Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ini Cara Motor Listrik VinFast Tekan Biaya Operasional Harian

Ini Cara Motor Listrik VinFast Tekan Biaya Operasional Harian
Motor listrik VinFast Viper (Dok. VinFast)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Motor listrik mulai dilirik bukan hanya karena bebas emisi, tetapi juga karena menawarkan struktur biaya penggunaan yang berbeda dari motor konvensional berbahan bakar bensin.

Salah satu model yang menawarkan pendekatan tersebut adalah VinFast Viper, yang mengandalkan baterai listrik serta sistem penukaran baterai cepat.

Dalam siaran persnya belum lama ini, VinFast menempatkan biaya operasional rendah sebagai salah satu keunggulan Viper. Motor listrik tersebut dipasarkan mulai Rp22,81 juta on the road (OTR) Jakarta dan menawarkan sejumlah skema baterai yang memungkinkan pengguna menyesuaikan biaya kepemilikan dengan kebutuhan.

  1. 1. Tidak perlu lagi keluar uang untuk beli bensin

    Proses produksi motor listrik VinFast berlangsung di fasilitas manufaktur dengan komponen dan peralatan perakitan.
    Proses produksi motor listrik VinFast (Dok. VinFast)

    Perbedaan paling mendasar antara VinFast Viper dan motor konvensional terletak pada sumber energinya. Viper menggunakan tenaga listrik sehingga pengguna tidak perlu membeli bensin untuk menjalankan motor dalam aktivitas harian.

    Skema ini membuat biaya energi menjadi salah satu komponen yang bisa ditekan. Namun, siaran pers VinFast tidak mencantumkan angka konsumsi bensin motor konvensional maupun konsumsi listrik Viper, sehingga besaran penghematan rupiah per kilometer tidak bisa dihitung secara langsung hanya dari data tersebut.

    Yang tersedia adalah biaya penggunaan baterai. VinFast menawarkan skema sewa baterai sebesar Rp84.000 per bulan untuk satu baterai. Konsumen juga memiliki pilihan membeli kendaraan sekaligus baterainya sesuai kebutuhan.

    Dengan begitu, pengguna Viper memiliki struktur biaya yang lebih mudah diprediksi dibanding pengendara motor bensin yang pengeluarannya untuk bahan bakar mengikuti jarak tempuh dan harga BBM.

  2. 2. Biaya tukar baterai cuma Rp6.000

    Baterai motor listrik VinFast berwarna biru terpasang di dalam kompartemen bawah jok kendaraan dengan bodi berwarna merah.
    Baterai motor listrik VinFast (Dok. VinFast)

    VinFast Viper juga menawarkan sistem penukaran baterai yang menjadi bagian penting dari efisiensi penggunaan. Pengguna cukup datang ke stasiun penukaran baterai dan mengganti baterai dalam waktu sekitar satu sampai dua menit.

    Menurut siaran pers, biaya penukaran baterai ditetapkan Rp6.000 per baterai setiap kali penukaran. Artinya, ketika fasilitas gratis tidak lagi berlaku, pengguna tetap memiliki alternatif pengisian energi yang tarifnya sudah ditentukan.

    Menariknya, VinFast memberikan fasilitas penukaran baterai gratis di stasiun publik V-Green selama satu tahun. Fasilitas tersebut berlaku hingga 20 kali penukaran per bulan untuk setiap kendaraan.

    Jika seluruh kuota dimanfaatkan, pengguna bisa melakukan penukaran baterai tanpa biaya layanan selama periode tersebut.

    Dari sisi pengeluaran harian, skema tersebut berpotensi membuat biaya energi Viper lebih ringan, terutama bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.

    Sebagai pembanding, motor konvensional tetap membutuhkan pembelian bensin setiap kali digunakan dan tidak memiliki fasilitas penukaran energi gratis seperti program tersebut.

  3. 3. Garansi enam tahun ikut menekan biaya kepemilikan

    Tampilan kendaraan VinFast Viper dalam materi dokumentasi resmi VinFast terkait informasi harga.
    Harga VinFast Viper (Dok. VinFast)

    Penghematan menggunakan motor listrik tidak hanya berkaitan dengan biaya energi. Biaya kepemilikan jangka panjang juga menjadi faktor yang perlu diperhitungkan, terutama ketika kendaraan digunakan sebagai alat transportasi sehari-hari.

    VinFast memberikan garansi hingga enam tahun atau 72.000 kilometer untuk Viper. Menurut perusahaan, garansi tersebut ditujukan untuk mengurangi biaya kepemilikan dalam jangka panjang.

    Viper sendiri ditawarkan mulai Rp22.810.000 OTR Jakarta. Selain itu, pelanggan yang melakukan pemesanan dengan deposit pada periode 20 Mei hingga 20 Juni 2026 mendapatkan insentif Rp1,6 juta, dengan ketentuan deposit Rp1 juta yang bersifat tidak dapat dikembalikan.

    Pada akhirnya, keunggulan biaya Viper dibanding motor konvensional paling terlihat dari pola pengeluarannya, tidak membutuhkan bensin, memiliki opsi sewa baterai, biaya tukar baterai yang terukur, serta program penukaran gratis selama satu tahun.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More