VinFast Jamin Nilai Jual Mobil Listrik hingga 66 Persen

- VinFast meluncurkan program Resale Value Guarantee yang menjamin nilai jual kembali mobil listrik hingga 66 persen pada tahun keempat kepemilikan.
- Program ini dirancang untuk mengatasi kekhawatiran konsumen terhadap depresiasi harga mobil listrik dan memberikan kepastian nilai kendaraan sejak tahun pertama.
- Sekitar 98 persen pengguna program memilih tukar tambah ke model VinFast terbaru, menunjukkan loyalitas tinggi dan keberhasilan menjaga ekosistem pelanggan.
Jakarta, IDN Times – Nilai jual kembali masih menjadi salah satu pertimbangan utama masyarakat sebelum membeli mobil listrik. Kekhawatiran harga kendaraan yang turun drastis setelah beberapa tahun digunakan membuat sebagian konsumen masih menunda beralih ke kendaraan berbasis baterai.
Melihat kondisi tersebut, VinFast menghadirkan program Resale Value Guarantee sebagai bentuk perlindungan terhadap depresiasi kendaraan listrik. Melalui program ini, perusahaan menjamin nilai jual kembali mobil hingga 66 persen pada tahun keempat kepemilikan.
1. Nilai jual dijamin sejak tahun pertama

Head of Training Department VinFast Indonesia, Rinaldi Ramdani mengatakan, Resale Value Guarantee menjadi salah satu program yang disiapkan perusahaan untuk memberikan rasa aman kepada konsumen ketika membeli mobil listrik. Menurutnya, skema tersebut berlaku sejak tahun pertama kepemilikan dengan nilai yang menurun secara bertahap hingga mencapai 66 persen pada tahun keempat.
“Resale Value Guarantee ini kami mulai dari tahun pertama kepemilikan, dari angka 80 persen hingga 66 persen di tahun keempat,” ujar Rinaldi di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Ia menilai, program tersebut menjadi salah satu pembeda VinFast karena tidak hanya menawarkan kendaraan listrik, tetapi juga memberikan kepastian mengenai nilai kendaraan ketika suatu saat ingin dijual kembali.
2. Dibuat untuk menjawab kekhawatiran konsumen

Rinaldi mengakui salah satu kekhawatiran terbesar masyarakat Indonesia terhadap mobil listrik adalah depresiasi harga jual. Banyak calon pembeli masih menganggap kendaraan listrik akan mengalami penurunan nilai yang lebih cepat dibanding mobil bermesin konvensional.
Karena itu, VinFast menghadirkan Resale Value Guarantee agar konsumen memiliki kepastian mengenai nilai kendaraannya beberapa tahun setelah pembelian.
“Program ini kami coba perkenalkan untuk meng-address anxiety konsumen terhadap nilai jual. Jadi kami jamin nilai jualnya di tahun keempat masih berada di angka 66 persen sehingga customer tidak perlu takut mobilnya turun terlalu jauh,” ujarnya.
Melalui skema tersebut, VinFast berharap keraguan masyarakat terhadap nilai jual kembali kendaraan listrik dapat berkurang sehingga keputusan untuk beralih ke EV menjadi lebih mudah.
3. Mayoritas konsumen memilih tukar tambah

Rinaldi menjelaskan, konsumen yang memanfaatkan Resale Value Guarantee memiliki dua pilihan ketika masa program berakhir. Mereka dapat menjual kendaraannya sesuai skema yang berlaku atau menukarnya dengan model VinFast yang lebih baru. Menariknya, sebagian besar pelanggan ternyata lebih memilih melakukan upgrade kendaraan dibanding hanya menjual mobilnya.
“Saat ini sekitar 98 persen memilih upgrade atau tukar tambah kendaraan,” ungkap Rinaldi.
Ia menambahkan, hingga saat ini sudah ada sekitar 128 transaksi yang memanfaatkan program tersebut. Sebagian besar berasal dari pemilik VF 3 yang beralih ke model yang lebih tinggi seperti VF 4 maupun MPV 7.
Menurutnya, tren tersebut menunjukkan program Resale Value Guarantee tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga mendorong konsumen tetap berada dalam ekosistem VinFast.




















