Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Rayakan 100 Tahun Ducati, Ratusan Ducatisti Merahkan Bali

Rayakan 100 Tahun Ducati, Ratusan Ducatisti Merahkan Bali
Deretan Ducati di Pulau Peninsula, Nusa Dua Bali, Sabtu (9/5/2026). (IDN Times/Irfan Fathurohman)
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • Ratusan Ducatisti meramaikan Nusa Dua, Bali untuk merayakan 100 tahun Ducati dengan konvoi dan acara global bertajuk We Ride As One 2026: The Ride of The Century, Together.
  • Bali dipilih karena keindahan alam dan budayanya, sekaligus menjadi momentum rebranding pariwisata pascapandemi serta memperkuat posisi Indonesia di peta wisata internasional.
  • Konsep ‘Ducati Village Holiday Edition’ menghadirkan fasilitas premium gratis bagi peserta terpilih, menandai perayaan satu abad inovasi dan warisan balap Ducati sejak berdiri pada 1926.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bali, IDN Times - Raungan mesin dua silinder dan Desmodromic Valve System khas Ducati memecah keheningan Nusa Dua, Bali, Sabtu (8/5/2026) pagi. Ratusan Ducatisti berkumpul dan bersiap untuk merayakan Centenario Ducati, perayaan 100 tahun berdirinya Ducati sejak 1926 hingga 2026.

CEO Ducati Indonesia, Jimmy Budhijanto bersama General Manager Ducati Corse Off-Road, Paolo Ciabatti melakukan flag off melepas Ducatisti rolling thunder dari Hotel Renaissance menuju Pulau Peninsula pada pukul 09.00 WITA.

Ducati klaisik Paul Smart, Panigale V4 hingga streetfighter dan scrambler bergabung dalam satu aspal di Bali. Mereka beriringan menikmati keindahan Bali melalui Tol Laut. Sesampainya di Peninsula, Ducatisti disambut suasana chill di taman, makanan dan minuman dan diiringi musik.

“We Ride As One 2026: The Ride of The Century, Together bukan sekadar perayaan, melainkan wujud kebersamaan global para Ducatisti dalam menandai satu abad perjalanan Ducati,” kata Jimmy.

1. Mengapa Bali dipilih dalam perayaan 100 tahun Ducati?

Dua pria berdiri di dekat tiang bertuliskan Ducati Indonesia, salah satunya memegang mikrofon di area luar ruangan dengan latar pepohonan.
CEO Ducati Indonesia, Jimmy Budhijanto bersama General Manager Ducati Corse Off-Road, Paolo Ciabatti melakukan flag off melepas Ducatisti rolling thunder dari Hotel Renaissance menuju Pulau Peninsula pada Sabtu (9/5/2026). (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Sebagai distributor resmi Ducati di Indonesia, Legenda Motor Indonesia secara resmi menetapkan Bali sebagai lokasi penyelenggaraan We Ride As One 2026.

Perayaan Ducati digelar pada tanggal yang sama di seluruh dunia, meskipun mengikuti zona waktu yang berbeda. Jimmy mengatakan, pihaknya memilih Bali karena daya tarik alam dan budayanya yang ikonik, sekaligus menjadi panggung ideal untuk menghadirkan pengalaman berkendara kelas dunia.

Bukan hanya sekedar menjadi tempat perayaan, pemilihan Pulau Dewata juga merupakan momentum strategis untuk melakukan pencitraan ulang (rebranding) Bali di mata internasional sebagai The Island of God yang dipenuhi dengan berbagai pantai dan memiliki keindahan alam.

“Pariwisata Bali sempat terdampak pasca pandemi Covid dan banjir besar di awal tahun 2026. Sebagai warga negara yang hidup dan berlindung di Tanah Air, kami merasa bertanggung jawab untuk menyuarakan kembali sekeras-kerasnya tentang keindahan dan kesiapan Bali dalam menyambut wisatawan,” ujar dia.

Selama beberapa tahun, We Ride As One selalu mencuri perhatian masyarakat secara masif. Jimmy berharap, momen ini dapat menghidupkan kembali pariwisata Bali dalam skala nasional serta memperkuat posisi Indonesia di peta pariwisata internasional.

