Roadster terbaru mengusung tampilan minimalis dengan lampu depan tersembunyi, lampu belakang memanjang, serta elemen aerodinamika yang terintegrasi dengan bodi (Dok. Tesla)
Performa menjadi salah satu aspek paling menonjol dari Tesla Roadster terbaru. Dalam demonstrasi yang digelar beberapa hari lalu, kendaraan tersebut diperlihatkan memiliki kemampuan berakselerasi dari 0 hingga 60 mil per jam atau sekitar 96,6 km per jam dalam waktu kurang dari satu detik pada konfigurasi tertentu.
Angka tersebut merupakan klaim performa yang perlu dibedakan dari hasil pengujian independen terhadap mobil produksi.
Tesla menawarkan tiga konfigurasi Roadster, yakni Performance, Thrust, dan Rocket. Performance dirancang sebagai model yang dapat digunakan di jalan raya, dengan aerodinamika aktif dan sistem peningkat daya tekan.
Thrust menawarkan orientasi performa lebih ekstrem dengan tambahan pendorong gas dingin di bagian belakang kendaraan. Sementara itu, Rocket menjadi konfigurasi paling ambisius karena menggunakan pendorong yang ditempatkan di sekeliling kendaraan untuk menghasilkan dorongan ke depan, ke atas, maupun gerakan rotasi.
Tesla menyebut versi ini mampu melakukan manuver yang menyerupai penerbangan singkat. Meski begitu, perusahaan secara tegas menyatakan bahwa konfigurasi Rocket belum disetujui untuk digunakan di jalan umum.
Karena itu, kemampuan tersebut belum bisa disamakan dengan fitur kendaraan yang sudah memenuhi seluruh persyaratan keselamatan dan regulasi.