Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Motor Bermasalah Saat Menerabas Hujan
ilustrasi ban motor (wahanahonda.com)
  • Hindari menyemprot motor kehujanan dengan air bertekanan tinggi secara dekat, terutama pada konektor kelistrikan, bearing, dan seal, karena air serta kotoran bisa masuk ke celah komponen.
  • Jangan langsung memarkir motor dalam kondisi basah; keringkan bagian seperti rantai, baut, dan sambungan logam untuk mengurangi risiko karat, lalu periksa pelumas rantai bila diperlukan.
  • Setelah melewati genangan, jangan memacu motor sebelum respons rem normal; gunakan rem bertahap di tempat aman dan lakukan pemeriksaan jika rem tetap kurang pakem atau berbunyi aneh.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Saat hujan, motor bisa kena air dan lumpur. Jangan semprot motor terlalu dekat dengan air kencang, karena air bisa masuk ke bagian kecil. Motor yang basah perlu dilap supaya tidak berkarat. Setelah lewat genangan, rem harus dicoba pelan-pelan di tempat aman. Kalau rem masih aneh, motor perlu diperiksa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Musim hujan membuat motor lebih sering berhadapan dengan air, genangan, lumpur, dan jalan yang licin. Namun, bukan hanya kondisi jalan yang perlu diperhatikan karena kebiasaan pengendara juga dapat memengaruhi kondisi motor.

Beberapa hal yang terlihat sepele bahkan sering dilakukan setelah motor kehujanan. Jika menjadi kebiasaan, tindakan tersebut bisa mempercepat munculnya masalah pada sejumlah komponen.

1. Langsung menyemprot motor dengan air bertekanan

ilustrasi cuci motor (pexels.com/Ivan Oboleninov)

Motor yang baru digunakan saat hujan biasanya dipenuhi cipratan lumpur dan kotoran. Karena ingin segera membersihkannya, sebagian orang langsung menggunakan semprotan air bertekanan tinggi. Cara tersebut memang dapat mengangkat kotoran, tetapi perlu dilakukan dengan hati-hati.

Semprotan bertekanan tinggi sebaiknya tidak diarahkan terlalu dekat ke konektor kelistrikan, bearing, seal, atau bagian lain yang tidak dirancang menerima tekanan air secara langsung. Air bertekanan dapat masuk ke celah tertentu dan mendorong kotoran semakin jauh ke dalam. Gunakan tekanan secukupnya dan arahkan semprotan dengan bijak.

2. Membiarkan motor basah tanpa dikeringkan

ilustrasi cuci motor (pexels.com/space_cat)

Setelah terkena hujan, motor sering langsung diparkir begitu saja. Kebiasaan ini terlihat tidak berbahaya, tetapi air yang tertinggal di sejumlah bagian dapat bercampur dengan kotoran dan mempercepat munculnya karat pada komponen tertentu.

Bagian seperti rantai, baut, sambungan logam, dan beberapa area tersembunyi perlu mendapat perhatian lebih. Setelah hujan, motor sebaiknya dikeringkan dengan lap bersih atau dibiarkan mengering di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Jika menggunakan motor dengan rantai, pelumas rantai juga perlu diperiksa dan diberikan kembali sesuai kebutuhan.

3. Tetap memaksa motor saat rem terasa berbeda

ilustrasi meriksa kondisi rem motor (freepik.com/peoplecreations)

Air hujan dan genangan dapat membuat karakter pengereman terasa berbeda untuk sementara. Permukaan cakram dan kampas yang basah, misalnya, bisa menyebabkan respons rem terasa tidak seperti biasanya ketika baru meninggalkan genangan.

Kebiasaan yang perlu dihindari adalah langsung melaju dengan kecepatan tinggi tanpa memastikan rem kembali bekerja normal. Setelah melewati genangan, gunakan rem secara bertahap di tempat yang aman untuk membantu mengembalikan respons pengereman. Jika rem tetap terasa kurang pakem, berbunyi tidak normal, atau tuas terasa berbeda, sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Merawat motor saat musim hujan sebenarnya tidak selalu membutuhkan langkah rumit. Menghindari kebiasaan kecil seperti menyemprot sembarangan, membiarkan motor terus basah, dan mengabaikan perubahan respons rem sudah bisa membantu menjaga kondisinya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article