Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Penting, Ini Panduan Memilih Oli Sesuai Spesifikasi Mesin
Panduan memilih oli mesin kendaraan (Dok. Istimewa)
  • Pemilik kendaraan disarankan menjadikan buku manual sebagai acuan utama untuk memilih oli, termasuk standar dan tingkat kekentalan yang sesuai karakteristik mesin.
  • Oli terlalu kental atau encer dapat memengaruhi pelumasan bila tidak sesuai rekomendasi pabrikan; penggantian berkala juga diperlukan agar fungsinya tetap optimal.
  • Selain oli, jenis BBM berkualitas perlu disesuaikan dengan spesifikasi mesin dan rekomendasi buku manual demi menjaga kinerja kendaraan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mulianto dari Pertamina Lubricants bilang kita harus lihat buku manual kendaraan sebelum pilih oli. Oli tidak boleh terlalu kental atau terlalu encer kalau mesin tidak cocok. Oli juga harus diganti tepat waktu. Bensin yang dipakai harus cocok dengan mesin juga. Ini membantu mesin tetap bekerja baik dan perjalanan lebih nyaman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Panduan ini menempatkan buku manual sebagai rujukan praktis bagi pemilik kendaraan untuk merawat mesin secara lebih tepat. Dengan menyesuaikan oli, jadwal penggantian, dan BBM pada spesifikasi pabrikan, perawatan harian menjadi lebih terarah, sehingga kinerja mesin dapat terjaga sekaligus mendukung pengalaman berkendara yang nyaman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Memilih oli mesin tidak cukup hanya berdasarkan merek atau waktu penggantian. Spesifikasi pelumas yang digunakan juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan mesin sebagaimana tercantum dalam buku manual kendaraan.

Senior Analyst PCO & Specialties PT Pertamina Lubricants, Mulianto, mengatakan penggunaan oli yang sesuai spesifikasi pabrikan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga performa mesin.

“Kami selalu mengimbau konsumen untuk tidak hanya memperhatikan waktu penggantian oli, tetapi juga memahami spesifikasi pelumas yang digunakan. Dengan memilih oli yang tepat dan menggantinya secara berkala sesuai rekomendasi buku manual kendaraan, performa mesin dapat tetap terjaga dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman,” jelas Mulianto belum lama ini.

1. Jadikan manual book sebagai acuan utama

Ilustrasi mengganti oli mesin mobil (Dok. Istimewa)

Setiap kendaraan dirancang dengan karakteristik mesin dan kebutuhan pelumasan yang berbeda. Karena itu, pemilik kendaraan sebaiknya menjadikan buku manual sebagai rujukan utama sebelum memilih oli.

Manual book umumnya mencantumkan standar dan tingkat kekentalan pelumas yang sesuai dengan mesin.

Informasi tersebut menjadi dasar untuk menentukan produk oli yang dapat digunakan, termasuk produk dari Pertamina Lubricants seperti lini pelumas Pertamina yang tersedia dalam berbagai spesifikasi.

Mulianto menegaskan bahwa pemilihan pelumas seharusnya tidak dilakukan hanya berdasarkan anggapan bahwa oli dengan tingkat kekentalan tertentu selalu lebih baik.

“Setiap kendaraan memiliki kebutuhan spesifikasi oli yang berbeda. Oli yang terlalu kental maupun terlalu encer dapat mempengaruhi performa pelumasan apabila tidak sesuai dengan karakteristik mesin. Karena itu, yang terpenting adalah menggunakan oli dengan spesifikasi yang direkomendasikan oleh pabrikan kendaraan,” katanya.

2. Pentingnya interval penggantian oli

Pentingnya memilih oli sesuai spesifikasi mesin (Dok. Istimewa)

Selain spesifikasi, interval penggantian oli juga perlu diperhatikan. Mengganti oli secara berkala sesuai rekomendasi pabrikan membantu memastikan pelumas tetap bekerja sebagaimana fungsinya dalam sistem mesin.

Perawatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kinerja mesin sekaligus mempertahankan kenyamanan berkendara dalam penggunaan sehari-hari.

3. BBM juga perlu disesuaikan dengan spesifikasi mesin

Ilustrasi mengganti oli mesin motor (Dok. Istimewa)

Perawatan kendaraan tidak hanya berkaitan dengan pelumas. Jenis bahan bakar yang digunakan juga perlu disesuaikan dengan karakteristik mesin dan rekomendasi pabrikan.

Menurut Mulianto, penggunaan BBM berkualitas yang sesuai dengan spesifikasi mesin menjadi bagian penting dalam menjaga kinerja kendaraan secara optimal.

“Selain itu, penggunaan BBM berkualitas yang sesuai dengan spesifikasi mesin dan rekomendasi pabrikan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kinerja kendaraan secara optimal,” ujarnya.

Ia kembali menekankan pentingnya memperhatikan rekomendasi buku manual kendaraan ketika memilih BBM.

“Pemilihan BBM pun harus diperhatikan. Menggunakan BBM berkualitas yang sesuai dengan spesifikasi mesin dan rekomendasi buku manual kendaraan untuk menjaga performa mesin,” tambah Mulianto.

Curated For You

Editorial Team

Related Article