X9 Kena Recall di China, Begini Respons Xpeng Indonesia

Jakarta, IDN Times - Xpeng Indonesia masih melakukan pengecekan terhadap kemungkinan unit X9 di Tanah Air masuk dalam cakupan program recall yang dilakukan terhadap model tersebut di sejumlah pasar.
Pemeriksaan terutama menyasar sistem air suspension atau suspensi udara bagian depan yang sebelumnya menjadi perhatian di China.
Di China, Xpeng menarik kembali 33.473 unit X9 yang diproduksi pada 8 Agustus 2023 hingga 11 Agustus 2025. Recall tersebut berkaitan dengan potensi penurunan tingkat kedap udara pada front air spring yang dalam kondisi panas dan lembap dapat menyebabkan kebocoran udara secara perlahan.
Vice President Marketing Xpeng Indonesia, Hari Arifianto, mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan Xpeng Global untuk memastikan apakah terdapat batch produksi yang dipasarkan di Indonesia dan memiliki potensi masalah serupa.
“Air suspension kita masih kita dalami bareng-bareng sama teman-teman Xpeng global, apakah terimbas recall air suspension atau enggak,” kata Hari saat ditemui IDN Times di Tangerang Selatan, Senin (31/8/2026).
1. Xpeng Indonesia masih cek batch produksi

Xpeng siap dukung konsumen yang akan mudik Lebaran (Dok. Xpeng) Hari menegaskan, belum ada kepastian bahwa seluruh atau sebagian X9 yang beredar di Indonesia terdampak program recall. Menurut dia, pengecekan saat ini dilakukan untuk mengetahui secara spesifik batch produksi mana yang berpotensi terkait dengan masalah tersebut.
“Masih kita dalami, terdampak atau enggak,” ujar pria ramah ini.
Recall yang dilakukan di China sendiri tidak berlaku untuk seluruh X9. Program tersebut mencakup kendaraan dengan rentang produksi tertentu, sementara unit yang sudah menggunakan komponen versi terbaru tidak perlu menjalani penggantian.
Di Malaysia, program recall untuk X9 juga telah diumumkan dan kendaraan yang terkonfirmasi terdampak akan mendapatkan penggantian front air suspension assembly secara gratis.
Sementara Thailand menjalankan preventive service campaign untuk unit tertentu dan menyatakan New X9 tidak masuk dalam cakupan kampanye tersebut.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Xpeng Indonesia masih melakukan verifikasi sebelum menentukan apakah diperlukan tindakan serupa di pasar domestik.
2. Masalah berkaitan dengan air suspension

Review Xpeng X9 (IDN Times/Fadhliansyah) Masalah yang menjadi dasar recall berkaitan dengan komponen front air spring. Berdasarkan penjelasan dalam program recall China, variasi dalam proses produksi dapat menyebabkan tingkat kedap udara komponen tersebut menurun.
Jika digunakan dalam jangka panjang pada lingkungan dengan suhu dan kelembapan tinggi, komponen tersebut berpotensi mengalami kebocoran udara secara perlahan.
Kondisi itu dapat memunculkan peringatan pada panel instrumen dan dalam kondisi tertentu berpotensi memengaruhi pengendalian kendaraan.
Hari mengatakan kondisi panas ekstrem menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Ia juga menjelaskan gejala yang dapat dirasakan pemilik apabila terjadi gangguan pada sistem suspensi udara.
“Gejalanya kalau air suspension itu dia enggak bisa ngangkat lagi, jadi cenderung ambles,” ujar Hari.
Meski demikian, Hari mengatakan sejauh ini pihaknya belum menemukan kasus serupa pada X9 yang beredar di Indonesia.
“So far belum sih, kita masih terus dalami,” katanya.
3. Konsumen diminta lapor jika temui gejala pada suspensi

Ada layanan tambahan untuk perjalanan pengguna (Dok. Xpeng) Sembari melakukan pengecekan dengan Xpeng Global, Xpeng Indonesia meminta pemilik X9 segera menghubungi jaringan resmi apabila merasakan gangguan pada sistem suspensi.
Laporan dapat disampaikan melalui layanan pelanggan maupun diler. Xpeng kemudian akan melakukan pemeriksaan dan menentukan tindakan yang diperlukan terhadap kendaraan.
“Kalau ada pelanggan ngerasa ada gangguan dari suspension, dengan cepat kita koordinasi. Bisa lewat call center, lewat dilernya,” kata Hari.
Menurut Hari, keberadaan fasilitas produksi dan perakitan Xpeng di Indonesia juga dapat membantu apabila nantinya ditemukan unit yang membutuhkan penggantian komponen. Jika komponen tertentu dinyatakan masuk dalam batch bermasalah, penggantian dapat dilakukan sebelum kendaraan diproduksi.
“Kalau terdampak ya langsung diganti part-nya sebelum diproduksi,” ujarnya.
Dengan demikian, belum tepat menyebut X9 di Indonesia sudah terkena recall. Status unit di Tanah Air masih dalam tahap verifikasi bersama Xpeng Global, sementara program recall yang sudah berjalan secara resmi mencakup unit pada batch tertentu di China.















