Program Motul Tingkatkan Kesadaran Servis Sepeda Motor

- PT Motul Indonesia Energy menggelar program Motul Performance Solution di Surabaya untuk mengedukasi pasar roda dua tentang pentingnya perawatan sepeda motor secara menyeluruh, bukan sekadar ganti oli.
- Program ini melibatkan 20 bengkel independen terpilih dengan standar layanan tinggi guna memastikan kualitas edukasi dan meningkatkan profesionalisme industri perawatan roda dua non-ATPM.
- Melalui pendekatan edukatif, Motul ingin mendorong kesadaran konsumen terhadap servis komprehensif sekaligus memperkuat pertumbuhan pasar produk pendukung performa kendaraan di Indonesia.
Jakarta, IDN Times - PT Motul Indonesia Energy (MIE) kembali menggelar program Motul Performance Solution sebagai bagian dari strategi edukasi pasar roda dua. Kegiatan edisi terbaru berlangsung di Surabaya Suites Hotel, Surabaya, pada 12 Februari 2026 dan melibatkan 20 bengkel terpilih serta 44 peserta undangan.
Program ini menargetkan perubahan pola perawatan sepeda motor di Indonesia. Motul menilai kebiasaan servis yang hanya berfokus pada penggantian oli masih dominan, sehingga diperlukan pendekatan edukatif agar konsumen memahami pentingnya perawatan kendaraan secara menyeluruh demi menjaga performa jangka panjang.
1. Mengubah pola servis dari sekadar ganti oli

Motul melihat masih banyak pemilik sepeda motor yang menganggap perawatan kendaraan cukup dilakukan dengan mengganti oli mesin secara berkala. Melalui Motul Performance Solution, perusahaan berupaya menggeser paradigma tersebut menuju servis komprehensif berbasis performa.
“Melalui Motul Performance Solution, kami ingin memperkenalkan konsep perawatan kendaraan yang tidak hanya berfokus pada oli mesin, tetapi juga mencakup produk penunjang performa seperti Scooter Gear Oil, Engine Clean System, Fuel System Clean, serta Brake Fluid sebagai bagian dari kampanye ini,” ujar Managing Director PT Motul Indonesia Energy (MIE), Welmart Purba, belum lama ini.
Menurutnya, perawatan menyeluruh berpengaruh langsung terhadap kenyamanan berkendara serta ketahanan komponen kendaraan dalam jangka panjang.
2. Libatkan bengkel independen dengan standar layanan tinggi

Program dijalankan melalui jaringan bengkel independen yang telah diseleksi berdasarkan kriteria tertentu. Motul tidak membuka partisipasi secara umum karena ingin memastikan kualitas edukasi dan layanan tetap terjaga.
Bengkel peserta merupakan workshop modern dengan tata ruang rapi, alur kerja sistematis, serta standar pelayanan yang disetarakan dengan bengkel resmi.
Pendekatan ini diharapkan mampu membangun kepercayaan konsumen sekaligus meningkatkan kualitas industri perawatan roda dua di sektor non-ATPM.
Selain pelatihan teknis, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai proses diagnosis kendaraan serta penggunaan produk pendukung performa secara tepat.
3. Dorong kesadaran konsumen dan pertumbuhan pasar aftermarket

Motul menilai edukasi servis komprehensif akan berdampak langsung pada perilaku konsumen. Tidak hanya meningkatkan kepedulian terhadap kondisi kendaraan, tetapi juga memperluas pemahaman tentang pentingnya perawatan preventif.
“Selain membangun pemahaman bahwa servis tidak cukup hanya dengan mengganti oli, inisiatif ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan penjualan produk pendukung sebagai solusi performa lengkap bagi kendaraan roda dua di Tanah Air,” jelas Welmart.
Dengan pendekatan tersebut, Motul memposisikan bengkel sebagai pusat edukasi teknis sekaligus sarana peningkatan standar layanan aftermarket roda dua di Indonesia.


















