Ilustrasi cuci motor (freepik.com/dragonimages)
Proses mencuci menggunakan semprotan air bertekanan dapat membuat air masuk ke area tertentu yang seharusnya tidak terlalu basah. Misalnya, area sekitar bearing roda, rantai, kabel, atau komponen kelistrikan jika penyemprotan dilakukan terlalu dekat.
Selain membuat motor terasa berbeda, air yang tidak segera dikeringkan juga dapat memicu masalah jika terus dibiarkan. Setelah mencuci, pastikan motor dikeringkan dengan baik. Hindari menyemprot langsung bagian kelistrikan atau komponen yang memiliki celah dan seal tertentu.
Motor yang terasa lebih berat setelah dicuci tidak selalu menunjukkan kerusakan. Dalam banyak kasus, perubahan tersebut hanya bersifat sementara karena masih ada bagian yang basah atau komponen tertentu belum kembali ke kondisi normal.
Namun, jika tarikan tetap berat, roda sulit berputar, atau rem terasa menahan setelah motor digunakan beberapa saat, jangan abaikan gejalanya. Pemeriksaan di bengkel dapat membantu memastikan tidak ada masalah pada rem, bearing, rantai, atau komponen lain yang memengaruhi gerak motor.