Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rekor Baru Geely Auto, Penjualan Tembus 709 Ribu Unit

Rekor Baru Geely Auto, Penjualan Tembus 709 Ribu Unit
Review Geely EX2 Max (IDN Times/Fadhliansyah)
Intinya Sih
  • Geely Auto mencetak rekor baru dengan penjualan 709.358 unit pada kuartal pertama 2026, didorong oleh percepatan elektrifikasi dan sinergi antar merek dalam grup.
  • Ekspor Geely melonjak 120 persen pada Maret 2026 hingga mencapai 81.639 unit, dengan kendaraan energi baru menyumbang 64 persen dari total ekspor bulan tersebut.
  • Geely memperkuat ekspansi di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, melalui pengiriman model EX2 dan peningkatan jaringan diler hingga target 80 lokasi pada akhir 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Diler otomotif global Geely Auto Group membuka tahun 2026 dengan performa impresif. Pada kuartal pertama, perusahaan mencatatkan total penjualan 709.358 unit, menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah untuk periode tersebut.

Lonjakan ini didorong oleh percepatan elektrifikasi, ekspansi global yang agresif, serta sinergi antar merek di dalam grup.

Sepanjang Maret 2026 saja, penjualan kendaraan penumpang Geely mencapai 233.031 unit, naik 13 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dari angka tersebut, kendaraan energi baru (NEV) menyumbang lebih dari separuh, yakni 127.319 unit.

Secara kumulatif, kontribusi NEV pada kuartal pertama mencapai 55 persen dari total penjualan, mempertegas arah transformasi elektrifikasi perusahaan.

1. Ekspor melonjak, ekspansi global kian agresif

Pengiriman perdana ke 40 diler Geely
Pengiriman perdana ke 40 diler Geely (Geely)

Kinerja ekspor Geely juga mencatatkan lonjakan signifikan. Pada Maret 2026, volume ekspor mencapai 81.639 unit, meningkat 120 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sekaligus menjadi rekor baru perusahaan.

Tren ini memperkuat posisi Geely sebagai salah satu pemain global yang agresif memperluas pasar di luar China.

Secara total, penjualan di luar negeri sepanjang kuartal pertama mencapai 203.024 unit, tumbuh 126 persen secara tahunan. Bahkan, selama tiga bulan berturut-turut, ekspor Geely konsisten berada di atas 60.000 unit per bulan.

Menariknya, kendaraan NEV menyumbang 64 persen dari total ekspor Maret, menunjukkan bahwa produk elektrifikasi menjadi tulang punggung ekspansi global mereka.

2. Dominasi NEV dan penguatan segmen premium

Geely mulai kirimkan EX2 ke diler (Geely)
Geely mulai kirimkan EX2 ke diler (Geely)

Di segmen kendaraan listrik, lini Geely NEV menjadi kontributor utama dengan penjualan 238.859 unit sepanjang kuartal pertama.

Bahkan, dalam waktu 37 bulan, lini ini telah menembus lebih dari 2 juta unit penjualan kumulatif, menjadikannya salah satu merek NEV dengan pertumbuhan tercepat di industri otomotif global.

Model-model unggulan seperti Geely EX2, EX5, dan Starray EM-i menjadi pendorong utama performa tersebut. Di sisi lain, merek premium seperti Zeekr dan Lynk & Co juga mencatatkan pertumbuhan kuat.

Zeekr membukukan peningkatan pengiriman hingga 90 persen secara tahunan di bulan Maret, sementara Lynk & Co mencatatkan pertumbuhan stabil dengan total 81.662 unit selama kuartal pertama.

3. Fokus Asia Tenggara, Indonesia jadi pilar penting

Produksi Geely EX2 di Indonesia (Geely)
Produksi Geely EX2 di Indonesia (Geely)

Geely juga memperkuat ekspansinya di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Model EX2 telah mulai dikirim ke Indonesia dan Thailand dengan total lebih dari 5.000 unit. Di dalam negeri, tingkat kandungan lokal (TKDN) mencapai 46,5 persen, menandakan integrasi yang semakin dalam dengan industri otomotif nasional.

Dari sisi jaringan, Geely telah mengoperasikan 45 diler di Indonesia dan menargetkan ekspansi hingga 80 diler pada akhir 2026.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas sekaligus memperkuat layanan purna jual. Sementara di Thailand, jaringan diler ditargetkan tumbuh dari 40 menjadi 65 lokasi, termasuk pembukaan showroom flagship.

Dengan capaian ini, Geely menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama dalam industri otomotif global, khususnya di era elektrifikasi dan mobilitas berkelanjutan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in Automotive

See More