Tergantung bentuk dan fungsinya, fairing motor dibedakan menjadi beberapa jenis. Ada full fairing, half fairing, hingga dustbin fairing. Di bawah ini penjelasan dari tiap jenis fairing.
Fairing paling umum dengan desain menutupi seluruh bagian depan hingga samping motor. Fairing ini sangat menekankan pada aerodinamika. Umumnya, full fairing ada di motor sport dengan performa tinggi.
Hal fairing menutupi bagian depan tapi membiarkan sisi samping terbuka. Desain tersebut membuat mesin tidak tertutup. Alhasi, mesin bisa lebih dingin karena terkena udara secara langsung ketika motor melaju.
Fairing ini memiliki ukuran yang sangat kecil karena hanya berbentuk windshield di sekitar area lampu depan. Karena bentuknya, jenis ini kerap disebut sebagai bikini fairing. Secara umum, quarter fairing kerap dijumpai di motor lawas.
Belly pan fairing memiliki nama lain, yaitu undercowl atau shroud. Desainnya juga mirip dengan quarter fairing. Namun, belly pan fairing menutupi bagian bawah widescreen agar udara bisa mengalir ke mesin dengan optimal. Yamaha V-Ixion R jadi salah satu motor yang menggunakan belly pan fairing.
Jenis ini menjadi yang paling unik karena menutupi bagian depan, samping, hingga tengah motor secara penuh. Alhasil, motor terlihat seperti moncong pesawat. Sayangnya, fairing ini sudah tidak digunakan karena membuat motor sulit dibelokan.
Kamu sudah tahu apa itu fairing dan mengapa komponen tersebut penting bagi motor. Jadi, tak ada salahnya jika kamu tertarik memasang fairing di motor. Namun, kamu harus memasang fairing yang sesuai dengan motor agar tidak mengganggu kenyamanan dan performa mesin.