggap bahwa lapisan pelindung kimia ini sudah cukup untuk melindungi bodi dari berbagai gangguan cuaca. Pemahaman mengenai fungsi kombinasi antara perlindungan kimia dan fisik sangat penting untuk menjaga kondisi cat kendaraan tetap sempurna.

1. Perlindungan fisik dari debu kotoran dan potensi goresan halus

ilustrasi cover mobil (image by Gemini)

Meskipun nano coating memiliki tingkat kekerasan tinggi, lapisan ini tidak sepenuhnya kebal terhadap gesekan atau benturan benda padat. Penutup kendaraan tetap dibutuhkan untuk memberikan perlindungan fisik langsung dari debu kasar, ranting pohon yang jatuh, atau kotoran burung. Kotoran burung yang bersifat sangat asam bahkan bisa merusak lapisan pelindung jika dibiarkan menempel terlalu lama.

Selain itu, gesekan tidak sengaja dari hewan peliharaan atau orang yang melintas di sekitar area parkir dapat memicu timbulnya goresan. Penggunaan penutup yang tepat akan menjadi benteng pertahanan pertama sebelum potensi bahaya fisik menyentuh lapisan nano coating. Kombinasi perlindungan ini akan membuat kilau bodi terlindungi dengan jauh lebih maksimal.

2. Meminimalisasi pemaparan cuaca ekstrem dan sinar ultraviolet

ilustrasi cover mobil (pexels.com/Mathias Reding)

Sinar ultraviolet dari matahari terik yang menyengat secara terus-menerus dapat mempercepat proses degradasi lapisan nano coating. Panas berlebih juga dapat membuat kerapatan molekul pelindung melemah seiring berjalannya waktu. Penggunaan cover mobil saat diparkir di luar ruangan secara efektif memblokir paparan sinar matahari langsung.

Di sisi lain, air hujan asam yang sering menggenang di permukaan bodi juga berpotensi meninggalkan water spot atau jamur jika mengering secara alami. Penutup berbahan tepat dapat mencegah kontak langsung antara air hujan dan bodi kendaraan. Langkah pencegahan ini sangat membantu dalam mempertahankan efektivitas dan usia pakai dari lapisan pelindung tersebut.

3. Pemilihan bahan penutup yang tepat agar tidak merusak lapisan

ilustrasi cover mobil (pexels.com/Alari Tammsalu)

Penggunaan penutup kendaraan tetap disarankan dengan catatan wajib memilih bahan yang berkualitas serta bersirkulasi udara baik atau breathable. Bahan penutup yang kaku, kasar, atau kedap udara justru dapat mengunci kelembapan di bawah bodi dan memicu timbulnya jamur. Kelembapan yang terperangkap juga berisiko mengikis permukaan nano coating lebih cepat.

Selain itu, kondisi kendaraan harus dipastikan dalam keadaan bersih dan kering sebelum ditutup dengan sarung pelindung. Menutup kendaraan yang masih berdebu dapat menyebabkan gesekan antara partikel debu dan bodi saat kain penutup dipasangkan. Dengan pemilihan kain yang lembut dan penerapan yang benar, manfaat perlindungan nano coating akan bertahan jauh lebih lama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article