Panduan Upgrade Pengereman Motor untuk Harian dan Touring

- Kampas rem merupakan langkah pertama upgrade pengereman motor
- Selang rem braided membantu menjaga tekanan hidrolik tetap stabil
- Master rem dan kaliper bisa di-upgrade setelah kampas dan selang rem
Jakarta, IDN Times - Upgrade pengereman sering jadi langkah pertama saat pemilik motor mulai memikirkan keselamatan sekaligus performa.
Bukan cuma soal motor bisa berhenti, tapi seberapa konsisten, seberapa presisi, dan seberapa percaya diri pengendara saat menarik tuas rem, baik di lalu lintas harian maupun saat berkendara agresif.
Masalahnya, banyak yang langsung tergoda ganti kaliper besar tanpa memahami urutan upgrade yang tepat. Padahal, pengereman itu sistem yang saling terhubung. Kalau mau efektif dan efisien, ada komponen yang seharusnya diganti lebih dulu sebelum melangkah ke level berikutnya.
1. Kampas rem, komponen awal yang paling terasa

Kalau bicara upgrade pengereman, kampas rem merupakan jawaban paling logis untuk langkah pertama. Komponen ini langsung bersentuhan dengan piringan dan sangat menentukan karakter pengereman motor.
Mengganti kampas standar ke tipe aftermarket, baik organik performa, semi-metalik, atau sintered, bisa langsung meningkatkan daya cengkeram tanpa ubahan besar.
Selain lebih pakem, kampas rem performa biasanya lebih stabil di suhu tinggi. Artinya, risiko rem “ngempos” saat dipakai berulang bisa ditekan. Biayanya relatif terjangkau, pemasangannya mudah, dan efeknya langsung terasa, terutama untuk pemakaian harian.
2. Selang rem jadi kunci konsistensi tekanan

Setelah kampas, selang rem sering kali jadi bottleneck yang terlupakan. Selang bawaan pabrik umumnya berbahan karet, yang bisa mengembang saat menerima tekanan tinggi. Akibatnya, feel tuas rem terasa kurang padat meski kampas sudah bagus.
Mengganti ke selang rem braided berbahan baja membantu menjaga tekanan hidrolik tetap stabil. Tarikan tuas jadi lebih solid dan respons rem lebih presisi. Upgrade ini sangat terasa saat pengereman mendadak atau saat motor dipacu di kecepatan tinggi.
3. Master rem dan kaliper, tahap upgrade lanjutan

Baru setelah dua komponen awal di-upgrade, master rem atau kaliper layak dipertimbangkan. Master rem dengan diameter piston yang tepat bisa mengubah karakter tuas, lebih pendek, lebih keras, dan lebih presisi. Sementara kaliper performa menawarkan distribusi tekanan yang lebih merata ke kampas.
Namun, upgrade di tahap ini butuh perhitungan matang. Salah spesifikasi bisa membuat rem terlalu galak atau justru tidak nyaman untuk harian.
Idealnya, penggantian master dan kaliper dilakukan saat motor memang membutuhkan peningkatan performa pengereman yang signifikan.


