“Selama beberapa tahun We Ride As One menjadi perhatian dunia karena dilaksanakan oleh semua negara. Tahun ini kami berharap kegiatan ini dapat membantu mendorong kepercayaan wisatawan internasional kembali kepada Bali seiring dengan viralnya We Ride As One,” kata Jimmy.

2. Mengusung konsep ‘Ducati Village Holiday Edition’

Para pengendara motor Ducati berbaris di jalan kawasan Nusa Dua, Bali, mengenakan helm dan kemeja seragam saat acara We Ride As One 2026.
Momen Ducatisti merayakan We Ride As One 2026 di Nusa Dua, Bali pada 8-10 Mei (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Kegiatan We Ride As One terbuka bagi seluruh Ducatisti di Indonesia sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan resmi Legenda Motor Indonesia yang telah menunjukkan loyalitas selama tiga tahun terakhir.

Konsep eksklusif ‘Ducati Village Holiday Edition’ menyuguhkan fasilitas premium secara gratis untuk 100 Ducatisti pertama dari pelanggan LMI yang mendaftar acara tersebut.

Fasilitas yang didapatkan berupa akomodasi hotel serta layanan towing pulang-pergi Jakarta–Bali selama rangkaian acara yang berlangsung pada 8-10 Mei 2026.

Konsep eksklusif itu dihadirkan dan berhasil menyulap Peninsula Island, Nusa Dua menjadi ‘Ducati Village’, sebuah destinasi tematik yang dirancang sebagai pusat aktivitas dan interaksi para Ducatisti.

Di lokasi ini, para partisipan dapat merayakan hari bersejarah satu abad Ducati dengan gaya turis sekaligus menikmati suasana liburan, melalui berbagai aktivitas, hiburan, serta pengalaman yang merefleksikan gaya hidup dan semangat khas Ducati.

Perlu diketahui, Ducati Indonesia menjadi satu-satunya dealer yang memberlakukan free of charge keikut sertaan kepada partisipan atau customer LMI yang tidak melakukan upgrade fasilitas akomodasi penginapan.

3. Sejarah 100 tahun Ducati

Deretan motor Ducati berwarna merah diparkir rapi di area rumput Pulau Peninsula, Nusa Dua Bali, di bawah langit cerah.
Deretan Ducati di Pulau Peninsula, Nusa Dua Bali, Sabtu (9/5/2026). (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Didirikan pada tahun 1926 oleh tiga bersaudara dari Bologna, Italia, yaitu Adriano, Bruno and Marcello Ducati. Awalnya brand ini merupakan produsen komponen radio sebelum beralih ke sepeda bermotor setelah Perang Dunia II.

Dikenal karena inovasi balapnya, perusahaan ini memelopori mesin L-twin khas, sistem katup desmodromik, serta model ikonik seperti Monster dan Panigale.

1926–1944 Asal-usul Elektronik:

Ketiga Ducati bersaudara mendirikan Società Scientifica Radio Brevetti Ducati untuk memproduksi komponen radio dan tabung vakum.

Setelah Perang Dunia II, Ducati beralih ke sektor transportasi dengan memperkenalkan Cucciolo, sebuah mesin kecil untuk sepeda bermotor.

1950–1970an Peralihan ke Performa Tinggi:

Insinyur Fabio Taglioni bergabung, memperkenalkan sistem katup Desmodromic dan menghasilkan mesin balap berperforma tinggi. Pengenalan mesin L-twin 90 derajat pada tahun 1970 menetapkan estetika khas dan kekuatan mereka.

Isle of Man Mike Hailwood pada 1978 memenangkan balapan Formula 1 TT dengan motor 900 Super Sport, yang mengukuhkan reputasi balap brand Ducati.

1985–1990an Perubahan Kepemilikan & Motor Ikonik:

Grup Cagiva membeli Ducati pada tahun 1985, kemudian merilis motor ikonik 916 rancangan Massimo Tamburini serta Ducati Monster.

Kepemilikan Volkswagen Ducati diakuisisi oleh Volkswagen Group melalui Audi pada tahun 2012, yang mempercepat inovasi teknis seperti kontrol traksi dan ABS saat menikung.

Momen Centenario Ducati yang hanya akan dirasakan sekali seumur hidup ini menandai satu abad inovasi, performa dan warisan balap Ducati, sekaligus dirayakan secara global melalui berbagai aktivitas spesial bersama Ducatisti.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Related Articles

See More