Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pengiriman Global Chery Naik 102,4 Persen, EV Compact Makin Dilirik

Pengiriman Global Chery Naik 102,4 Persen, EV Compact Makin Dilirik
Lampu rem Chery Q (IDN Times/Fadhliansyah)
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • Chery Group mencatat pengiriman global 251.386 unit pada April 2026, naik 25,2 persen dari tahun sebelumnya berkat meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik compact dan hybrid.
  • Dari Januari hingga April 2026, ekspor Chery mencapai 570.884 unit atau naik 66,3 persen, dengan pertumbuhan signifikan di pasar Eropa dan Inggris terutama pada segmen NEV.
  • Chery fokus memperkuat teknologi elektrifikasi melalui kolaborasi dengan NVIDIA, Qualcomm, dan CATL, menilai mobil hybrid serta EV makin relevan bagi konsumen Indonesia yang mencari efisiensi mobilitas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Chery Group mencatat performa positif di pasar global sepanjang April 2026. Produsen otomotif asal China tersebut membukukan total pengiriman kendaraan sebanyak 251.386 unit atau naik 25,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan tersebut turut didorong pertumbuhan kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) yang mulai mendapat respons positif di berbagai negara, termasuk tren kendaraan listrik compact dan hybrid yang perlahan mulai dilirik konsumen Indonesia.

1. EV Compact jadi salah satu pendorong pertumbuhan

Mobil listrik Chery E5 EV facelift berwarna putih diparkir di area uji coba dengan pembatas kerucut oranye dan biru di sekitarnya.
Tampilan fascia Chery E5 EV facelift (IDN Times/Fadhliansyah)

Pertumbuhan kendaraan elektrifikasi menjadi salah satu faktor utama yang mendongkrak performa Chery secara global. Pada April 2026, pengiriman NEV Chery mencapai 100.276 unit atau meningkat 63,8 persen secara tahunan.

Beberapa model baru bahkan mencatat angka pemesanan tinggi sejak masa pre-sale. Fulwin T9L meraih 21.248 pesanan, Luxeed V9 mencatat lebih dari 22.500 pesanan dalam 72 jam, sementara all-new QQ3 mengumpulkan lebih dari 50 ribu pesanan pada hari peluncurannya.

Model all-new QQ3 juga mencatat pengiriman 13.612 unit di bulan pertama. Chery menilai tingginya minat tersebut menunjukkan tren kendaraan listrik compact yang mulai dianggap cocok untuk mobilitas perkotaan karena dinilai lebih praktis dan efisien.

2. Ekspor Chery tembus 570 ribu unit

Dua orang berada di dalam mobil listrik Chery E5 EV facelift, salah satunya sedang mengemudi dengan layar digital besar di dashboard.
Impresi singkat menyetir Chery E5 EV facelift (IDN Times/Fadhliansyah)

Sepanjang Januari hingga April 2026, Chery Group membukukan total pengiriman global sebanyak 853.098 unit. Dari jumlah tersebut, pengiriman internasional mencapai 570.884 unit atau meningkat 66,3 persen dibanding tahun lalu.

Chery juga mengklaim masih mempertahankan posisi sebagai produsen otomotif China dengan volume ekspor tertinggi. Basis pengguna global mereka kini disebut telah melampaui 19,38 juta pengguna, termasuk lebih dari 6,41 juta pengguna internasional.

Di pasar Eropa dan Inggris, Chery mencatat pertumbuhan signifikan. Pada kuartal pertama 2026, pengiriman di Inggris dan Uni Eropa mencapai 76.825 unit atau naik 241 persen secara tahunan. Bahkan, penjualan NEV di kawasan tersebut naik hingga 729 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

3. Hybrid dan EV dinilai relevan untuk pasar Indonesia

689c431c-32ab-4c11-8e79-3e5e1cb51efc.jpeg
Chery Tiggo V merupakan SUV serbaguna (IDN Times/Fadhliansyah)

Selain memperkuat ekspansi global, Chery juga menegaskan fokus pada kualitas dan pengembangan teknologi kendaraan elektrifikasi. Setiap model diklaim harus melewati lebih dari 3.000 professional tests dan lebih dari 80 extreme tests sebelum dipasarkan.

Chery juga menggandeng sejumlah perusahaan teknologi global seperti NVIDIA, Qualcomm, dan CATL untuk pengembangan intelligent mobility, smart cockpit, hingga ekosistem renewable energy.

Mobil hybrid dan EV dianggap Chery mulai menarik perhatian konsumen karena dinilai lebih efisien untuk penggunaan harian, terutama di tengah fluktuasi harga BBM dan kebutuhan mobilitas urban yang terus berkembang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Related Articles

See More