Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Alasan Motor Sport 250cc Sepi Peminat

5 Alasan Motor Sport 250cc Sepi Peminat
ilustrasi motor sport 250cc (kawasaki-motor.co.id)

Beberapa tahun terakhir, motor sport 250cc semakin kurang diminati masyarakat umum. Hal ini dibuktikan dengan rendahnya harga bekasnya di pasaran. Padahal, motor sport 250cc mampu menawarkan tenaga mesin dan kecepatan yang mumpuni bagi pengendaranya.

Lantas, apa yang membuat motor segmen 250cc semakin jarang ditemui di jalanan? Setidaknya, ada lima hal yang mungkin bisa menjadi penyebabnya.

1. Harga sparepart yang mahal

ilustrasi servis motor (freepik.com/arthurhidden)
ilustrasi servis motor (freepik.com/arthurhidden)

Harga dan ketersediaan sparepart suatu kendaraan terkadang berpengaruh pada minat masyarakat terhadap kendaraan tersebut. Bukan rahasia umum lagi jika motor sport 250cc punya harga suku cadang original yang cukup mahal di dealer resminya.

Hal ini membuat sebagian besar pengguna motor sport 250cc membeli sparepart aftermarket sebagai alternatifnya. Meski begitu, harga sparepart aftermarket nyatanya juga tidak bisa dibilang murah untuk motor di segmen ini.

2. Biaya pajak yang tergolong tinggi

ilustrasi pajak kendaraan (pixabay.com/stevenpb)
ilustrasi pajak kendaraan (pixabay.com/stevenpb)

Selain harga sparepart, beban pajak kendaraan tiap tahunnya tentu juga berpengaruh. Besaran pajak suatu kendaraan berbeda-beda, tergantung pada kapasitas mesin, jenis motor, dan kebijakan yang berlaku.

Motor sport 250cc tentu punya besaran pajak yang cukup tinggi, mengingat kapasitas mesinnya yang besar untuk kelas motor harian. Sebagai contoh, Ninja 250FI ABS tahun 2014 saja biaya pajaknya masih sebesar Rp770 ribuan.

3. Harga unit barunya yang cukup mahal

ilustrasi membeli motor (freepik.com/prostooleh)
ilustrasi membeli motor (freepik.com/prostooleh)

Unit baru motor sport 250cc khususnya untuk dua silinder, umumnya punya banderol harga di atas Rp60 jutaan. Di segmen ini, jajaran produk Kawasaki masih punya banderol harga yang lebih tinggi dibandingkan pesaingnya, yakni Honda.

Tingginya harga unit baru ini umumnya berbanding terbalik dengan harga bekasnya. Harga bekas motor 250cc bahkan bisa 40% lebih murah dari harga barunya setelah 3 tahun pemakaian. 

4. Kurang nyaman untuk harian

ilustrasi mengendarai motor sport 250cc (freepik.com/azerbaijan-stockers)
ilustrasi mengendarai motor sport 250cc (freepik.com/azerbaijan-stockers)

Saat ini, faktor kenyamanan tentu lebih diutamakan ketimbang peforma mesin, mengingat kondisi jalanan yang semakin macet. Hal ini membuat motor matic lebih banyak dipilih konsumen untuk kendaraan hariannya.

Motor sport 250cc umumnya punya tanki besar yang membuat posisi riding jadi menunduk. Untuk berkendara dalam waktu lama, posisi badan yang menunduk ini akan membuat pengendara merasakan pegal, terutama di bagian pinggang.

5. Tidak adanya bagasi yang luas

ilustrasi bagasi motor (dok. Yamaha Motor)
ilustrasi bagasi motor (dok. Yamaha Motor)

Bagi para pengendara motor, menyimpan barang di bagasi dinilai lebih praktis daripada harus menenteng tas. Sayangnya, motor sport 250cc hanya dilengkapi bagasi kecil di bawah jok belakang yang hanya muat beberapa toolkit saja.

Terbatasnya kapasitas bagasi ini membuat pengendara tidak bisa menyimpan barang berukuran besar seperti jas hujan dan barang lainnya. Saat ini motor matic lebih banyak digemari karena bisa menawarkan kapasitas bagasi yang lega, bahkan ada yang bisa memuat helm.

Motor sport 250cc bisa dibilang menjadi ambang sebelum sebuah motor disebut moge, jadi cukup wajar bila biaya perawatannya juga tinggi. Meski secara umum peminatnya turun, namun motor sport 250cc masih punya banyak penggemar setia karena peforma mesinnya yang mumpuni. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yayan Alvredo
EditorYayan Alvredo
Follow Us

Related Articles

See More

Gran Max Pick Up Terjual 14 Ribu Unit, Jadi Tulang Punggung Daihatsu

24 Apr 2026, 21:05 WIBAutomotive