Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ilustrasi hujan (pexels.com/Pew Nguyen)
  • Michelin Indonesia mengingatkan pengendara motor untuk memeriksa kondisi ban saat musim hujan karena jalan basah dan genangan dapat menurunkan daya cengkeram serta stabilitas.

  • Pengendara disarankan rutin mengecek alur tapak, indikator keausan, retakan, benjolan, dan kerusakan ban sebelum berkendara, terutama ketika intensitas hujan meningkat.

  • Tekanan angin harus mengikuti rekomendasi pabrikan saat ban dingin, sementara pilihan ban perlu disesuaikan dengan penggunaan, ukuran kendaraan, dan desain alur pembuangan air.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
1 Oktober hingga 30 November 2026

Michelin menggelar program Michelin HEMAT di diler terpilih di Jabodetabek dan Jawa Timur.

Senin (2/11/2026)

Product Manager Michelin Indonesia Mochammad Fachrul Rozi menekankan pentingnya pemeriksaan rutin dan pemilihan ban yang tepat saat jalan basah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Michelin Indonesia membagikan panduan pemeriksaan, perawatan, dan pemilihan ban sepeda motor untuk membantu pengendara menjaga kestabilan saat berkendara di jalan basah pada musim hujan.
  • Who?
    Michelin Indonesia dan Product Manager Michelin Indonesia Mochammad Fachrul Rozi menyampaikan tips kepada pengendara sepeda motor.
  • Where?
    Informasi keselamatan ditujukan bagi pengendara sepeda motor; program Michelin HEMAT tersedia di diler terpilih wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur.
  • When?
    Mochammad Fachrul Rozi menyampaikan imbauan pada Senin, 2 November 2026. Program Michelin HEMAT berlangsung dari 1 Oktober hingga 30 November 2026.
  • Why?
    Jalan basah, genangan, dan perubahan daya cengkeram dapat memengaruhi stabilitas serta pengendalian motor. Ban menjadi komponen yang langsung bersentuhan dengan permukaan jalan.
  • How?
    Pengendara dianjurkan memeriksa alur tapak, keausan, retakan, dan benjolan; menjaga tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan saat ban dingin; serta memilih ukuran dan pola alur ban sesuai kebutuhan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Saat hujan, ban motor harus dicek supaya aman. Michelin Indonesia bilang alur ban jangan tipis, retak, atau benjol. Angin ban juga harus pas seperti aturan motor. Jangan dikurangi sendiri. Ban yang cocok bisa membantu air keluar dan motor tidak mudah licin di jalan basah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perhatian pada tapak, kondisi fisik, dan tekanan ban memberi pengendara langkah sederhana untuk menjaga kestabilan motor saat hujan. Pilihan ban yang sesuai kebutuhan serta desain alur yang membantu membuang air juga menunjukkan bahwa keselamatan dan kenyamanan dapat didukung melalui perawatan rutin yang mudah dilakukan sebelum perjalanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Memasuki musim hujan, pengendara sepeda motor perlu lebih memperhatikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Salah satu komponen yang tidak boleh luput dari pemeriksaan adalah ban, mengingat bagian ini menjadi satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan.

Kondisi jalan yang basah, genangan air, hingga perubahan daya cengkeram dapat memengaruhi stabilitas dan pengendalian sepeda motor. Oleh karena itu, Michelin Indonesia membagikan sejumlah tips perawatan dan pemilihan ban agar pengendara tetap aman dan nyaman ketika berkendara di tengah cuaca hujan.

“Saat musim hujan, kondisi ban menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan pengendara. Permukaan jalan yang basah dapat memengaruhi daya cengkeram ban, sehingga pemeriksaan rutin dan pemilihan ban yang tepat sangat diperlukan,” ujar Mochammad Fachrul Rozi selaku Product Manager Michelin Indonesia, Senin (2/11/2026).

1. Periksa alur tapak dan tingkat keausan ban secara berkala

ban Michelin (instagram.com/michelinmotorsport)

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kondisi tapak ban. Bagian ini memiliki peran penting dalam membantu mengalirkan air dari area kontak ban dengan permukaan jalan.

Pengendara disarankan memeriksa kedalaman alur tapak serta indikator keausan ban secara berkala. Ban yang sudah terlalu aus berpotensi mengalami penurunan kemampuan mencengkeram jalan, terutama ketika melintasi permukaan basah.

Selain tingkat keausan, kondisi fisik ban perlu diperiksa. Pastikan tidak terdapat retakan, benjolan, maupun kerusakan lain yang dapat memengaruhi performa ban selama perjalanan.

Pemeriksaan sederhana tersebut sebaiknya menjadi kebiasaan sebelum menggunakan sepeda motor, khususnya ketika intensitas hujan mulai meningkat.

2. Jaga tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan

ilustrasi ban motor (pexels.com/Srattha Nualsate)

Selain kondisi tapak, tekanan udara juga berpengaruh terhadap kestabilan, pengendalian, dan tingkat keausan ban. Tekanan yang tidak sesuai rekomendasi dapat memengaruhi karakteristik ban ketika digunakan berkendara.

Michelin menyarankan pengendara memeriksa tekanan udara secara rutin saat ban dalam kondisi dingin. Angka tekanan yang digunakan sebaiknya mengikuti rekomendasi pabrikan kendaraan, bukan berdasarkan perkiraan pribadi.

Pengendara juga tidak disarankan mengurangi tekanan udara secara sembarangan dengan anggapan bahwa ban akan memiliki daya cengkeram lebih baik saat melewati jalan basah. Dengan tekanan yang sesuai, karakteristik ban dapat bekerja sebagaimana mestinya sehingga mendukung kestabilan sepeda motor selama perjalanan.

3. Sesuaikan pilihan ban dengan kebutuhan berkendara

Ilustrasi ban motor (pexels.com/Sunrize Pictures)

Pemilihan ban juga perlu mempertimbangkan karakter penggunaan sepeda motor. Kebutuhan pengendara yang lebih sering melakukan perjalanan di perkotaan tentu bisa berbeda dengan mereka yang rutin menempuh perjalanan jarak jauh.

Selain ukuran ban yang direkomendasikan pabrikan kendaraan, desain alur tapak menjadi salah satu aspek penting untuk diperhatikan, terutama ketika musim hujan.

Ban dengan pola alur yang dirancang untuk membantu membuang air dapat mendukung daya cengkeram pada permukaan basah. Karakteristik tersebut berbeda dengan ban berpola semi-slick yang lebih berorientasi pada kebutuhan berkendara tertentu.

Michelin memiliki beberapa pilihan ban motor untuk menunjang mobilitas sehari-hari, di antaranya Pilot Street, Pilot Street 2, dan City Extra. Selain membagikan tips keselamatan berkendara, Michelin juga menghadirkan program Michelin HEMAT (Hadiah Extra Michelin Akhir Tahun). Program ini berlangsung pada 1 Oktober hingga 30 November 2026 di sejumlah diler terpilih di wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur.

Curated For You

Editorial Team

Related Article