Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Strategi Hyundai Taklukkan China: Luncurkan 20 Model Mobil Baru!
ilustrasi mobil Hyundai Ioniq 5 (Unsplash.com/Hyundai Motor Group)
  • Hyundai berencana meluncurkan 20 model baru dalam lima tahun untuk memperkuat posisinya di pasar otomotif Tiongkok, dimulai dengan debut kendaraan listrik Ioniq V di Auto China 2026.
  • Perusahaan menggandakan investasi melalui strategi 'In China, For China, To Global', menargetkan penjualan 500.000 unit pada 2030 dan menjadikan Tiongkok sebagai basis produksi serta ekspor utama.
  • Ioniq V hadir dengan teknologi lokal seperti baterai CATL dan sistem Momenta, menampilkan desain futuristik serta interior digital canggih yang mencerminkan transformasi Hyundai menuju pengembangan berbasis ekosistem Tiongkok.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Hyundai Motor resmi mengumumkan langkah ambisius untuk memperkuat posisinya di pasar otomotif terbesar dunia dengan rencana meluncurkan 20 model baru dalam lima tahun ke depan. Komitmen ini diawali dengan debut Ioniq V, kendaraan listrik khusus pasar Tiongkok yang diperkenalkan pada ajang Auto China 2026 di Beijing.

Langkah ini menandai transformasi besar bagi pabrikan asal Korea Selatan tersebut dalam menghadapi persaingan ketat dari produsen lokal. Hyundai kini memilih untuk lebih mengandalkan teknologi dan desain lokal guna menarik kembali minat konsumen di tengah gempuran merek-merek elektrik domestik yang semakin dominan.

1. Komitmen investasi tiga kali lipat di pasar otomotif Tiongkok

Mobil Hyundai Ioniq 5 (pexels.com/Hyundai Motor Group)

Dalam sebuah pertemuan media di Beijing, CEO Global Hyundai, José Muñoz, menegaskan bahwa perusahaan tidak akan mundur dari persaingan di Tiongkok. Sebaliknya, Hyundai justru melipatgandakan komitmennya melalui strategi "In China, For China, To Global" untuk mengejar target penjualan tahunan sebanyak 500.000 unit pada tahun 2030.

"Kami tidak meninggalkan Tiongkok. Kami melipatgandakan investasi (triple down) di sini," ujar José Muñoz sebagaimana dikutip dari laporan carnewschina.com. Melalui kerja sama dengan BAIC dalam usaha patungan Beijing Hyundai, perusahaan bertujuan menjadikan Tiongkok sebagai basis produksi utama, tidak hanya untuk pasar domestik tetapi juga sebagai hub ekspor ke wilayah Eropa, Inggris, hingga Timur Tengah.

2. Debut Ioniq V dengan teknologi canggih khusus lokal

Hyundai IONIQ 5 (dok. Hyundai)

Ioniq V hadir sebagai model produksi pertama di bawah submerek elektrik Ioniq yang dikembangkan khusus untuk kebutuhan konsumen Tiongkok. Berbeda dengan model global, kendaraan ini menggunakan platform yang dikembangkan bersama BAIC dan dibekali sistem pengisian daya 800 V serta baterai dari CATL. Kecanggihan teknisnya semakin lengkap dengan dukungan sistem bantuan pengemudi (driver-assistance) hasil kolaborasi bersama perusahaan otonom lokal, Momenta.

Secara dimensi, Ioniq V memiliki panjang 4.900 mm dengan jarak sumbu roda 2.900 mm yang menjanjikan ruang kabin luas. Berdasarkan data teknis, varian jarak jauh model ini diklaim mampu menempuh lebih dari 600 km dalam siklus CLTC. Hyundai juga memperkenalkan bahasa desain "The Origin" yang membedakan lini produk Tiongkok dengan model global mereka, menekankan profil siluet kurva tunggal yang futuristik.

3. Transformasi interior dan visi ekspor masa depan

Interior Hyundai Ioniq 6 (Hyundai)

Bagian dalam Ioniq V menawarkan pengalaman digital mutakhir dengan layar panorama raksasa berukuran 27 inci beresolusi 4K serta sistem audio Dolby Atmos. Fokus pada kenyamanan penumpang terlihat dari klaim ruang kaki yang sangat lega, baik di baris depan maupun belakang. Hyundai menyatakan akan berhenti sekadar membawa model global ke Tiongkok dan lebih memilih siklus pengembangan yang terintegrasi dengan ekosistem teknologi lokal.

Langkah berani ini diambil setelah Hyundai menghadapi tahun-tahun sulit akibat tekanan dari merek domestik seperti BYD dan Geely. Setelah peluncuran Ioniq V, Hyundai menjadwalkan kehadiran model SUV baru pada semester pertama tahun 2027 sebagai bagian dari rangkaian 20 model yang mencakup kendaraan listrik murni (BEV) dan plug-in hybrid. Dengan memperkuat daya saing di Tiongkok terlebih dahulu, Hyundai optimis dapat mengekspor produk berkualitas tinggi hasil pengembangan lokal ini ke pasar internasional.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team