Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pernah Laku Ribuan, Penjualan Xiaomi SU7 Ultra Kini Anjlok

Xiaomi SU7 Ultra (Carnewschina)
Xiaomi SU7 Ultra (Carnewschina)
Intinya sih...
  • Penjualan Xiaomi SU7 Ultra mengalami penurunan drastis setelah awalnya mencapai 2.000-3.000 unit per bulan, hanya terjual 45 unit pada Desember 2025.
  • Tantangan posisi produk disebabkan oleh preferensi konsumen yang beralih ke SUV dan model keluarga listrik yang lebih fungsional, serta isu teknis ringan dan persepsi negatif.
  • Xiaomi Auto tetap menunjukkan resistensi yang kuat di pasar EV dengan varian lain seperti SU7 standar dan YU7 SUV yang berhasil mempertahankan angka penjualan stabil.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sempat disambut antusias oleh pasar China, Xiaomi SU7 Ultra diposisikan sebagai lambang kemampuan Xiaomi dalam menghadirkan kendaraan listrik berperforma tinggi.

Mengutip Carnewschina, sayangnya dalam hitungan bulan, realitas penjualan membalikkan ekspektasi, dan dari angka yang masih menjanjikan, SU7 Ultra kini mulai ditinggalkan konsumen.

1. Alami penurunan penjualan yang cukup parah

Xiaomi SU7 Ultra
Xiaomi SU7 Ultra, Dok. Xiaomi

Pada kuartal pertama hingga pertengahan 2025, respons pasar terhadap SU7 Ultra sempat menggembirakan. Angka penjualan konsisten berada di kisaran 2.000–3.000 unit per bulan, dengan puncaknya mencapai lebih dari 3.000 unit di Maret.

Ini merupakan prestasi yang layak dicatat untuk produk EV yang baru memasuki pasar, terlebih di tengah persaingan ketat dengan merek-merek yang lebih mapan di segmen listrik.

Namun memasuki September 2025, tren penjualan mulai anjlok drastis. Statistik menunjukkan penurunan bertahap dari ratusan unit, hingga akhirnya hanya 45 unit yang terjual pada Desember 2025, angka yang sangat jauh dari capaian puncak beberapa bulan sebelumnya.

Penurunan tajam ini kemudian menjadi sorotan utama analis industri, yang melihat adanya gesekan antara persepsi hype awal dengan dinamika preferensi konsumen yang lebih memilih kendaraan utilitas ketimbang performa ekstrim.

2. Tantangan posisi produk dan preferensi konsumen

Xiaomi SU7 Ultra punya performa tinggi (Carnewschina)
Xiaomi SU7 Ultra punya performa tinggi (Carnewschina)

Salah satu faktor yang dianggap mempengaruhi merosotnya penjualan SU7 Ultra adalah segmen pasar yang sangat spesifik. Varian Ultra dirancang sebagai sedan performa tinggi yang menyasar pembeli dengan kebutuhan ekstrem dalam hal kecepatan dan akselerasi, bukan pembeli EV pada umumnya.

Di tengah preferensi konsumen China yang semakin bergeser ke SUV dan model keluarga listrik yang lebih fungsional, keunggulan performa tinggi menjadi nilai jual yang relatif terbatas.

Selain itu, sejumlah isu berbeda muncul ketika produk mulai dipasarkan secara lebih luas. Isu teknis ringan dan persepsi negatif soal klaim performa di berbagai forum online turut memunculkan wacana bahwa ekspektasi awal terhadap mobil ini terlalu tinggi untuk pasar luas.

3. Posisi Xiaomi Auto di tengah dinamika EV

Xiaomi SU7 Ultra, Pecahkan Rekor Baru untuk Mobil Listrik Mewah..jpg
Xiaomi SU7 Ultra, Dok. Xiaomi

Walaupun SU7 Ultra menjadi studi kasus tentang dinamika pasar EV performa tinggi, pencapaian Xiaomi Auto secara keseluruhan tetap menunjukkan resistensi yang kuat. Varian lain seperti SU7 standar dan YU7 SUV berhasil mempertahankan angka penjualan yang lebih stabil dan menjadi ujung tombak volume penjualan perusahaan.

Xiaomi Auto juga menempati posisi yang semakin kuat di antara produsen kendaraan energi baru di China, dengan target penjualan tahunan yang masih ambisius untuk tahun 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Bau Sangit setelah Ngebut, Apakah Normal?

04 Feb 2026, 11:05 WIBAutomotive